Artikel Archives - Phintraco Sekuritas https://phintracosekuritas.org/category/artikel/ Member Of Indonesia Stock Exchange Tue, 14 Jul 2026 02:39:55 +0000 en-US hourly 1 https://phintracosekuritas.org/wp-content/uploads/2026/01/cropped-favicon-32x32.webp Artikel Archives - Phintraco Sekuritas https://phintracosekuritas.org/category/artikel/ 32 32 ORI030: Investasi Aman dengan Kupon Tetap yang Dijamin Negara https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/ori030-investasi-aman-dengan-kupon-tetap-yang-dijamin-negara/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/ori030-investasi-aman-dengan-kupon-tetap-yang-dijamin-negara/#respond Tue, 14 Jul 2026 02:19:03 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=13976 Di tengah ketidakpastian ekonomi global, tingginya suku bunga, inflasi, dan fluktuasi nilai tukar, banyak investor mencari instrumen investasi yang stabil. ORI030 (Obligasi Ritel Indonesia Seri 030) hadir sebagai salah satu pilihan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel yang diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia. Instrumen ini menawarkan kupon tetap, jaminan pemerintah, serta kemudahan pembelian secara online melalui Mitra... Read more »

The post ORI030: Investasi Aman dengan Kupon Tetap yang Dijamin Negara appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, tingginya suku bunga, inflasi, dan fluktuasi nilai tukar, banyak investor mencari instrumen investasi yang stabil. ORI030 (Obligasi Ritel Indonesia Seri 030) hadir sebagai salah satu pilihan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel yang diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia. Instrumen ini menawarkan kupon tetap, jaminan pemerintah, serta kemudahan pembelian secara online melalui Mitra Distribusi.

 

Apa Itu ORI030?

ORI030 merupakan SBN Ritel yang ditawarkan khusus kepada Warga Negara Indonesia. Pada penerbitan Juli 2026 tersedia dua seri, yaitu ORI030T3 dengan tenor 3 tahun dan ORI030T6 dengan tenor 6 tahun. Investor memperoleh kupon tetap setiap bulan hingga jatuh tempo dengan pokok investasi dijamin pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk lebih lengkapnya, berikut merupakan struktur kupon ORI030.

 

ORI030T3

ORI30T6

Penerbit Pemerintah Republik Indonesia
Target Rp25.000.000.000.000
Tenor 3 Tahun 6 Tahun
Jatuh Tempo 15 Juli 2029 15 Juli 2032
Tradable Dapat diperdagangkan di pasar sekunder
Agen Pembayar Kupon Bank Indonesia
Pembayaran Kupon Pertama

15 September 2026

(Pembayaran kupon dilakukan tanggal 15 setiap bulannya. Apabila tanggal 15 merupakan hari libur, maka akan dibayarkan pada hari kerja berikutnya)

Perpajakan Pajak Final berlaku 10% dari Kupon Bulanan dan Capital Gain saat adanya penjualan di pasar sekunder
Minimum Pemesanan Rp1.000.000
Maksimum Pemesanan Rp5.000.000.000 Rp10.000.000.000
Tingkat Kupon 6,90% per tahun 7,00%  per tahun
Jenis Kupon Tingkat bunga tetap (fixed rate)
Minimum Holding Period 1 kali pembayaran

 

Dari struktur di atas, maka perhitungan kuponnya sebagai berikut:

ORI030T3

ORI030T6

a. Perhitungan Kupon dari tanggal setelmen sampai dengan 15 Agustus 2026:

6,90% x 10/31 x 1/12 x Rp1.000.000,00 = Rp1.854,84

 

b. Kupon satu bulan penuh untuk tanggal 16 Agustus 2026 sampai dengan 15 September 2026 (dan bulan berikutnya sampai jatuh tempo):

6,90% x 1/12 x Rp1,000,000 = Rp5.750

 

Long Coupon = a + b

a. Perhitungan Kupon dari tanggal setelmen sampai dengan 15 Agustus 2026:

7,00% x 10/31 x 1/12 x Rp1.000.000,00 = Rp1.881,72

 

b. Kupon satu bulan penuh untuk tanggal 16 Agustus 2026 sampai dengan 15 September 2026 (dan bulan berikutnya sampai jatuh tempo):

7,00% x 1/12 x Rp1.000.000 = Rp1.881,72

 

Long Coupon = a + b

 

Kenapa Investasi di ORI030?

Berikut beberapa alasan mengapa ORI030 dapat menjadi pilihan investasi:

  1. Pemesanan ORI030 Mudah Secara Online

ORI030 dapat dipesan secara online melalui Mitra Distribusi yang sudah mendapatkan izin dari OJK, salah satunya adalah Phintraco Sekuritas, sehingga proses investasi kamu menjadi lebih praktis.

  1. Investasi Mulai dari Rp1 Juta

Dengan minimum pemesanan hanya Rp1.000.000, ORI030 dapat diakses oleh investor ritel.

  1. Aman karena Diterbitkan oleh Pemerintah

Pembayaran kupon dan pelunasan pokok ORI030 dijamin oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

  1. Kupon Tetap (Fixed Coupon)

Besaran kupon ORI030 tidak berubah hingga jatuh tempo. Hal ini memberikan kepastian pendapatan meskipun kondisi pasar atau suku bunga mengalami perubahan.

  1. Pendapatan Rutin Setiap Bulan

Kupon dibayarkan setiap bulan dan langsung ditransfer ke Rekening Dana Nasabah (RDN), sehingga dapat menjadi sumber arus kas secara berkala.

  1. Berpotensi Menjadi Passive Income

Pembayaran kupon bulanan dapat dimanfaatkan sebagai tambahan penghasilan selama ORI030 masih dimiliki hingga jatuh tempo.

  1. Pilihan Tenor Fleksibel

ORI030 tersedia dalam dua pilihan tenor, yaitu tenor 3 tahun dan tenor 6 tahun, sehingga investor dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan investasi.

  1. Pajak Lebih Rendah Dibandingkan Deposito

Pajak atas kupon ORI030 sebesar 10%, lebih rendah dibandingkan pajak bunga deposito yang sebesar 20%, sehingga imbal hasil bersih yang diterima investor menjadi lebih optimal.

  1. Dapat Diperdagangkan di Pasar Sekunder

Setelah melewati minimum holding period, ORI030 dapat diperjualbelikan di pasar sekunder. Hal ini akan memberikan fleksibilitas bagi investor yang ingin menjual ORI030 sebelum jatuh tempo.

 

Timeline Pemesanan ORI030

Tahapan

Tanggal Penting

Keterangan

Penetapan Kupon

03 Juli 2026

Pemerintah menetapkan kupon ORI030T3 & ORI030T6.

 

Masa Penawaran

06 Juli 2026

Investor pertama kali dapat melakukan pemesanan ORI030T3 & ORI030T6.

 

30 Juli 2026

Tanggal terakhir investor dapat melakukan pemesanan ORI030T3 & ORI030T6.

 

Penetapan

03 Agustus 2026

Penetapan hasil penjualan ORI030T3 & ORI030T6.

 

Setelmen

05 Agustus 2026

Dana investor didebet dan ORI masuk ke portofolio investor.

 

 

 

Jika Anda ingin berinvestasi di ORI030, Anda dapat melakukan pemesanan secara online melalui aplikasi PROFITS Anywhere atau PROFITS Online Trading dari Phintraco Sekuritas selama masa penawaran berlangsung. Prosesnya praktis, aman, dan seluruh transaksi dilakukan secara digital sehingga investor dapat berinvestasi kapan saja dan di mana saja.

Download PROFITS Online Trading untuk MacOS, Windows, atau aplikasi PROFITS Anywhere dari hp Anda.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post ORI030: Investasi Aman dengan Kupon Tetap yang Dijamin Negara appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/ori030-investasi-aman-dengan-kupon-tetap-yang-dijamin-negara/feed/ 0
Sell in May and Go Away: Mitos atau Fakta di Pasar Saham Indonesia? https://phintracosekuritas.org/artikel/sell-in-may-and-go-away-mitos-atau-fakta-di-pasar-saham-indonesia/ https://phintracosekuritas.org/artikel/sell-in-may-and-go-away-mitos-atau-fakta-di-pasar-saham-indonesia/#respond Fri, 29 May 2026 03:31:42 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=13204 Setiap memasuki bulan Mei, sebagian pelaku pasar mulai mengamati fenomena musiman yang dikenal dengan istilah Sell in May and Go Away. Fenomena ini sering dikaitkan dengan kecenderungan melemahnya kinerja pasar saham global selama periode Mei hingga Oktober, terutama di negara-negara Barat yang memasuki musim panas. Meski berasal dari pasar luar negeri, strategi Sell in May... Read more »

The post Sell in May and Go Away: Mitos atau Fakta di Pasar Saham Indonesia? appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Setiap memasuki bulan Mei, sebagian pelaku pasar mulai mengamati fenomena musiman yang dikenal dengan istilah Sell in May and Go Away. Fenomena ini sering dikaitkan dengan kecenderungan melemahnya kinerja pasar saham global selama periode Mei hingga Oktober, terutama di negara-negara Barat yang memasuki musim panas.

Meski berasal dari pasar luar negeri, strategi Sell in May and Go Away tetap menarik untuk dibahas dalam konteks pasar saham Indonesia. Pada beberapa periode historis, IHSG sempat menunjukkan pola pelemahan pada periode tersebut. Namun, pola ini tidak selalu terjadi secara konsisten setiap tahun.

Lalu, apakah Sell in May and Go Away benar-benar relevan untuk pasar saham Indonesia, atau hanya sekadar mitos yang berkembang di kalangan investor? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu Sell in May and Go Away?

Sell in May and Go Away adalah pepatah lama di pasar saham yang berasal dari pasar keuangan Inggris. Ungkapan lengkapnya adalah “Sell in May and Go Away and Come Back on St. Leger’s Day”. Pepatah ini merujuk pada kebiasaan sebagian pedagang dan kalangan bangsawan di Inggris yang meninggalkan aktivitas di kota selama musim panas, lalu kembali aktif pada awal November menjelang ajang pacuan kuda St. Leger’s Day di Doncaster, South Yorkshire.

Dalam perkembangannya, istilah ini digunakan untuk menggambarkan strategi investasi musiman. Sebagian investor memilih mengurangi eksposur saham pada periode Mei hingga Oktober, kemudian kembali masuk ke pasar pada November hingga April. Pandangan ini muncul karena aktivitas pasar pada musim panas dinilai cenderung lebih rendah dibandingkan periode akhir tahun.

Apakah Sell in May and Go Away Berlaku di Pasar Saham Indonesia?

Fenomena Sell in May and Go Away memang berasal dari pasar saham luar negeri. Namun, beberapa data historis menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia juga pernah mengalami pelemahan pada periode Mei hingga Oktober. Meski demikian, pola tersebut tidak selalu berulang dengan konsisten. Oleh karena itu, berikut merupakan masing-masing data historis selama 2o tahun terakhir, pada periode 2006 hingga 2025.

Data Historis IHSG

sumber: Bloomberg Terminal

 

Data Historis FTSE 100

sumber: Bloomberg Terminal

 

Data Historis S&P 500

sumber: Bloomberg Terminal

 

Data Historis Dow Jones

sumber: Bloomberg Terminal

 

Analisis Sell in May and Go Away Berdasarkan Data 20 Tahun Terakhir

Berdasarkan data historis 20 tahun terakhir, strategi Sell in May and Go Away menunjukkan hasil yang berbeda pada setiap indeks saham. Artinya, fenomena ini tidak dapat disimpulkan berlaku secara universal di seluruh pasar global.

1. IHSG Indonesia

Pada periode Mei hingga Oktober, IHSG tidak secara konsisten menunjukkan pola Sell in May and Go Away. Dalam 20 tahun terakhir, terdapat 13 periode dengan return positif dan 7 periode dengan return negatif. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia masih memiliki peluang untuk tumbuh pada periode Mei hingga Oktober.

Namun, pergerakan IHSG pada periode tersebut tetap dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Rilis laporan keuangan emiten yang tidak sesuai ekspektasi investor;
  • Pergerakan harga komoditas;
  • Ketidakpastian kondisi global; dan
  • Sentimen regional maupun domestik yang memengaruhi minat investor.

2. FTSE 100 Inggris

Berbeda dengan IHSG, indeks FTSE 100 Inggris menunjukkan pola Sell in May and Go Away yang lebih kuat. Berdasarkan data historis, selama periode Mei hingga Oktober dalam 20 tahun terakhir, hanya 2 tahun yang mencatat return positif, yaitu 2009 dan 2025, sedangkan 18 tahun lainnya mencatat return negatif.

Fenomena ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:

  • Kebiasaan sebagian investor Inggris mengurangi aktivitas menjelang musim panas;
  • Penyeimbangan portofolio atau rebalancing;
  • Aksi profit taking sebelum musim gugur; dan
  • Kekhawatiran terhadap risiko perlambatan ekonomi.

3. S&P 500 dan Dow Jones Amerika Serikat

Sementara itu, indeks saham Amerika Serikat seperti S&P 500 dan Dow Jones tidak menunjukkan efek musiman yang terlalu signifikan. Berdasarkan data historis, kedua indeks tersebut cenderung lebih resilien pada periode Mei hingga Oktober dibandingkan FTSE 100.

Ketahanan pasar saham Amerika Serikat pada periode tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Fondasi ekonomi Amerika Serikat yang relatif kuat;
  • Dukungan likuiditas yang tinggi di pasar keuangan;
  • Peran investor institusi yang aktif sepanjang tahun; dan
  • Minat investor global terhadap saham-saham Amerika Serikat.

Strategi Sell in May and Go Away masih menunjukkan relevansi pada indeks tertentu, seperti FTSE 100 Inggris. Namun, fenomena ini tidak bersifat universal dan tidak selalu berlaku di seluruh pasar saham global.

Di Indonesia, pola Sell in May and Go Away cenderung bersifat parsial dan tidak konsisten. Data historis IHSG menunjukkan bahwa periode Mei hingga Oktober tetap memiliki peluang mencatatkan return positif. Oleh karena itu, investor sebaiknya tidak hanya mengandalkan strategi musiman dalam mengambil keputusan investasi. Sebelum berinvestasi, penting bagi investor untuk tetap memperhatikan kondisi fundamental emiten, sentimen pasar, kondisi makroekonomi, serta profil risiko masing-masing. Dengan begitu, keputusan investasi dapat dibuat secara lebih objektif dan tidak hanya berdasarkan pola musiman.

 

Ingin dapatkan insight seputar pasar dan edukasi investasi lainnya?

Kunjungi artikel Edukasi di website Phintraco Sekuritas sekarang.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Sell in May and Go Away: Mitos atau Fakta di Pasar Saham Indonesia? appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/sell-in-may-and-go-away-mitos-atau-fakta-di-pasar-saham-indonesia/feed/ 0
Mengenal 5 Jenis Indeks Saham Syariah https://phintracosekuritas.org/artikel/new-life-as-an-investor-artikel/mengenal-5-jenis-indeks-saham-syariah/ https://phintracosekuritas.org/artikel/new-life-as-an-investor-artikel/mengenal-5-jenis-indeks-saham-syariah/#respond Fri, 13 Mar 2026 07:36:36 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=12099 Bagi investor yang memilih berinvestasi sesuai prinsip syariah, penting untuk memahami indeks sama syariah di pasar modal Indonesia. Selain sebagai acuan kinerja pasar, indeks saham syariah juga dapat membantu investor dalam menyeleksi saham yang sesuai dengan kriteria tertentu, salah satunya prinsip syariah. Di Bursa Efek Indonesia (BEI) terdapat puluhan indeks saham yang digunakan sebagai indikator... Read more »

The post Mengenal 5 Jenis Indeks Saham Syariah appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Bagi investor yang memilih berinvestasi sesuai prinsip syariah, penting untuk memahami indeks sama syariah di pasar modal Indonesia. Selain sebagai acuan kinerja pasar, indeks saham syariah juga dapat membantu investor dalam menyeleksi saham yang sesuai dengan kriteria tertentu, salah satunya prinsip syariah.

Di Bursa Efek Indonesia (BEI) terdapat puluhan indeks saham yang digunakan sebagai indikator pergerakan saham. Hingga Februari 2026, terdapat sekitar 45 indeks saham, dengan 5 di antaranya merupakan indeks saham syariah.

 

Apa itu Indeks Saham Syariah?

Indeks saham syariah adalah ukuran statistik yang mencerminkan pergerakan sekelompok harga saham dengan kriteria prinsip syariah, sehingga sahamnya tidak mengandung riba, dan ditinjau secara berkala oleh BEI.

Lembaga yang bertanggung jawab untuk menyeleksi dan menetapkan Daftar Efek Syariah (DES) ialah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang didukung oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). DSN-MUI juga bertugas untuk memastikan aktivitas bisnis dan transaksi saham berjalan sesuai dengan syariah.

Di Indonesia, terdapat 5 jenis saham syariah, yaitu ISSI, JII, JII70, IDXSHARGROW, dan IDX-MES BUMN 17. Kelima jenis saham tersebut akan ditinjau 2 kali dalam 1 tahun, tepatnya di bulan Mei dan November, dengan mengikuti jadwal peninjauan DES oleh OJK. Pada periode ini, akan ada saham yang masuk atau keluar dari masing-masing jenis saham.

 

Jenis Indeks Saham Syariah

1. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI)

ISSI dikeluarkan di pasar modal Indonesia pada 12 Mei 2011. Konstituen ISSI berasal dari seluruh saham syariah yang termasuk dalam DES, diterbitkan oleh OJK, serta tercatat di papan utama dan papan pengembangan.

2. Jakarta Islamic Index (JII)

JII dikeluarkan pada 3 Juli 2000 dengan konstituen terdiri dari 30 saham syariah paling likuid yang tercatat di BEI.

Untuk menjadi konstituen JII, terdapat alur yang harus dipenuhi oleh emiten saham, yaitu:

  • Saham syariah telah tercatat selama 6 bulan terakhir.
  • Lalu dipilih 60 saham yang memiliki kapitalisasi pasar tertinggi selama 1 tahun terakhir.
  • Dari 60 saham tersebut, dipilih 30 emiten dengan nilai transaksi harian paling tinggi di pasar reguler.
  • Selanjutnya, 30 saham yang tersisa akan masuk dalam JII.

3. Jakarta Islamic Index 70 (JII70)

Dikeluarkan pada 17 Mei 2018, konstituen JII70 terdiri dari 70 saham paling likuid di BEI.

Untuk masuk dalam konstituen JII70, alur yang harus dilalui oleh emiten, di atnaranya:

  • Saham syariah telah tercatat selama 6 bulan terakhir.
  • Selanjutnya dipilih 150 saham yang memiliki kapitalisasi pasar tertinggi selama 1 tahun terakhir.
  • Dari 150 saham tersebut, dipilih 70 emiten dengan nilai transaksi harian paling tinggi di pasar reguler.
  • Kemudian 70 saham yang tersisa akan masuk dalam JII70.

4. IDX Sharia Growth (IDXSHARGROW)

Dikeluarkan pada 31 Oktober 2022, IDXSHARGROW merupakan indeks yang mengukur kinerja harga dari 30 saham syaria dengan tren pertumbuhan laba bersih dan pendapatan dengan likuiditas serta kinerja keuangan yang baik.

Untuk tergabung dalam konstituen IDXSHARGROW, maka saham syariah harus:

  • Masuk ke JII70.
  • Membukukan laba bersih dan tidak memiliki price to earnings ratio (PER) bernilai tinggi.
  • Tiga puluh saham syariah dengan skor tren PER dan price to sales ratio (PSR) tertinggi akan terpilih menjadi konstituen IDXSHARGROW.

5. IDX-MES BUMN 17

Dikeluarkan pada 29 April 2022, IDX-MES BUMN 17 merupakan indeks yang mengukur kinerja harga dari 17 saham syariah serta afiliasinya. Pengukuran ini memiliki kriteria likuiditas dan fundamental perusahaan yang baik serta kapitalisasi pasar yang besar.

Untuk menjadi konstituen di IDX-MES BUMN 17, maka saham syariah harus:

  • Masuk dalam ISSI.
  • Termasuk saham BUMN atau afiliasinya.
  • Dari saham BUMN yang ada, dipilih 17 saham konstituen berdasarkan likuiditas dan fundamentalnya.

 

Itu dia beragam jenis indeks saham syariah yang perlu Anda tau. Sebagai investor, Anda dapat menyesuaikan pilihan saham syariah berdasarkan indeks tersebut, tujuan keuangan, jangka waktu investasi, serta tingkat risiko yang ingin dihadapi. Saham-saham yang termasuk konstituen indeks tersebut juga telah melalui proses seleksi sesuai dengan ketentuan, sehingga Anda tak perlu khawatir untuk mulai investasi melalui Profits Anywhere.

Rasakan kemudahannya, download aplikasinya sekarang!

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Mengenal 5 Jenis Indeks Saham Syariah appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/new-life-as-an-investor-artikel/mengenal-5-jenis-indeks-saham-syariah/feed/ 0
Pola Return Sektoral saat Ramadan, Cenderung Positif atau Negatif? https://phintracosekuritas.org/artikel/educated-investor-artikel/pola-return-sektoral-saat-ramadan-cenderung-positif-atau-negatif/ https://phintracosekuritas.org/artikel/educated-investor-artikel/pola-return-sektoral-saat-ramadan-cenderung-positif-atau-negatif/#respond Thu, 12 Mar 2026 09:19:36 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=12064 Bulan Ramadan identik dengan peningkatan konsumsi masyarakat, lonjakan mobilitas menjelang mudik, hingga perputaran uang yang cukup besar di dalam negeri. Dengan adanya kondisi ini, maka berpotensi menjadi pemicu positif bagi beberapa sektor di pasar modal Indonesia, terutama sektor konsumer, transportasi, dan perbankan. Tapi, apakah fenomena tersebut secara langsung membuat return saham di sektor tertentu akan... Read more »

The post Pola Return Sektoral saat Ramadan, Cenderung Positif atau Negatif? appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Bulan Ramadan identik dengan peningkatan konsumsi masyarakat, lonjakan mobilitas menjelang mudik, hingga perputaran uang yang cukup besar di dalam negeri. Dengan adanya kondisi ini, maka berpotensi menjadi pemicu positif bagi beberapa sektor di pasar modal Indonesia, terutama sektor konsumer, transportasi, dan perbankan.

Tapi, apakah fenomena tersebut secara langsung membuat return saham di sektor tertentu akan selalu positif selama Ramadan?

Untuk memahami dampak Ramadan bagi investasi, mari simak pola return sektoral selama lima tahun terakhir pada indeks IDXNONCYC, IDXCYC, IDXJBANK15, dan IDXTRANSPORT serta faktor lain yang memengaruhinya.

 

IDXNONCYC (Sektor Non-Siklikal)

Sumber: Investing.com & data yang diolah

  • Karakteristik Sektor

Indeks IDXNONCYC mencakup saham-saham sektor kebutuhan pokok, seperti UNVR, ICBP, INDF, AMRT, MYOR, dan RALS. Sektor ini dikenal relatif stabil karena memproduksi barang kebutuhan sehari-hari yang permintaannya cenderung konsisten dan tidak terlalu dipengaruhi oleh siklus ekonomi.

  • Performa di Ramadan 2021-2025

Berdasarkan data lima tahun terakhir, efek Ramadan pada sektor ini tidak terlalu konsisten. Return positif memang terjadi pada beberapa periode, tapi di tahun lainnya justru return tercatat negatif.

  • Pola Bulanan

Menariknya, return tertinggi selama lima tahun terakhir lebih sering terjadi di luar periode Ramadan. Hal ini menunjukkan bahwa faktor lain di luar momentum musiman lebih dominan dalam memengaruhi harga saham sektor non-siklikal.

 

IDXCYC (Sektor Siklikal)

Sumber: Investing.com & data yang diolah

  • Karakteristik Sektor

Indeks IDXCYC mencakup perusahaan ritel, otomotif, dan gaya hidup, seperti ACES, AUTO, ERAA, MAPA, dan LPPF. Berbeda dengan non-siklikal, sektor ini sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat.

  • Performa di Ramadan 2021-2025

Selama lima tahun terakhir, return sektor ini justru lebih dominan negatif saat Ramadan dengan return positif hanya tercatat berada di tahun 2021.

  • Pola Bulanan

Return tertinggi sektor ini justru lebih sering terjadi di luar bulan Ramadan, khususnya pada kuartal II dan III. Hal ini mengindikasikan bahwa momentum pemulihan ekonomi atau sentimen lain lebih kuat dibandingkan efek musiman Ramadan.

 

IDXJBANK15 (Sektor Perbankan)

Sumber: Investing.com & data yang diolah

  • Karakteristik Sektor

Indeks IDXJBANK15 terdiri dari bank-bank besar, seperti BBCA, BBNI, BBRI, BBTN, dan BMRI. Pergerakan sektor ini sangat sensitif terhadap kebijakan suku bunga, kondisi likuiditas, dan faktor makroekonomi.

  • Performa di Ramadan 2021-2025

Secara historis, selama lima tahun terakhir return sektor perbankan tidak selalu menunjukkan lonjakan signifikan saat Ramadan. Ini karena pengaruh kebijakan suku bunga bank sentral serta kondisi ekonomi global sering kali lebih dominan dibandingkan dengan faktor musiman. Namun, secara keseluruhan dalam periode lima tahun ke belakang, IDXJBANK15 relatif lebih konsisten mencatatkan return positif meskipun dalam batas terbatas.

  • Pola Bulanan

Return tertinggi sektor perbankan lebih sering terjadi pada kuartal IV, bukan saat Ramadan. Sektor perbankan juga lebih dominan menciptakan return positif meskipun dengan terbatas.

 

IDXTRANSPORT (Sektor Transportasi dan Logistik)

Sumber: Investing.com & data yang diolah

  • Karakteristik Sektor

Indeks IDXTRANSPORT mencakup perusahaan transportasi dan logistik, seperti ASSA, WEHA, BIRD, dan GIAA. Sektor ini erat kaitannya dengan mobilitas masyarakat, aktivitas logistik, dan konsumsi domestik.

  • Performa di Ramadan 2021-2025

Sektor transportasi cenderung menunjukkan performa yang lebih positif. Meski demikian, kinerjanya tetap dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti harga energi, kebijakan pemerintah, dan kondisi makroekonomi.

  • Pola Bulanan

Dalam beberapa tahun terakhir, penguatan sektor ini lebih dipengaruhi oleh pemulihan ekonomi dan pertumbuhan belanja online. Selain itu, struktur demografi Indonesia yang didominasi usia produktif turut mendorong aktivitas logistik dan transportasi.

 

Data lima tahun terakhir menunjukkan bahwa asumsi “Ramadan selalu membawa return positif” tidak sepenuhnya terbukti. Beberapa sektor yang secara teori diuntungkan oleh peningkatan konsumsi tidak selalu mencatatkan return positif. Bahkan, dalam beberapa periode, return negatif justru lebih dominan dibandingkan positif.

Maka dari itu, dalam strategi investasi, investor sebaiknya tidak hanya mengandalkan efek musiman Ramadan sebab pergerakan saham lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi, arah kebijakan suku bunga, stabilitas geopolitik, dan faktor eksternal lainnya. Bagi investor, memahami pola return sektoral secara historis memang penting sebagai referensi. Namun keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan analisis fundamental, teknikal, serta kondisi ekonomi terkini.

 

Dengan dukungan data dan insight yang tepat, peluang investasi dapat dikelola secara lebih terukur. Akses informasi seputar pasar modal dan berbagai analisis terbaru melalui aplikasi Profits Anywhere.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti & Dhira Parama Yuga

The post Pola Return Sektoral saat Ramadan, Cenderung Positif atau Negatif? appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/educated-investor-artikel/pola-return-sektoral-saat-ramadan-cenderung-positif-atau-negatif/feed/ 0
BEI Akan Buka Data Kepemilikan Saham di Bawah 5%: Apa Dampaknya bagi Investor? https://phintracosekuritas.org/artikel/bei-akan-buka-data-kepemilikan-saham-di-bawah-5-apa-dampaknya-bagi-investor/ https://phintracosekuritas.org/artikel/bei-akan-buka-data-kepemilikan-saham-di-bawah-5-apa-dampaknya-bagi-investor/#respond Thu, 12 Mar 2026 08:03:02 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=12061 Transparansi adalah hal penting untuk menjaga kepercayaan investor di pasar modal. Oleh karena itu, dalam waktu dekat, Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memberikan akses keterbukaan informasi data kepemilikan saham bagi investor di bawah 5%. Tindakan ini dilakukan BEI untuk mencegah praktik insider trading atau transaksi dari dalam, menciptakan transparansi, mengurangi potensi manipulasi harga, serta menciptakan... Read more »

The post BEI Akan Buka Data Kepemilikan Saham di Bawah 5%: Apa Dampaknya bagi Investor? appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Transparansi adalah hal penting untuk menjaga kepercayaan investor di pasar modal. Oleh karena itu, dalam waktu dekat, Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memberikan akses keterbukaan informasi data kepemilikan saham bagi investor di bawah 5%.

Tindakan ini dilakukan BEI untuk mencegah praktik insider trading atau transaksi dari dalam, menciptakan transparansi, mengurangi potensi manipulasi harga, serta menciptakan mekanisme pasar yang lebih adil dan efisien. Dengan demikian, hal ini dapat meningkatkan kredibilitas kepemilikan saham.

Oleh karena itu,  investor yang memiliki saham di atas 5% pada suatu emiten, harus melaporkan perubahan porsi saham ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan mengumumkannya ke publik, paling lambat 10 hari kerja setelah transaksi dilakukan. Hal ini berlaku berdasarkan POJK No. 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan Atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka serta POJK No. 60 Tahun 2015 tentang Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu.

 

Peraturan Apa yang Berubah di Tahun 2026?

Sebelumnya, informasi kepemilikan saham di Indonesia hanya wajib dipublikasikan bagi pemilik saham dengan porsi di atas 5%. Namun mulai awal Februari 2026, BEI akan membuka akses data kepemilikan saham hingga di bawah 5%, sehingga data tersebut dapat dibuka oleh publik. Kebijakan ini diterapkan sebagai upaya untuk penguatan transparansi pasar modal Indonesia. 

Keterbukaan informasi saham di pasar modal dengan ambang batas yang lebih rendah juga telah diterapkan di negara lain. Sebagai contohnya, Securities and Exchange Board of India (SEBI) mewajibkan keterbukaan kepemilikan saham di bawah 5%, yaitu sebesar 1%.

 

5 Poin Penting Keterbukaan Informasi Kepemilikan Saham

  1. Siapa pihak yang wajib melapor?

Direksi dan Komisaris perusahaan terbuka wajib melaporkan setiap perubahan kepemilikan sahamnya. Selain itu, setiap investor yang memiliki saham di atas 5% juga wajib menyampaikan laporan sejak kebijakan baru diresmikan pada Februari 2026. 

2. Kapan batas waktu pelaporan?

Laporan data kepemilikan saham wajib disampaikan selambat-lambatnya 10 hari kerja setelah transaksi berlangsung.

3. Informasi apa saja yang dilaporkan?

Informasi yang dilaporkan meliputi nama dan domisili pemegang saham, jumlah saham sebelum dan sesudah transaksi, jumlah persentase kepemilikan, harga pembelian atau penjualan, tanggal transaksi, serta tujuan transaksi.

4. Di mana informasi dipublikasikan?

Keterbukaan informasi wajib diumumkan melalui situs web BEI dan situs web perusahaan terkait.

5. Apa dampaknya bagi investor dan emiten?

Bagi investor, kebijakan ini memberikan informasi yang lebih rinci mengenai jumlah kepemilikan saham suatu emiten. Sedangkan bagi emiten, kebijakan ini dapat mendorong peningkatan praktik tata kelola perusahaan. Oleh karena itu, transparansi ini dapat membantu investor serta emiten.

 

Supaya gak ketinggalan informasi penting seputar pasar modal, simak artikel lain pada laman Edukasi di website Phintraco Sekuritas.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post BEI Akan Buka Data Kepemilikan Saham di Bawah 5%: Apa Dampaknya bagi Investor? appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/bei-akan-buka-data-kepemilikan-saham-di-bawah-5-apa-dampaknya-bagi-investor/feed/ 0
Ini 3 Strategi Trading Biar Makin Untung https://phintracosekuritas.org/artikel/ini-3-strategi-trading-biar-makin-untung/ https://phintracosekuritas.org/artikel/ini-3-strategi-trading-biar-makin-untung/#respond Thu, 12 Feb 2026 04:30:30 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=11571 Trading saham merupakan aktivitas jual beli saham dalam kurun waktu yang relatif pendek dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dari selisih antara harga beli dan harga jual (capital gain). Aktivitas ini umumnya berfokus pada momentum pergerakan harga saham, baik saat harga mengalami kenaikan atau penurunan dalam jangka waktu tertentu. Dalam praktiknya, trader biasanya menggunakan analisis teknikal... Read more »

The post Ini 3 Strategi Trading Biar Makin Untung appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Trading saham merupakan aktivitas jual beli saham dalam kurun waktu yang relatif pendek dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dari selisih antara harga beli dan harga jual (capital gain). Aktivitas ini umumnya berfokus pada momentum pergerakan harga saham, baik saat harga mengalami kenaikan atau penurunan dalam jangka waktu tertentu.

Dalam praktiknya, trader biasanya menggunakan analisis teknikal sebagai alat bantu utama dalam mengambil keputusan beli atau jual. Analisis ini termasuk pada pengamatan pergerakan harga melalui grafik (chart), indikator teknikal, volume perdagangan, dan aliran dana (money flow). Sehingga trader dapat menentukan momentum titik beli (entry) dan titik jual (exit) dengan lebih terukur.

Tanpa strategi dan trading plan yang tepat, trading saham cenderung dilakukan secara spekulatif. Oleh karena itu, memahami berbagai strategi trading saham menjadi langkah penting sebelum mengambil keputusan beli atau jual. Berikut merupakan strategi trading saham yang perlu trader ketahui.

 

  1. Buy on Weakness (BOW)

Buy on weaknees (BOW) merupakan strategi trading dengan cara membeli saham ketika harga sedang mengalami koreksi sementara (pullback). Strategi ini biasanya dilakukan saat harga berada di area dasar (support) dengan volume jual cenderung menurun, sehingga akan ada peluang harga saham memantul kembali (rebound).

Dalam menerapkan strategi BOW, trader perlu memperhatikan tren utama saham dan volume perdagangan. Sebab tren utama saham harus dipastikan positif atau masih mengalami kenaikan (bullish). Selain itu strategi juga perlu dikombinasikan dengan indikator analisis teknikal lainnya serta menerapkan manajemen risiko yang disiplin melalui penentuan stop loss. Dengan begitu, strategi ini bisa membantu trader meminimalkan risiko sekaligus memaksimalkan potensi keuntungan.

 

  1. Buy on Breakout (BOB)

Buy on breakout merupakan strategi trading dengan cara membeli saham ketika harga saham berhasil menembus (breakout) area resistance yang sebelumnya sulit untuk dilewati. Strategi ini biasanya terjadi pada saham yang bergerak sideways dalam periode tertentu, lalu diikuti dengan peningkatan volume dan momentum positif yang kuat saat harga menembus resistance. Sehingga hal ini mengindikasikan potensi kelanjutan tren positif.

Breakout yang valid biasanya disertai lonjakan pada volume perdagangan sebagai validasi kekuatan pergerakan harga. Dalam strategi BOB, trader perlu memperhatikan beberapa hal seperti potensi false breakout, memastikan adanya peningkatan volume, serta menetapkan stop loss untuk memitigasi risiko. Oleh karena itu, trading plan yang jelas sebelum entry menjadi kunci penting agar strategi ini dapat dijalankan secara konsisten.

 

  1. Trend Following

Trend following adalah strategi trading dengan mengikuti arah tren saham yang sedang berlangsung, baik ketika tren naik (bullish) atau turun (bearish). Saat bullish, saham cenderung membentuk pola higher high (HH) dan higher low (HL) secara konsisten. Trader yang menerapkan strategi ini umumnya mengikuti pergerakan bullish dan memanfaatkan momentum pullback ke area support untuk entry. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dengan minim risiko.

Strategi ini berfokus pada keberlanjutan tren, bukan dalam upaya untuk menebak harga di titik puncak (resistance) atau support. Untuk dapat mengonfirmasi tren, trader dapat mengombinasikan strategi trend following dengan indikator teknikal lainnya, seperti Moving Average (MA). Selama harga berada di atas garis MA utama, maka tren saham umumnya masih dianggap bullish.

Dari beragam strategi trading di atas, trader dapat menggunakan strategi yang dianggap paling sesuai dengan tujuan, profil risiko, serta gaya trading pribadi. Untuk lebih memahami strategi trading pada analisis teknikal, ikuti kegiatan BISA dari Phintraco Sekuritas!

BISA (Belajar Investasi Sampai Bisa) merupakan program edukasi dari PT Phintraco Sekuritas untuk memudahkan investor dan trader dalam mempelajari segala hal seputar pasar modal. Kegiatan ini diadakan rutin setiap hari Sabtu. Untuk ikuti kegiatannya, kunjungi laman Kegiatan & Kelas melalui website Phintraco Sekuritas atau menu “Edukasi” pada aplikasi PROFITS Anywhere.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Ini 3 Strategi Trading Biar Makin Untung appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/ini-3-strategi-trading-biar-makin-untung/feed/ 0
Analisis Fundamental: Ketahui Hal Ini Sebelum Mulai Investasi https://phintracosekuritas.org/artikel/new-life-as-an-investor-artikel/analisis-fundamental-ketahui-hal-ini-sebelum-mulai-investasi/ https://phintracosekuritas.org/artikel/new-life-as-an-investor-artikel/analisis-fundamental-ketahui-hal-ini-sebelum-mulai-investasi/#respond Fri, 06 Feb 2026 07:35:26 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=11512 Sebagai investor saham, memahami analisis teknikal dan fundamental diperlukan dalam menilai dan memilih saham dengan kinerja yang baik. Dengan memahami analisis fundamental, maka menjadi langkah awal bagi investor sebelum mengambil keputusan investasi. Analisis fundamental dapat membantu investor untuk menilai kondisi kesehatan suatu perusahaan, melihat potensi bisnis ke depannya, serta memperkirakan harga saham yang wajar. Investor... Read more »

The post Analisis Fundamental: Ketahui Hal Ini Sebelum Mulai Investasi appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Sebagai investor saham, memahami analisis teknikal dan fundamental diperlukan dalam menilai dan memilih saham dengan kinerja yang baik. Dengan memahami analisis fundamental, maka menjadi langkah awal bagi investor sebelum mengambil keputusan investasi. Analisis fundamental dapat membantu investor untuk menilai kondisi kesehatan suatu perusahaan, melihat potensi bisnis ke depannya, serta memperkirakan harga saham yang wajar.

Investor yang memiliki pemahaman fundamental umumnya tidak membeli saham secara impulsif. Setiap keputusan didasarkan pada alasan yang jelas, data yang relevan, dan tujuan keuangan yang terukur. Sehingga investasi akan jadi lebih terarah dan risiko dapat dikelola sekaligus diminimalkan dengan lebih baik. Sebelum memulai investasi, yuk simak penjelasan analisis fundamental berikut!

 

I. Apa itu Analisis Fundamental?

Analisis fundamental merupakan metode analisis yang berfokus pada kondisi internal perusahaan dan faktor eksternal yang dapat memengaruhi kinerjanya. Analisis ini mencakup evaluasi laporan keuangan, kinerja manajemen, model bisnis, posisi kompetitif, hingga kondisi ekonomi dan industri tempat perusahaan beroperasi.

Analisis ini bertujuan untuk mengetahui nilai intrinsik saham seperti estimasi nilai wajar saham berdasarkan kondisi fundamental perusahaan. Jika harga pasar saham berada di bawah nilai intrinsiknya, saham tersebut sering dianggap undervalued. Sebaliknya, jika harga pasar sudah berada di atas nilai intrinsik, saham dapat dikategorikan overvalued.

 

II. Manfaat Analisis Fundamental Saham

Dengan menggunakan analisis fundamental, berikut merupakan manfaat yang dapat dirasakan oleh investor:

  1. Mengetahui kondisi perusahaan yang akan dibeli
  2. Terhindar dari saham dengan fundamental kurang baik
  3. Mengetahui strategi bisnis perusahaan ke depannya
  4. Mampu menilai harga saham
  5. Meningkatkan kenyamanan investor dalam berinvestasi

 

III. Pendekatan Analisis Fundamental Saham

Dalam melakukan analisis fundamental, terdapat dua pendekatan yang dapat digunakan, yaitu top-down dan bottom-up.

  1. Analisis Top-Down

Analisis top-down dilakukan dengan melihat kondisi perusahaan secara umum hingga paling spesifik. Pendekatan ini dimulai dari analisis makroekonomi, kemudian dilanjutkan ke analisis sektor industri, dan terakhir ke analisis perusahaan paling detail. Investor akan memperhatikan faktor seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, suku bunga, kebijakan pemerintah, kondisi geopolitik, sampai harga komoditas.

Setelah memahami kondisi makro, investor akan memilih sektor yang berpotensi diuntungkan lalu menyeleksi perusahaan terbaik di sektor tersebut berdasarkan laporan keuangan dan kinerja bisnisnya.

 

Sebelum menggunakan pendekatan analisis ini, investor perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan dari analisis top-down. Analisis ini memiliki kelebihan sebagai berikut:

  • Melihat gambaran secara luas, karena analisis top-down memerhatikan kondisi makroekonomi mulai dari suku bunga, inflasi, geopolitik, harga komoditas, dan sebagainya.
  • Sangat efisien untuk menyeleksi saham. Ini karena investor dapat secara spesifik mengetahui saham yang potensial bila melihat dari kondisi makroekonomi saat ini.
  • Menganalisis arah tren sektor, sehingga dapat memberikan gambaran sektor mana yang paling potensial. Sebagai contohnya ketika terdapat kenaikan terhadap harga emas, maka sektor saham emas akan berdampak positif.

Namun analisis top-down memiliki kekurangan berupa:

  • Terpusat dengan faktor global, sehingga investor bisa salah arah jika prediksi makroekonominya tidak sesuai. Hal ini seperti berekspektasi bahwa suku bunga acuan akan turun namun pada kenyataannya justru mengalami peningkatan.
  • Dapat melewatkan perusahaan berkualitas bagus, kemungkinan ini dapat terjadi salah satunya karena sektor atau industrinya sedang lesu.
  • Melihat kondisi makroekonomi dengan terlalu umum, sebab pendekatan ini berpotensi mengabaikan analisis mendetail pada suatu perusahaan. Akibatnya, investor tidak memperhatikan fundamental perusahaan yang kuat dengan sektor yang masih lesu.

 

2. Analisis Bottom-Up

Berbeda dengan top-down, bottom-up dimulai dari analisis perusahaan secara mendalam. Analisis bottom-up dilakukan dengan melihat dari sisi spesifik perusahaan seperti laporan keuangan, kualitas manajemen, keunggulan kompetitif, serta valuasi perusahaan. Setelah itu, investor akan melihat dari kondisi sektor dan makroekonomi.

Pendekatan ini cocok digunakan bagi investor jangka panjang yang berorientasi pada kualitas bisnis. Umumnya, saham dengan fundamental kuat namun memiliki valuasi murah sering ditemukan dengan metode ini.

Sama seperti analisis top-down, bottom-up juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Kelebihan dari analisis ini, di antaranya:

  • Menganalisis secara detail ke perusahaan, sehingga investor akan berfokus pada laporan keuangan, kompetitif, manajemen, kinerja bisnis, dan valuasi perusahaan.
  • Dapat mendapatkan saham diskon, sehingga cocok untuk investor yang sedang mencari saham diskon atau memiliki valuasi murah (undervalued).
  • Tidak terlalu bergantung pada kondisi makro, sehingga cocok untuk investor jangka panjang dengan fokus pada kualitas bisnis perusahaan dibandingkan dengan kondisi makroekonomi.

Sedangkan kekurangan dari analisis bottom-up, di antaranya:

  • Proses analisis saham yang lebih kompleks karena harus memeriksa secara mendetail, seperti membandingkan secara spesifik ke beberapa saham dalam satu sektor.
  • Tidak terlalu memperhatikan makroekonomi yang berpengaruh ke suatu sektor. Padahal sektor yang sedang tertekan biasanya akan berpengaruh ke bisnis perusahaan, meskipun saat ini kondisi perusahaan masih memiliki fundamental bagus.
  • Bias terhadap “perusahaan favorit” sehingga penilaian tidak objektif.

 

IV. Jadi Pendekatan Apa yang Paling Tepat Digunakan?

Baik analisis top-down maupun bottom-up memiliki fokus, tujuan, kelebihan, kekurangan, dan risikonya masing-masing. Jika digambarkan, berikut penjelasan singkat keduanya.

Aspek

Top-Down Analysis

Bottom-Up Analysis

Fokus Utama Makroekonomi → Sektor → Perusahaan Perusahaan → Sektor → Makroekonomi
Tujuan Menentukan sektor dan arah tren pasar. Menilai kualitas perusahaan dan valuasi.
Kelebihan 1. Melihat gambaran luas.

2. Efisien menyeleksi saham.

3. Dapat menentukan sektor yang sedang naik.

4. Volatilitas harga yang cocok untuk investor jangka pendek.

1. Analisis mendetail ke perusahaan.

2. Dapat menemukan saham diskon (undervalued).

3. Tidak terlalu bergantung pada kondisi makro.

Kekurangan 1. Terpusat pada faktor global.

2. Dapat melewatkan perusahaan berkualitas bagus.

3. Melihat kondisi makroekonomi dengan terlalu umum.

1. Proses analisis yang lebih kompleks.

2. Mengabaikan makroekonomi yang berpengaruh ke suatu sektor.

3. Bias terhadap “perusahaan favorit.”

Contoh Penggunaan Melihat tren BI rate lalu memilih sektor yang berpengaruh positif dari sentimen tersebut. Membaca laporan keuangan untuk menemukan saham undervalued dengan fundamental bagus.
Risiko Salah membaca arah ekonomi. Salah menganalisis perusahaan tanpa melihat sektornya yang berpengaruh negatif atau tidak.

 

Oleh karena itu, baik analisis top-down dan bottom-up memiliki keunggulan tersendiri. Tidak ada pendekatan yang sepenuhnya lebih baik, karena efektivitasnya sangat bergantung pada tujuan investasi, profil risiko, dan lamanya waktu investasi. Dalam praktiknya, banyak investor mengombinasikan kedua pendekatan tersebut agar dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif sebelum mengambil keputusan investasi.

 

Jadi, pendekatan analisis mana yang Anda pilih ketika akan membeli saham, Sahabat Profits?

Untuk ketahui informasi terbaru seputar investasi dan pasar modal Indonesia, simak terus laman Artikel dari Phintraco Sekuritas.

 

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti & Dhira Parama Yuga

The post Analisis Fundamental: Ketahui Hal Ini Sebelum Mulai Investasi appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/new-life-as-an-investor-artikel/analisis-fundamental-ketahui-hal-ini-sebelum-mulai-investasi/feed/ 0
Simak 8 Rencana Aksi Percepatan Reformasi Pasar Modal Indonesia https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/simak-8-rencana-aksi-percepatan-reformasi-pasar-modal-indonesia/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/simak-8-rencana-aksi-percepatan-reformasi-pasar-modal-indonesia/#respond Tue, 03 Feb 2026 03:51:03 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=11451 Adanya peraturan baru dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) agar pasar modal Indonesia jadi lebih transparan ternyata membuat IHSG mengalami penurunan tajam pada minggu terakhir bulan Januari 2026. Ini karena MSCI membekukan rebalancing saham Indonesia karena permasalahan free float dan transparansi. Bahkan trading halt terjadi selama dua hari berturut-turut di tanggal 28-29 Januari 2026.  Menanggapi... Read more »

The post Simak 8 Rencana Aksi Percepatan Reformasi Pasar Modal Indonesia appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Adanya peraturan baru dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) agar pasar modal Indonesia jadi lebih transparan ternyata membuat IHSG mengalami penurunan tajam pada minggu terakhir bulan Januari 2026. Ini karena MSCI membekukan rebalancing saham Indonesia karena permasalahan free float dan transparansi. Bahkan trading halt terjadi selama dua hari berturut-turut di tanggal 28-29 Januari 2026. 

Menanggapi hal ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self Regulatory Organization (SRO) yang meliputi PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjamin Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan melakukan 8 (delapan) rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia. Aksi ini diambil untuk menjaga kepercayaan investor sekaligus menjadikan pasar modal Indonesia semakin kredibel, tertib, dan berdaya saing secara global.

Dalam rencana aksi percepatan ini, terdapat empat pilar utama berupa likuiditas, transparansi, tata kelola dan enforcement (penegakan hukum), serta sinergitas dengan penjelasan sebagai berikut:

  • Likuiditas

Pada pilar likuiditas, terdapat terdapat satu aksi berupa kebijakan baru mengenai free float bagi saham Indonesia. Sebelummya free float sebesar 7.5%, namun kini memiliki batas minimum sebesar 15%, sesuai dengan standar global. Perubahan ini terjadi menyusul peraturan baru dari MSCI dengan harapan likuiditas saham Indonesia akan menjadi meningkat. Kebijakan baru ini segera diterapkan pada calon emiten yang akan melantai di BEI, sedangkan bagi emiten yang sudah melantai lebih dulu akan diberikan waktu melakukan transisi dari kebijakan sebelumnya ke kebijakan terbaru.

 

  • Transparansi

Pada pilar transparansi terdapat dua aksi berupa transparansi Ultimate Beneficial Ownership (UBO) dan penguatan data kepemilikan saham.

1.Transparansi Ultimate Beneficial Ownership (UBO)

MSCI meminta BEI untuk melakukan transparansi atas data Ultimate Beneficial Ownership (UBO) dari saham-saham Indonesia yang sebelumnya belum cukup transparan. Dengan adanya transparansi data tersebut diharapkan dapat meningkatkan kredibilitas dan kelayakan investasi bagi pasar modal Indonesia. Hal ini didapat melalui keterbukaan pemilik manfaat akhir dan afiliasi pemegang saham yang lebih mendetail. 

2.Penguatan Data Kepemilikan Saham

Pada poin ini, OJK meminta KSEI untuk melakukan penyampaian data yang lebih rinci dan dapat dipercaya meliputi detail spesifik seperti tipe investor dan transparansi kepemilikan saham oleh emiten. Penguatan ini diperlukan agar pasar modal Indonesia dapat mengikuti praktik terbaik secara global. Dalam penyampaian data kepemilikan saham tersebut, alurnya akan dimulai dari KSEI yang menyerahkan ke BEI melalui situs website BEI.

 

  • Tata Kelola dan Enforcement (Penegakan Hukum)

Di pilar tata kelola dan enforcement (penegakan hukum) memiliki tiga aksi di antaranya ialah demutualisasi BEI, penegakan peraturan dan sanksi, serta tata kelola emiten.

1.Demutualisasi BEI

Akibat kepemilikan saham BEI hanya dapat dimiliki oleh pihak tertentu, yaitu Anggota Bursa (AB), maka hal ini dinilai belum transparan dan terbuka. Maka dari itu, dibuatlah kebijakan baru berupa demutualisasi BEI sebagai transformasi struktural di mana sebelumnya struktur organisasi bersifat keanggotaan, namun kini berubah menjadi perusahaan terbuka. Dengan adanya demutualisasi maka dapat meningkatkan penguatan tata kelola dan transparansi BEI, serta memitigasi dari ancaman kepentingan pihak tertentu.

2.Penegakan Peraturan dan Sanksi

Untuk menciptakan pasar modal Indonesia yang kuat, OJK akan meningkatkan penegakan hukum mejadi lebih tegas, konsisten, dan berkesinambungan. Dengan peraturan hukum dan sanksi yang tegas di pasar modal Indonesia, hal ini akan melindungi investor dari manipulasi pasar sekaligus menghindari paparan informasi palsu yang dapat merugikan investor.

3.Tata Kelola Emiten

Tata kelola emiten yang baik berasal dari sumber daya manusia (SDM) di organisasi yang kompeten. Hal ini didasari dari SDM dengan pendidikan berkelanjutan dan memiliki sertifikasi profesi yang kompeten. Maka dari itu, BEI akan melakukan peningkatan standar tata kelola emiten yang setara dengan bursa dunia, meliputi pendidikan berkelanjutan bagi direksi/komisaris/komite audit serta kewajiban kompetensi/sertifikasi profesi bagi penyusun laporan keuangan emiten.

 

  • Sinergitas

Pada pilar terakhir terdapat dua aksi berupa pendalaman pasar secara terintegrasi serta kolaborasi dan sinergi dengan stakeholders.

1.Pendalaman Pasar Secara Terintegrasi

Agar pasar modal Indonesia tetap bersinergi, maka harus didukung dengan koordinasi antara OJK dengan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan stakeholders lainnya. Koordinasi yang tepat ini dapat membentu sinergi yang akan memperkuat pasar modal Indonesia sehingga memiliki daya saing global.

2.Kolaborasi & Sinergi dengan Stakeholders

Selain pentingnya sinergi dan kolaborasi antara OJK dengan stakeholders lain, perlu didukung juga dengan kolaborasi antara pemerintah, regulator, SRO selaku pelaku industri, sekaligus asosisasi. Hal ini diperlukan untuk mendorong pasar modal Indonesia yang bersinergi dan berkesinambungan.

 

Dengan adanya 8 rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia, diharapkan dapat meningkatkan transparansi, kredibilitas, dan kelayakan investasi. Sehingga ini dapat menciptakan pasar modal yang lebih berkualitas, mendukung pertumbuhan jangka panjang, serta melindungi investor.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti & Dhira Parama Yuga

The post Simak 8 Rencana Aksi Percepatan Reformasi Pasar Modal Indonesia appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/simak-8-rencana-aksi-percepatan-reformasi-pasar-modal-indonesia/feed/ 0
Let’s Understand the Technical Analysis before Buying Stocks https://phintracosekuritas.org/artikel/new-life-as-an-investor-artikel/lets-understand-the-technical-analysis-before-buying-stocks/ https://phintracosekuritas.org/artikel/new-life-as-an-investor-artikel/lets-understand-the-technical-analysis-before-buying-stocks/#respond Tue, 03 Feb 2026 02:09:24 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=11445 In the realm of investing, both fundamental and technical analysis play crucial roles, enabling investors to select appropriate investment products and the companies that issue them. Technical analysis, in particular, is a widely utilized method for financial assessment, allowing for the examination of past price movements and stock volume. This technique does not prioritize the... Read more »

The post Let’s Understand the Technical Analysis before Buying Stocks appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
In the realm of investing, both fundamental and technical analysis play crucial roles, enabling investors to select appropriate investment products and the companies that issue them. Technical analysis, in particular, is a widely utilized method for financial assessment, allowing for the examination of past price movements and stock volume. This technique does not prioritize the fundamental aspects of a company; instead, it concentrates on recognizing patterns and trends within market data to inform investment decisions.

In practical terms, technical analysis is a crucial tool for investors and traders, enabling them to make more informed and strategic stock purchases. Using this analysis, traders can control risk by establishing entry points, stop losses, and profit targets. As a result, trading decisions tend to be more rational and methodical, rather than solely influenced by emotions.

So, what specific information about technical analysis should you be aware of? Let’s explore!

   I. Understanding Technical Analysis

As previously stated, chart patterns and technical indicators are typically used to predict moves. As a result, traders and investors can use technical analysis to help them decide whether to purchase or sell shares. This includes understanding chart patterns, price trends, support and resistance levels, and other technical indicators.

 

   II. Technical Analysis Advantages

If investors have expertise in technical analysis, they will benefit from the following advantages:

1. Timing Trading

It helps traders analyze in real-time when the combination of methods is adjusted. Investors can determine the buy and sell price points (trading timing) using technical indicators. Some of the methods are as follows:

  • The Moving Average (MA) is a widely used indicator that helps identify support and resistance levels through uptrend, downtrend, or sideways analysis.
  • The Moving Average Convergence Divergence (MACD) has two components: the MACD line and the signal line. These components are useful for analyzing bearish or bullish trends.
  • The Relative Strength Index (RSI) is another popular indicator that assesses whether a stock price may increase (oversold) or decrease (overbought).

 

   2. The Psychology of Market Cycle

Psychological bias might represent the impact on market cycle movements in addition to technical indications. The impact of collective sentiment that might influence market movements is reflected in an investor’s decision to buy or sell. Investors can observe current market emotion or conditions, such as fear, greed, or panic, by keeping an eye on stock price charts.

   3. Informational Insights on Stock Price Trends

Stock price trends represent the general direction of stock price movements over a specific period, indicating whether the trend is rising or falling. This can assist investors or traders in understanding market conditions when making decisions to buy or sell stocks. Technical analysis can help identify whether stock prices are moving in an uptrend, a downtrend, or sideways.

There are three measurement tools that are commonly used for analysis, namely Line Charts, Bar Charts, and Candlestick Charts. By observing the three phases of conditions using these measurement tools, stock market price trends can be easily analysed.

   4. Helping Short-Term Traders

Helps Short-term traders with using technical analysis because this approach provides quick information about stock price movements and transaction volumes. Although it is short-term oriented, the use of charts with longer time frames, such as weekly charts, is still necessary to determine the main market trends. Traders should focus on the main trend direction, transaction volume, and support resistance levels. They should not only concentrate on daily price changes that might create misleading signals.

   5. Providing real-time pricing information

Real-time market price movements allow for fast decision-making to buy or sell shares. In addition, numerous chart types can be used to analyze share price fluctuations. As we approach the digital era, a variety of online capabilities for real-time trading monitoring are available.

   6. Investment Tools

Methods of technical analysis can be applied to investment tools like stocks, derivatives, cryptocurrencies, and foreign exchange (forex) markets, provided there is enough historical price data. However, it is crucial to keep in mind that technical analysis does not ensure investment success; it is merely one resource to assist in making decisions. In addition, the precision of technical analysis outcomes can be affected by external elements beyond historical price trends, including macroeconomic factors, government regulations, and unforeseen global occurrences.

 

   III. Technical Analysis Disadvantages

While there are numerous benefits to mastering technical analysis, this analytical approach also has its drawbacks, such as the following:

  1. Subjective

Due to varying viewpoints and methods, an investor’s or analyst’s technical analysis is not always the same. As a result, technical analysis is very subjective, biased, and dependent on personal viewpoints.

   2. Ignoring Fundamental Analysis

Technical analysts believe that the market’s price movements already reflect every event that occurs in real life, so they feel there is no need to consider fundamental conditions. They are usually referred to as short-term traders, who use technical analysis as the primary tool for identifying stock price movement patterns using historical chart data. Therefore, traders only focus on price movements, volume, and indicators, without analyzing long-term fundamentals.

   3. False Signal

Moving average is one of the potential factors that indicate price movements can be misleading. This is due to widespread market movement anomalies causing signal instability. Price movement patterns, candlesticks, and indicators sometimes give false signals that do not match the analysis predictions. In addition, technical analysis approaches are always based on assumptions, not certainties.

   4. Sideway (Non-Trending)

During a sideways (non-trending) phase, the effectiveness of some technical indicators tends to decrease because the buy and sell signals they generate do not always reflect actual market movements. As a result, technical indicators, particularly those based on trends, sometimes produce incorrect buy and sell signals. Consequently, investment decisions based on these indicators became less accurate.

   5. Prices Reflect Trader Emotions

Stock price movements in the market do not fully reflect fundamental information because they are sometimes influenced by psychological factors. For instance, during periods of panic selling or extreme euphoria (overreaction), technical analysis tends to be less effective.

 

   IV. Basic Principles of Technical Analysis

The basic principles of technical analysis also have important foundations that need to be understood. It is essential to keep in mind that there are three primary foundations, which are:

  1. Prices Reflect All Information (Market Discount Everything)

In technical analysis, stock prices are considered to reflect all information available in the market. This information includes economic conditions, company performance, and international sentiment such as geopolitical issues. Therefore, technical analysis focuses more on price fluctuations, as price data is considered sufficient to understand market trends.

   2. Prices move in trends.

Stock price movements often follow specific patterns, known as trends. These patterns may be either upward (uptrend) or downward (downtrend). When a trend appears, stock prices generally align with it until there is proof of a change in direction.

   3. History Repeats Itself

Investors and traders are convinced that changes in share prices are not absurd. Typically, recurring market behavior creates distinct price patterns, which often resurface over time. Consequently, historical patterns serve as a guide for predicting share price movements.

 

   V. Stock Price Cycle

Here is a brief overview of the stock price cycle, which consists of four main stages. These stages are commonly used in technical analysis to obtain insight into market activity and develop more quantitative trading techniques. For more details, see the description of the various stages in this area.

Picture 1: Stock Price Cycle

(Source: Phintraco Sekuritas Research & Education Team)

  1. Stage 1: Accumulation

During the accumulation phase, certain investors start to slowly buy shares while prices remain fairly low. At this point, the market sentiment is typically neutral and hasn’t displayed strong optimism yet. Furthermore, share prices usually fluctuate sideways, with trading volumes that are still not substantial.

   2. Stage 2: Participation

The Participation stage is marked by a slow but steady rise in share prices as an upward trend begins to form. During this phase, a growing number of investors are jumping in, driven by optimism and the momentum of climbing prices. Typically, this surge in interest goes hand in hand with a boost in the volume of investment transactions.

   3. Stage 3: Distribution

Investors who made early-stage purchases start to profit from the distribution stage by progressively selling their shares, particularly as prices get close to their peak or resistance level. At this stage, the mood in the market starts to weaken, and the pressure to sell rises as fresh investors become less interested in making purchases.

   4. Stage 4: Capitulation

This phase, which takes place after the distribution phase ends, is referred to as markdown or price decline. During this last phase, stock prices experience a notable drop, frequently dipping below the support level. This situation triggers panic among investors, leading many to sell their shares even as prices are falling sharply.

   VI. Stocks Trend

Investors must understand stock value variations to predict probable stock growth or decrease. This information may make well-informed buy or sell decisions. It is imperative to pay attention to the following two important trends in stock price fluctuations:

  1. Uptrend (Bullish)

An uptrend occurs when stock prices show a persistent rising direction over a specific period. indicating a bullish market, this pattern is characterized by progressively higher highs and higher lows. This condition reflects optimistic market sentiment, where buying pressure outweighs selling pressure.

   2. Downtrend (Bearish)

A downtrend describes a market situation where stock prices show a persistent declining tendency or bearish behavior. This movement pattern is characterized by the formation of lower highs and lower lows. This condition reflects pessimistic market sentiment, where selling pressure outweighs buying pressure.

   VII. Non-trending Stocks

If stock trends show both an uptrend and a downtrend, then in non-trending stocks, there is sideways. Sideways is a condition in which stock prices move within a specific range or remain stagnant within certain price limits without exhibiting a dominant upward (bullish) or downward (bearish) trend. In this phase, price changes tend to be flat or sideways, signifying a market consolidation where buying and selling forces are balanced. As a result, this condition is commonly known as “range-bound” or a “trendless market.”

Sahabat Profits, once you’ve mastered the basics of fundamental and technical analysis, are you prepared to dive into investing?

Get the PROFITS Anywhere app on your device, create an account, and begin your investment journey with Phintraco Sekuritas.

 

Mulai investasi bersama Phintraco Sekuritas.

 

Writer: Riska Novi Cahyani

Editor: Salsabila Wardhani & Yundira Putri R

The post Let’s Understand the Technical Analysis before Buying Stocks appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/new-life-as-an-investor-artikel/lets-understand-the-technical-analysis-before-buying-stocks/feed/ 0
Behavioral Finance: Jenis dan Dampaknya yang Perlu Diketahui Investor https://phintracosekuritas.org/artikel/behavioral-finance-jenis-dan-dampaknya-yang-perlu-diketahui-investor/ https://phintracosekuritas.org/artikel/behavioral-finance-jenis-dan-dampaknya-yang-perlu-diketahui-investor/#respond Thu, 15 Jan 2026 05:00:54 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=11072 Dalam berinvestasi, investor tidak hanya sekadar memahami fundamental dan teknikal saja. Sebab ada faktor psikologis yang dapat mempengaruhi investor dalam membuat keputusan investasi. Jika investor terlalu dipengaruhi oleh emosi, maka investor akan terlalu percaya diri atau terlalu khawatir dalam mengambil keputusan. Sehingga keputusan investor dapat menjadi tidak rasional atau tidak terprediksi. Oleh karena itu, ketahui... Read more »

The post Behavioral Finance: Jenis dan Dampaknya yang Perlu Diketahui Investor appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Dalam berinvestasi, investor tidak hanya sekadar memahami fundamental dan teknikal saja. Sebab ada faktor psikologis yang dapat mempengaruhi investor dalam membuat keputusan investasi. Jika investor terlalu dipengaruhi oleh emosi, maka investor akan terlalu percaya diri atau terlalu khawatir dalam mengambil keputusan. Sehingga keputusan investor dapat menjadi tidak rasional atau tidak terprediksi.

Oleh karena itu, ketahui lebih dalam tentang behavioural finance dan beragam informasi lengkapnya dalam artikel berikut.

     A. Apa Itu Behavioral Finance?

Sahabat Profits pernah mendengar kata Behavioral Finance?

Istilah ini merujuk pada cabang Ilmu Ekonomi yang mempelajari hubungan antara perilaku psikologis manusia dan pengaruhnya dalam pengambilan keputusan keuangan. Behavioral finance sendiri menggambarkan perilaku investor yang tidak dapat dijelaskan secara terstruktur, tidak seperti modul keuangan yang sistematis. Faktor psikologis ini juga dipengaruhi oleh berbagai bias. Bias merupakan ketidaknetralan pemikiran seseorang, membawa pada penilaian yang sempit dan tidak luas. Dalam behavioral finance terdapat beberapa bias, di antaranya seperti yang dijabarkan pada penjelasan di bawah ini.

 

     B. Bias Umum dalam Keuangan

  1. Overconfidence Bias

Pada overconfidence bias, investor terlalu percaya diri dalam mengambil keputusan investasi dan menganggap analisis yang dibuat pasti benar. Sehingga tidak ada analisis keuangan yang mendukung penilaian ketika memutuskan berinvestasi.

Sebagai contohnya, seorang investor memutuskan membeli satu saham, lalu investor menanamkan seluruh modalnya karena yakin analisis pribadinya tepat. Padahal bila investor menganalisis cek keuangan sebuah perusahaan, maka investor tersebut bisa memiliki gambaran apakah perusahaan layak atau tidak untuk kita beli sahamnya. Sehingga keputusan yang diambil tepat dengan analisis fundamental dan teknikal yang dilakukan, bukan karena kepercayaan tanpa dasar yang jelas.

   2. Herding Bias

Jika sebelumnya pembahasan mengacu pada pola pikir seorang yang terbilang independen, maka herding bias adalah kondisi di mana investor mengambil keputusan investasi karena mengikuti suara mayoritas, tanpa adanya analisis mandiri. Hal ini diumpamakan seperti pengalaman seorang investor pemula dalam mengambil keputusan berinvestasi dengan mengikuti orang lain karena belum mengerti cara menganalisis pasar saham.

Sebagai contohnya, banyak investor berinvestasi di saham tertentu. Walaupun pernyataan dari para investor dan sekitar cukup meyakinkan, tapi Sahabat Profits harus menganalisis sendiri untuk meyakinkan penilaian tersebut. Jadi lakukanlah DYOR (Do Your Own Research) dan jangan membeli saham karena sedang ramai diperbincangkan tanpa analisis tepat oleh diri sendiri ya, Sahabat Profits!

   3. Loss Aversion

Loss aversion merupakan bias psikologis yang menciptakan efek ketakutan lebih kuat akibat kehilangan, dengan tekanan dua kali lipat dibandingkan dengan perasaan senang saat menerima imbalan. Bila investor mengalami kerugian maka akan terasa jauh lebih menyakitkan jika dibandingkan dengan keuntungan yang lebih besar. Meskipun terkadang kerugiannya terbilang kecil bila dibandingkan dengan keuntungannya. 

Perumpamaan sederhananya, saat fundamentalnya terlihat buruk dan harga sahamnya ikut menurun, investor tidak ingin menjualnya karena berharap harga saham akan kembali naik.  Dari sini, terlihat bahwa investor mengalami fase loss aversion yang lebih takut merealisasikan kerugian dibanding membuat keputusan rasional. Padahal investor semestinya dapat melakukan analisis mandiri dengan cermat pada laporan keuangan perusahaan tersebut.

   4. Anchoring Bias

Anchoring bias khas dengan perumpamaan “jeratan perangkap pertama,” di mana investor terpaku pada informasi atau angka acuan awal yang sudah tidak relevan dengan kondisi fundamental saat ini. Pengaruh anchoring bias dapat terjadi meskipun informasi yang diterima sangat minim, selama itu adalah yang pertama kali diketahui. Hal ini dapat mempengaruhi suatu keputusan karena tidak yakin akan penilaian sendiri dengan informasi luar yang diterima sebagai alat ukur dan menjadi sugesti yang terbentuk setelahnya.  Lalu, apakah dampaknya negatif atau positif jika terjadi?

Hal ini tergantung perspektif masing-masing investor. Dalam kajian psikologi, Bodenhausen dan rekannya dalam artikel jurnal yang mereka tulis menjelaskan bahwa kondisi emosi dapat mempengaruhi efek dari anchoring bias itu sendiri.

Contohnya, ketika seorang investor membeli saham pada harga Rp1.000 per lembar dan menahannya dengan harapan harga akan kembali ke Rp1.000 walaupun analisis fundamental menunjukan bahwa itu tidak mungkin terjadi. Situasi seperti ini menunjukan perangkap anchoring bias di mana titik harga awal menjadi jangkar dan menghalangi investor untuk membuat keputusan yang rasional, seperti mengurangi kerugian untuk mencegah kerugian lebih besar.

   5. Confirmation Bias 

Kata validasi dapat menggambarkan confirmation bias. Sebab confirmation bias merupakan sebuah sikap psikologis di mana investor hanya mencari informasi yang mendukung analisisnya dan mengabaikan informasi yang bertentangan. Akibatnya investor bisa mengabaikan peringatan dan menjadi terlalu percaya diri dengan penilaiannya, terlalu fokus pada satu saham, serta hanya mencari berita yang positif saja.

   6. Disposition Effect

Fenomena bias psikologis ini membuat investor cenderung cepat menjual saham yang sedang naik untuk memperoleh keuntungan, tetapi menahan saham yang mengalami kerugian besar. Sikap ini merupakan disposition effect di mana rasa takut akan kerugian lebih besar walau keuntungan yang didapat nilainya lebih tinggi. Sebagai contohnya ketika investor memiliki saham A yang naik 5% dan langsung menjualnya, tetapi saham B rugi 20% namun tetap holding. Hal ini dipengaruhi oleh penilaian pribadinya yang berkata “secure the profit” tetapi holding saham B dengan asumsi menunggu sampai nilainya naik.

 

     C. Dampak Positif dan Negatif Behavioral Finance

  • Dampak Positif

Adanya behavioral finance memiliki dampak positif dan negatif bagi investor. Dampak positif yang dialami, di antaranya:

  1. Membantu investor untuk mengambil keputusan investasi dengan lebih bijak. Jika bias yang telah dijelaskan di atas dapat dimengerti dengan baik, maka logika untuk meminimalkan kesalahan dalam analisis, pengambilan keputusan, atau pembuatan penilaian dapat diatasi dengan baik dan bijak.
  2. Pengendalian emosi untuk mencegah potensi kerugian sehingga memberikan ketenangan dalam berpikir untuk keputusan yang terbaik.
  3. Membantu Sahabat Profits untuk dapat mengatur dan mengelola risiko investasi dengan baik dari faktor psikologis.
  4. Berkat awareness mengenai bias psikologis, Sahabat Profits dapat mengatur emosi dan menganalisa risiko investasi dengan stabil.
  • Dampak Negatif

Sedangkan, dampak negatif dari behavioral finance, di antaranya berupa:

  1. Memicu trading atau investasi yang berlebihan.
  2. Emosi yang tidak stabil mengakibatkan kesalahan dalam mengambil keputusan ketika berinvestasi. Hal ini dapat meningkatkan potensi kerugian besar apabila rasionalitas tidak diseimbangkan.
  3. Fear Of Missing Out (FOMO) atau Fear, Uncertainty, Doubt (FUD) adalah faktor yang mempengaruhi investor dalam mengambil keputusan, mengingat bahwa saran dari eksternal dapat menggiring penilaian dan menggeser keyakinan pribadi.
  4. Money Management menjadi berantakan apabila emosi tidak terkendali karena keputusan dan kontrol emosi yang tidak rasional.

 

     D. Cara Menghindari Bias Investasi

Untuk menghindari bias investasi, beberapa saran ini dapat dilakukan oleh investor, seperti:

  1. Pastikan melihat data berdasarkan fundamental dan teknikal. Sebab faktor fundamental membantu investor dalam menganalisis aspek nyata laporan keuangan perusahaan. Analisis teknikal sendiri dapat memberi gambaran engagement terhadap perusahaan sehingga investor bisa memutuskan apakah harus keluar atau masuk dari posisi.
  2. Tetap rasional dan jangan gegabah agar tidak overtrading atau melakukan trading berlebihan. Oleh karena itu, sebaiknya investor selalu punya vision yang jauh kedepan dan target dalam berinvestasi.
  3. High Risk High Return. Slogan yang cukup kuat untuk memberi peringatan terhadap para investor dalam menentukan batas risiko trading yang siap diterima.
  4. Selalu diversifikasi portofolio untuk mengimbangi imbal hasil dan berjaga-jaga apabila suatu saham anjlok secara drastis. Dengan memiliki cadangan di berbagai instrumen investasi (seperti obligasi, saham, reksa dana dan lain-lain guna menjadi second plan) maka dapat mengurangi risiko profil.
  5. Membuat trading plan atau investasi secara terukur sesuai profil risiko layaknya seorang manajemen risiko untuk diri sendiri.

 

     E. Contoh Behavioral Finance di Pasar Modal

Behavioral finance pernah terjadi secara langsung di pasar modal global, beberapa contohnya ialah:

  1. Gelembung Dot-Com (1999-2000)

Inovasi digital di era akhir tahun 1990 hingga awal 2000-an menjadi sumbu Gelembung Dot-Com terjadi. Berkembangnya internet yang menjadi dorongan antusias terutama potensi World Wide Web, memberikan gejolak api kepada perusahaan untuk menjadikannya terbuka namun dengan nilai yang tidak rasional. Oleh karena itu, kebaruan dari perusahaan dengan penggunaan “.com” menarik perhatian para investor. Investor jadi yakin melakukan investasi tanpa melihat fundamental. Rasa euforia, FOMO, FUD, dan spekulasi tinggi terhadap saham teknologi mengakibatkan harga saham naik sangat tinggi dan tidak rasional. Namun pada akhirnya saham teknologi mengalami penurunan yang sangat tajam. 

   2. Krisis Finansial 2008

The Great Recession dikenal dengan Krisis Finansial 2008, merupakan krisis keuangan yang terjadi di tahun 2008. Krisis ini membuat investor panik dan melakukan penjualan saham secara masif. Hal ini berdampak pada pasar saham di seluruh dunia yang kemudian ambruk. Pemicunya adalah Subprime Mortgage atau KPR berisiko tinggi yang default dan merugikan institusi keuangan. Lehman Brothers yang sudah dikenal sebagai bank investasi besar ikut terjerumus bangkrut dan memantik kepanikan secara global. Akhirnya para investor memutuskan untuk beralih ke aset yang dianggap aman seperti obligasi pemerintah, emas, dan uang tunai.

 

Itu dia pembahasan lengkap mengenai behavioral finance yang dapat dijadikan awareness bagi Sahabat Profits agar lebih stabil dalam berinvestasi. Untuk ketahui penjelasan detail seputar analisis fundamental dan teknikal, nantikan artikel selanjutnya dari Phintraco Sekuritas.

Baca artikel lain seputar saham di bagian Edukasi sekarang.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Salsabila Wardhani & Yundira Putri R

The post Behavioral Finance: Jenis dan Dampaknya yang Perlu Diketahui Investor appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/behavioral-finance-jenis-dan-dampaknya-yang-perlu-diketahui-investor/feed/ 0
Yuk, Pahami Analisis Teknikal Sebelum Membeli Saham https://phintracosekuritas.org/artikel/yuk-pahami-analisis-teknikal-sebelum-membeli-saham/ https://phintracosekuritas.org/artikel/yuk-pahami-analisis-teknikal-sebelum-membeli-saham/#respond Fri, 02 Jan 2026 01:04:15 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=11285 Dalam berinvestasi, analisis fundamental dan teknikal penting agar investor dapat memilih produk investasi sekaligus emiten yang sesuai. Analisis teknikal sendiri merupakan metode alat ukur yang umum digunakan dalam evaluasi keuangan untuk pengamatan terhadap pergerakan harga historis serta volume harga saham. Pendekatan ini tidak menekankan pada kondisi fundamental perusahaan, melainkan berfokus pada identifikasi pola dan tren... Read more »

The post Yuk, Pahami Analisis Teknikal Sebelum Membeli Saham appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Dalam berinvestasi, analisis fundamental dan teknikal penting agar investor dapat memilih produk investasi sekaligus emiten yang sesuai. Analisis teknikal sendiri merupakan metode alat ukur yang umum digunakan dalam evaluasi keuangan untuk pengamatan terhadap pergerakan harga historis serta volume harga saham. Pendekatan ini tidak menekankan pada kondisi fundamental perusahaan, melainkan berfokus pada identifikasi pola dan tren dalam data pasar sebagai dasar pengambilan keputusan investasi.

Dalam praktiknya, analisis teknikal berperan sebagai alat bantu yang penting bagi investor maupun trader dalam melakukan pembelian saham secara lebih sistematis dan terencana. Melalui analisis ini, trader dapat mengelola risiko dengan menetapkan titik masuk (entry point), batas kerugian (stop loss), serta target keuntungan (take profit). Dengan demikian, keputusan trading yang diambil cenderung lebih rasional dan terstruktur, serta tidak semata-mata didasarkan pada faktor emosional.

Lalu apa saja detail seputar analisis teknikal yang perlu Anda tau? Yuk kita simak!

   I. Pengertian Analisis Teknikal

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, dalam memprediksi pergerakannya, biasanya meliputi indikator teknikal dan pola grafik (chart patterns). Maka, analisis teknikal dapat membantu trader dan investor dalam membuat keputusan antara membeli atau menjual saham. Dalam hal ini termasuk dalam memahami pola grafik, tren harga, level support dan resistance, serta indikator teknikal lainnya. 

 

   II. Kelebihan Analisis Teknikal

Jika investor memiliki kemampuan analisis teknikal, maka investor dapat mengambil keputusan trading secara lebih terarah dan terukur, dengan kelebihan seperti:

1. Timing Trading

Membantu trader menganalisis secara real time apabila disesuaikan kombinasi metodenya. Investor dapat menentukan titik harga beli dan jual (timing trading) dengan menggunakan indikator teknikal. Beberapa metodenya ialah sebagai berikut:

  • Moving Average (MA), indikator umum untuk membantu dalam support/resistance berupa analisis uptrend, downtrend atau sideway.
  • Moving Average Convergence Divergence (MACD) memiliki 2 komponen, yaitu MACD Line dan signal line, yang keduanya memiliki indikasi untuk menganalisis tren Bearish atau Bullish
  • Relative Strength Index (RSI) juga merupakan indikator umum yang dipakai untuk mengukur apakah harga suatu saham berpotensi harga naik (oversold) atau berpotensi harga turun (overbought).

 

   2. Psikologis Siklus Pasar (The Psychology of Market Cycle)

Selain indikator teknikal, bias psikologis dapat mencerminkan pengaruh terhadap pergerakan siklus pasar. Respons seorang investor ketika ingin menjual atau membeli merupakan dampak sebuah emosi sentimen kolektif yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar. Dengan memperhatikan grafik harga saham, investor mampu memperlihatkan sentimen atau kondisi pasar yang sedang terjadi, seperti fear, greed, ataupun panic.

   3. Memberikan Informasi dari Tren Harga Saham

Tren harga saham merupakan arah pergerakan harga saham secara umum dalam periode tertentu, yang menunjukkan arah tren sedang naik atau turun. Ini dapat membantu investor atau trader dalam memahami kondisi pasar pada saat ingin mengambil keputusan jual dan beli saham. Analisis teknikal dapat membantu mengidentifikasi apakah harga saham sedang bergerak uptrend, downtrend, maupun sideways

Ada 3 alat ukur yang biasanya menjadi wadah analisis, yaitu, Line Chart, Bar Chart, dan Candlestick Chart. Dengan memperhatikan 3 fase kondisi dengan macam wadah alat ukur, maka pergerakan tren harga pasar saham dapat mudah untuk dianalisis. 

   4. Membantu Trader Jangka Pendek

Trader jangka pendek terbantu dengan penggunaan analisis teknikal karena pendekatan ini menyediakan informasi yang cepat mengenai pergerakan harga saham dan volume transaksi. Meskipun berorientasi jangka pendek, tapi penggunaan grafik dengan kerangka waktu yang lebih panjang, seperti grafik mingguan, tetap diperlukan untuk menentukan tren pasar utama. Oleh karena itu, trader disarankan memperhatikan arah tren dominan, volume transaksi, level support dan resistance, serta tidak hanya berfokus pada fluktuasi harga harian yang berpotensi menghasilkan sinyal yang keliru.

   5. Memberikan Informasi Harga Real Time

Keputusan beli maupun jual saham bisa langsung dapat dilihat berdasarkan pergerakan harga pasar yang sedang terjadi pada saat itu secara real time. Selain itu, dapat pula dengan memanfaatkan berbagai macam grafik chart untuk menganalisis pergerakan harga saham. Hal ini didukung dengan banyaknya fitur online untuk memantau trading secara real time karena saat ini telah memasuki era digitalisasi.

   6. Instrumen Investasi

Metode analisis teknikal dapat digunakan pada instrumen investasi seperti saham, derivatif, mata uang crypto, dan pasar valuta asing (forex), selama data historis harga tersedia secara memadai. Namun, penting untuk diingat bahwa analisis teknikal tidak menjamin keberhasilan investasi, melainkan hanya sebagai salah satu alat bantu dalam pengambilan keputusan. Selain itu, akurasi hasil analisis teknikal dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal yang berada di luar pola historis harga, seperti kondisi ekonomi makro, kebijakan pemerintah, maupun peristiwa global yang bersifat tidak terduga.

 

   III. Kekurangan Analisis Teknikal

Meskipun analisis teknikal memiliki berbagai kelebihan, analisis teknikal juga memiliki berbagai kekurangan, diantaranya;

  1. Subjektif 

Setiap analisis teknikal yang dibuat oleh investor ataupun seorang analis tidak selalu sama karena adanya sudut pandang dan pendekatan yang berbeda. Oleh karena itu, analisis teknikal bersifat sangat subjektif yang sifatnya satu arah atau berdasarkan sudut pandang masing-masing. 

   2. Tidak memperhatikan Analisis Fundamental

Para analisis teknikal meyakini bahwa semua yang terjadi di dunia nyata sudah tercermin dalam pergerakan harga di pasar, sehingga merasa tidak perlu lagi mempertimbangkan kondisi fundamentalnya. Biasanya disebut sebagai trader jangka pendek, yang menjadikan analisis teknikal sebagai alat ukur utama dalam mengidentifikasi pola pergerakan harga saham menggunakan data grafik historis. Maka dari itu, trader hanya berfokus pada pergerakan harga, volume, dan indikator, tidak menganalisis fundamental jangka panjangnya.

   3. Signal Palsu (False Signal)

Moving average merupakan salah satu faktor potensi yang menunjukkan pergerakan harga bisa keliru. Hal tersebut disebabkan anomali pergerakan pasar yang luas menjadi penyebab ketidakstabilan sinyal. Pola pergerakan harga, candlestick, dan indikator terkadang memberikan sinyal palsu (false signal) yang tidak sesuai prediksi analisis. Hal ini disebabkan kondisi pasar yang anomali. Selain itu, pendekatan analisis teknikal selalu berkaitan dengan sebuah asumsi, bukan sebuah kepastian.

   4. Sideway (Non-Trending)

Pada fase sideways (non-trending), efektivitas beberapa indikator teknikal cenderung menurun karena sinyal beli maupun jual yang dihasilkan tidak selalu mencerminkan pergerakan pasar yang sebenarnya. 

Sehingga indikator teknikal, terutama yang berbasis tren, seringkali menghasilkan sinyal beli dan jual yang bersifat palsu (false signal). Akibatnya, pengambilan keputusan investasi yang berpatokan pada indikator tersebut menjadi kurang akurat.

   5. Harga Tercermin Adanya Pengaruh Emosi Trader

Pergerakan harga saham di pasar tidak sepenuhnya mencerminkan informasi fundamental karena terkadang dipengaruhi oleh faktor psikologis. Seperti ketika investor mengalami kondisi kepanikan (panic selling) dan euforia yang berlebihan (overreaction), akhirnya membuat analisis teknikal tidak bekerja secara optimal.

 

   IV. Prinsip Dasar Analisis Teknikal 

Pada prinsip dasar analisis teknikal juga memiliki pondasi yang penting untuk diketahui. Tiga prinsip ini, di antaranya:

  1. Harga Mencerminkan Semua Informasi (Market Discount Everything)

Dalam analisis teknikal, harga saham dianggap sudah menggambarkan semua informasi yang ada di pasar. Informasi ini mencakup keadaan ekonomi, performa perusahaan, hingga sentimen internasional seperti masalah geopolitik. Sehingga, analisis teknikal lebih memusatkan perhatian pada fluktuasi harga, karena data harga dianggap cukup untuk memahami tren pasar.

   2. Harga Bergerak dalam Tren (Prices Move in Trends)

Pergerakan harga saham umumnya mengikuti pola tertentu yang dalam istilahnya disebut sebagai tren. Tren ini bisa berupa tren meningkat (uptrend) atau tren menurun (downtrend). Di saat tren berlangsung, harga saham biasanya bergerak sejalan dengan tren tersebut hingga muncul  indikasi adanya perubahan arah.

   3. Sejarah Cenderung Berulang (History Repeats Itself)

Investor dan trader percaya bahwa fluktuasi pergerakan harga saham tidak terjadi secara absurd. Aktivitas pasar yang berulang biasanya membentuk pola harga tertentu, dan pola tersebut cenderung muncul kembali di waktu yang akan datang. Inilah alasan mengapa pola historis digunakan sebagai referensi dalam memprediksi pergerakan harga saham.

 

   V. Siklus Harga Saham

Di bawah ini merupakan gambaran dari siklus harga saham yang memiliki empat tahap. Di mana keempat tahap ini sering digunakan dalam analisis teknikal untuk memahami perilaku pasar dan menentukan strategi transaksi yang lebih terukur. Untuk lebih lengkapnya, simak penjelasan beragam tahapnya pada bagian ini.

Gambar 1: Siklus Harga Saham

(Sumber: Phintraco Sekuritas Research & Education Team)

  1. Stage 1: Accumulation

Pada tahap akumulasi, beberapa investor mulai melakukan pembelian saham secara bertahap ketika harga masih berada pada angka relatif rendah. Pada tahap ini,  tinjauan pasar umumnya masih netral atau belum memperlihatkan indikasi optimisme yang kuat. Selain itu, harga saham juga cenderung bergerak sideways dengan volume perdagangan yang belum signifikan.

   2. Stage 2: Participation

Tahap Participation atau keterlibatan publik ditandai dengan mulai meningkatnya harga saham secara  perlahan-lahan seiring terbentuknya tren kenaikan. Di tahap ini, semakin banyak investor yang berinvestasi karena adanya rasa optimisme dan momentum kenaikan harga. Peningkatan minat tersebut biasanya  disertai dengan meningkatnya volume transaksi  investasi.

   3. Stage 3: Distribution

Di tahap distribusi, para investor yang telah melakukan pembelian pada tahap awal mulai mengambil keuntungan dengan menjual saham secara perlahan, terutama saat harga mendekati  titik tertinggi atau level resistance. Di sini tinjauan pasar mulai melemah, dan tekanan untuk menjual bertambah seiring berkurangnya minat beli dari investor baru.

   4. Stage 4: Capitulation

Tahap ini dikenal sebagai mark down atau penurunan harga yang terjadi setelah tahap distribusi berakhir. Pada tahap terakhir ini, harga saham mengalami penurunan yang cukup signifikan dan sering kali melewati batas level support. Situasi ini memicu kepanikan di kalangan para investor, sehingga banyak investor memutuskan untuk melepas saham mereka meskipun harga  tengah jatuh drastis.

   VI. Tren Saham

Penting untuk mengetahui pergerakan harga saham agar investor bisa menganalisis saham akan naik atau turun. Hal ini dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan buy atau sell. Maka, terdapat dua tren pergerakan harga saham yang perlu Anda ketahui, yaitu:

  1. Uptrend (Bullish)

Tren naik (uptrend) merupakan situasi ketika harga saham menunjukkan arah yang terus meningkat dalam periode tertentu atau bullish. Pola ini ditandai dengan terbentuknya titik harga tertinggi yang semakin tinggi (higher high) serta titik harga terendah yang juga semakin meningkat (higher low). Kondisi tersebut  menggambarkan suasana pasar yang optimis, dimana dorongan untuk membeli lebih dominan dibandingkan dengan dorongan untuk menjual.

   2. Downtrend (Bearish)

Tren turun (downtrend) menggambarkan situasi di pasar saat nilai saham menunjukkan kecenderungan terus menurun secara konsisten atau bearish. Pola pergerakan ini ditandai dengan terbentuknya titik harga tertinggi yang semakin rendah (lower high)  dan juga titik harga terendah yang juga semakin bergerak merendah (lower low). Keadaan ini menggambarkan sentimen pasar yang cenderung pesimis, di mana tekanan  untuk menjual lebih dominan daripada keinginan untuk membeli.

   VII. Non-Trending Saham

Jika dalam tren saham terdapat uptrend dan downtrend, maka di non-trending saham terdapat sideways. Sideways merupakan keadaan yang muncul saat harga saham bergerak dalam rentang tertentu atau masih stagnan, serta dalam batasan harga tertentu tanpa menunjukkan tren naik (bullish) atau turun (bearish) yang dominan. Di periode ini, pergerakan harga biasanya datar atau menyamping serta menunjukkan situasi pasar yang sedang konsolidasi, di mana tekanan beli dan jual berada dalam keadaan seimbang. Maka dari itu, sideways sering disebut sebagai range bound atau pasar tanpa tren.

 

Setelah memahami analisis fundamental, sudah siap untuk mulai trading dan investasi, Sahabat Profits?
Download aplikasi PROFITS Anywhere melalui Playstore atau Appstore dan daftar sekarang.

Mulai investasi bersama Phintraco Sekuritas.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Salsabila Wardhani & Yundira Putri R

The post Yuk, Pahami Analisis Teknikal Sebelum Membeli Saham appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/yuk-pahami-analisis-teknikal-sebelum-membeli-saham/feed/ 0
Ketahui Regulasi Non-Cancellation Period (NCP) yang Mulai Berlaku 15 Desember 2025 https://phintracosekuritas.org/artikel/ketahui-regulasi-non-cancellation-period-ncp-yang-mulai-berlaku-15-desember-2025/ https://phintracosekuritas.org/artikel/ketahui-regulasi-non-cancellation-period-ncp-yang-mulai-berlaku-15-desember-2025/#respond Mon, 15 Dec 2025 01:48:50 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=10687 Pada 15 Desember 2025, Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai berlakukan Non-Cancellation Period (NCP). NCP merupakan periode waktu tertentu di mana investor tidak dapat mengubah atau membatalkan transaksi yang sudah masuk pada sistem perdagangan Bursa Efek Indonesia. Namun saat NCP, investor masih dapat menambahkah pesanan (order) baru dan di periode ini, semua order masuk sudah dianggap... Read more »

The post Ketahui Regulasi Non-Cancellation Period (NCP) yang Mulai Berlaku 15 Desember 2025 appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Pada 15 Desember 2025, Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai berlakukan Non-Cancellation Period (NCP). NCP merupakan periode waktu tertentu di mana investor tidak dapat mengubah atau membatalkan transaksi yang sudah masuk pada sistem perdagangan Bursa Efek Indonesia. Namun saat NCP, investor masih dapat menambahkah pesanan (order) baru dan di periode ini, semua order masuk sudah dianggap final hingga periode tersebut selesai. Maka dari itu, NCP berlaku di dua waktu penting, yaitu:

  1. Pre-opening, beberapa menit sebelum pembukaan pasar
  2. Pre-closing, beberapa menit sebelum penutupan pasar

Sebelumnya NCP sudah lebih dulu diterapkan di beberapa bursa regional, seperti Singapore Exchange (SGX), Hong Kong Stock Exchange (HKEX), Shanghai Stock Exchange (SSE), dan Philippine Stock Exchange (PSE). Melalui langkah ini, BEI berupaya menjaga kualitas proses price discovery dan stabilitas pasar dengan mengikuti standar bursa global. Lalu apa saja perubahan yang terjadi?

Untuk ketahui informasi lebih dalam terkait NCP, mari simak artikel ini hingga akhir!

   I. Tujuan Diterapkannya NCP

Sebelum NCP diterapkan, terjadi beberapa hal berikut dalam bursa saham Indonesia, di antaranya:

  • Terjadi peningkatan pembatalan pemesanan (cancel order) pada saat pre-opening dan pre-closing sebesar 18%.
  • Cancel order meningkat drastis menjelang random closing.
  • Adanya cancel order di menit akhir dapat menciptakan harga bergerak secara tidak wajar.

Oleh karena itu, NCP diimplementasikan dengan tujuan sebagai berikut:

  1. Best Practice dan Common Standard di Bursa Regional

NCP diterapkan dengan mengikuti praktik terbaik yang sudah diterapkan di SGX, HKEX, dan SSE. Maka dari itu, regulasi bursa saham Indonesia (khususnya pre-opening dan pre-closing) diharapkan dapat setara dengan standar internasional.

   2. Meningkatkan Pembentukan Harga yang Lebih Wajar

Dengan adanya regulasi NCP, harga saham pada saat pre-opening dan pre-closing terbentuk dari permintaan serta penawaran harga saham yang lebih normal. Maka dari itu, harga pembukaan serta penutupan akan jadi lebih wajar dan adil, sehingga memberikan keuntungan bagi investor.

   3. Meningkatkan Pemanfaatan Fitur Market Order

NCP bisa membuat kondisi pasar lebih stabil, sehingga fitur market order akan lebih efektif untuk digunakan. Ini karena harga akan dipasangkan pada best bid atau best offer yang wajar.

   4. Mitigating the Formation of Distorted or Unjustified Prices, Especially During Pre-Opening and Pre-Closing

Tujuan ini meminimalkan terbentuknya harga yang tidak wajar. Misalnya, ketika harga suatu saham melonjak tinggi atau turun tajam bukan karena fundamental, tetapi karena adanya manipulasi dari order book.

   5. Mengurangi Potensi Spoofing

Aksi spoofing di bursa saham merupakan strategi dengan memasang order besar lalu membatalkannya untuk menggerakkan harga sesuai keinginan pelaku. Tetapi dengan adanya NCP, maka pelaku tidak dapat membatalkan pesanan tersebut saat pre-opening dan pre-closing.

   II. Landasan Hukum Regulasi NCP

NCP diberlakukan berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT BEI nomor Kep-00003/BEI/04-2025 Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas. Dari peraturan tersebut, NCP diatur sebagai berikut ini:

Sehingga, sesi pre-opening dan pre-closing dijelaskan dalam tabel di bawah ini:

 

   III. Perubahan Jam Perdagangan

Dengan berlakunya kebijakan baru dari BEI, maka perubahan keseluruhan jam perdagangan yang berlaku, ialah:

Itu dia informasi lengkap seputar NCP. Saat berinvestasi, pastikan kembali jumlah investasi yang ingin Anda lakukan agar tidak terjadi kesalahan input. Sebab kesalahan tersebut tidak dapat ditarik kembali selama NCP.

Ingin tau informasi lain seputar investasi? Baca artikel Edukasi lainnya di website Phintraco Sekuritas.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti & Dhira Parama Yuga

The post Ketahui Regulasi Non-Cancellation Period (NCP) yang Mulai Berlaku 15 Desember 2025 appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/ketahui-regulasi-non-cancellation-period-ncp-yang-mulai-berlaku-15-desember-2025/feed/ 0
Ini Jenis Rekening Saham yang Perlu Anda Tahu https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/ini-jenis-rekening-saham-yang-perlu-anda-tahu/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/ini-jenis-rekening-saham-yang-perlu-anda-tahu/#respond Fri, 28 Nov 2025 02:27:04 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=9943 Di pasar modal Indonesia terdapat beberapa jenis rekening investasi yang dapat dipilih oleh investor untuk memulai investasi. Namun masing-masing rekening memiliki perbedaannya tersendiri. Apa saja perbedaannya? Untuk lebih jelasnya, yuk baca artikel ini sampai selesai. Rekening Reguler Rekening Regular merupakan jenis rekening investasi saham yang paling umum digunakan oleh investor di pasar modal Indonesia. Dengan... Read more »

The post Ini Jenis Rekening Saham yang Perlu Anda Tahu appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Di pasar modal Indonesia terdapat beberapa jenis rekening investasi yang dapat dipilih oleh investor untuk memulai investasi. Namun masing-masing rekening memiliki perbedaannya tersendiri. Apa saja perbedaannya?

Untuk lebih jelasnya, yuk baca artikel ini sampai selesai.

  1. Rekening Reguler

Rekening Regular merupakan jenis rekening investasi saham yang paling umum digunakan oleh investor di pasar modal Indonesia. Dengan rekening ini, investor dapat bertransaksi membeli dan menjual semua jenis saham, baik saham syariah maupun non-syariah. Kelebihan rekening reguler terletak pada fungsinya yang lebih luas jika dibandingkan dengan jenis rekening lain. Melalui rekening ini, investor dapat membeli saham syariah maupun non-syariah. 

Dengan rekening reguler yang fleksibel dan multifungsi, maka rekening jenis ini sangat cocok untuk hampir semua investor, kecuali investor syariah, serta mulai dari pemula hingga yang berpengalaman.

    2. Rekening Saham Syariah

Rekening Saham Syariah merupakan rekening khusus yang digunakan investor untuk melakukan transaksi jual beli saham sesuai dengan prinsip syariah. Saham yang diperjualbelikan dalam rekening ini sudah melalui penyaringan dan tercatat dalam Daftar Efek Syariah yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Untuk mendukung transaksi investor, tersedia Sharia Online Trading System (SOTS), yaitu sistem perdagangan saham secara online yang dirancang sesuai ketentuan syariah. Salah satu penyedia layanan SOTS adalah Phintraco Sekuritas melalui aplikasi Profits Anywhere yang telah mendapatkan kesesuaian dengan fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

    3. Rekening Dana Derivatif

Rekening Dana Derivatif (RDD) merupakan rekening khusus yang digunakan investor untuk bertransaksi kontrak saham derivatif. Namun rekening ini terpisah dari Rekening Dana Nasabah (RDN) yang biasanya digunakan untuk transaksi saham.

Salah satu produk derivatif yang biasa diperdagangkan investor adalah Single Stock Future (SSF). Produk ini memberikan kesempatan bagi investor untuk melindungi nilai (hedging), sebagai daya ungkit (leverage) dan diversifikasi. Bagi investor yang ingin bertransaksi SSF dapat membuka RDD melalui aplikasi Profits Anywhere yang sudah mendukung layanan perdagangan derivatif sesuai regulasi.

    4. Rekening Day Trading

Rekening Day Trading merupakan jenis rekening efek yang digunakan untuk bertransaksi saham dan memanfaatkan fluktuasi harga saham  dalam hari yang sama (T+0). Investor yang ingin merealisasikan keuntungan secara cepat atau dalam kurun waktu jangka pendek dapat memanfaatkan rekening ini. Kelebihan rekening day trading meliputi transaksi pembelian dan penjualan di hari yang sama, modal tambahan dari sekuritas, dan biaya transaksi lebih murah.

Bagi investor yang ingin melakukan day trading dapat membuka rekening ini dari aplikasi Profits Anywhere. Investor hanya perlu menyetorkan modal awal minimum Rp5.000.000 dengan fee transaksi lebih rendah yaitu fee beli 0,1% dan fee jual 0,2%.

    5. Rekening Margin

Rekening Margin merupakan rekening khusus yang disediakan oleh perusahaan sekuritas dalam bentuk fasilitas pinjaman kepada nasabah. Tujuannya untuk membantu investor meningkatkan potensi keuntungan tanpa harus menambah modal sendiri.

Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi investor yang memiliki keterbatasan modal, asalkan memahami aturan margin trading serta mampu memilih saham dengan tepat. Bagi investor yang ingin membuka rekening margin di Phintraco Sekuritas, tersedia fasilitas tersebut dengan syarat minimal modal awal Rp50 juta dan sudah aktif melakukan trading minimal 6 bulan di Phintraco Sekuritas.

 

Itu dia berbagai jenis rekening investasi yang ada di pasar modal Indonesia, sudah tau mana yang akan jadi pilihan Anda? Buka rekening saham Anda dari Profits Anywhere.

Dengan Profits Anywhere, Phintraco Sekuritas memberikan kemudahan bagi Anda untuk melakukan pembukaan akun hingga memantau kondisi pasar modal Indonesia hanya dari genggaman. Download aplikasinya sekarang.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti & Dhira Parama Yuga

The post Ini Jenis Rekening Saham yang Perlu Anda Tahu appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/ini-jenis-rekening-saham-yang-perlu-anda-tahu/feed/ 0
Panduan Cerdas Memilih Produk Investasi di Pasar Modal https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/panduan-cerdas-memilih-produk-investasi-di-pasar-modal/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/panduan-cerdas-memilih-produk-investasi-di-pasar-modal/#respond Mon, 24 Nov 2025 07:44:44 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=10389 Sebagai investor pasar modal, Sahabat Profits perlu mengetahui bahwa setiap produk investasi pasar modal memiliki karakteristik risiko (risk) dan keuntungan (return) yang berbeda-beda. Sehingga dengan memahami keduanya, investor dapat menentukan pilihan investasi yang paling sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan Anda. Maka dari itu, yuk cari tau bersama apa saja risk dan return dari... Read more »

The post Panduan Cerdas Memilih Produk Investasi di Pasar Modal appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Sebagai investor pasar modal, Sahabat Profits perlu mengetahui bahwa setiap produk investasi pasar modal memiliki karakteristik risiko (risk) dan keuntungan (return) yang berbeda-beda. Sehingga dengan memahami keduanya, investor dapat menentukan pilihan investasi yang paling sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan Anda. Maka dari itu, yuk cari tau bersama apa saja risk dan return dari produk investasi saham, obligasi, reksa dana, dan derivatif.

  1. Saham

Dalam produk investasi ini, investor yang memilih berinvestasi di saham memiliki return berupa:

  • Potensi imbal hasil yang besar dalam jangka waktu panjang.
  • Capital gain dengan harga jual lebih tinggi daripada harga beli.
  • Ketika perusahaan berhasil meraih keuntungan, sebagian laba bersih akan diberikan kepada investor dalam bentuk dividen.

Sedangkan, risk berinvestasi di saham, diantaranya:

  • Capital loss sebagai kebalikan dari capital gain. Jika capital gain adalah selisih harga jual tinggi, maka capital loss merupakan harga saham yang turun hingga dibawah harga beli.
  • Tidak adanya dividen karena tidak semua perusahaan membagikan dividen. Ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya karena adanya penggunaan laba bersih untuk melakukan ekspansi.
  • Perusahaan delisting. Jika delisting, maka perusahaan keluar dari bursa dengan beragam alasan, seperti bangkrut atau go private.

Dari risk and return di atas, dapat dikatakan bahwa profil risiko investasi di saham terbilang tinggi. Sehingga produk investasi saham cocok bagi investor yang siap menghadapi fluktuasi harga untuk potensi hasil imbal yang besar.

Profil Risiko: ★★★★☆ atau 4/5.

  1. Obligasi

Investasi pada obligasi memiliki profil risiko yang lebih terukur dibandingkan saham. Return yang didapat investor yaitu:

  • Menerima pendapatan tetap berbentuk kupon setiap periode tergantung jenis obligasi yang dibeli.
  • Capital gain berupa selisih pembelian harga obligasi yang lebih tinggi dibandingkan harga jual.
  • Rendahnya risiko tidak dibayarkan yang sangat rendah, terutama untuk obligasi milik negara karena telah terjamin oleh negara. Sebab obligasi memiliki banyak seri, mulai dari obligasi pemerintah sampai korporasi.

Lalu bagaimana untuk risk yang diterima investor walaupun terbilang terstruktur?

Beberapa risk yang perlu diketahui, diantaranya:

  • Investor bisa mengalami gagal bayar (default) di mana penerbit obligasi tidak mampu membayar kupon dan pokok utang saat jatuh tempo.
  • Fluktuasi harga terjadi berbanding terbalik dimana obligasi akan naik nilainya jika suku bunga turun dan saat suku bunga naik, nilai obligasi akan menjadi turun.
  • Adanya risiko likuiditas ketika pembeli pasar saham cenderung mayoritas.
  • Obligasi tidak mudah dijual di pasar sekunder.

Sehingga profil risiko obligasi berada pada tingkat moderat dan sesuai untuk investor yang menginginkan pendapatan tetap dengan risiko lebih terukur dibanding saham.

Profil Risiko: ★★★☆☆ atau 3/5.

  1. Reksa Dana

Kita masuk ke pasar Reksa Dana, variasi yang diberikan reksa dana menjadikannya salah satu wadah investasi yang dipilih oleh para calon investor maupun yang sudah berpengalaman. Perlu diketahui bahwa reksa dana merupakan instrumen investasi bukan objek pajak karena pajak tersebut sudah masuk ke dalam aset-aset di portofolio. Tak hanya itu saja return lain dari reksa dana, diantaranya ialah:

  • Investor kini dapat memantau pergerakan pasar Reksa Dana dengan lebih mudah melalui berbagai aplikasi investasi. Salah satunya adalah PROFITS Anywhere, platform milik Phintraco Sekuritas yang memungkinkan pemantauan portofolio secara real-time kapan pun dan di mana pun.
  • Memiliki penyedia layanan atau perantara yang akan mengelola modal investasi calon investor dengan profesional. Jadi investor pemula tidak perlu khawatir karena profesional akan membantu dalam mengkonsultasikan modalnya.
  • Terdapat peningkatan Nilai Aktiva Bersih (NAB) karena kinerja aset-aset di dalam portofolio reksa dana meningkat.
  • Dana investor disimpan di bank kustodian oleh manajer investasi sehingga meminimalkan risiko serta meningkatkan potensi keuntungan.

Namun tetap terdapat risk pada reksa dana, seperti:

  • Penurunan kinerja aset-aset dalam portofolio yang terjadi sewaktu-waktu dan dapat mengakibatkan NAB menurun.
  • Terjadinya wanprestasi dari aset yang dikelola manajer investasi (seperti obligasi atau surat utang) diakibatkan adanya default kupon maupun pokok.
  • Terdapat redemption besar-besaran berupa penarikan dana secara bersamaan karena Manajer Investasi kesulitan menjual aset portofolio untuk mencairkan dana investor. Sehingga hal ini bisa menimbulkan risiko likuiditas.

Maka dapat dikatakan profil risiko investor reksa dana tergolong rendah dan cocok untuk investor pemula yang ingin hasil stabil tanpa harus memantau pasar secara intensif.

Profil Risiko: ★★☆☆☆ atau 2/5.

  1. Derivatif

Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas pasar derivatif di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan. Bahkan berdasarkan penelitian di tahun 2025 tercatat bahwa hingga tanggal 30 April 2025, total transaksi di pasar derivatif mencapai Rp.1.050 triliun atau setara dengan 1,13 juta lot. Lonjakan ini menggambarkan meningkatnya minat investor terhadap instrumen yang nilainya bergantung pada aset acuan (underlying asset) seperti saham, obligasi, atau komoditas. Jadi, apa saja return dari produk investasi derivatif?

  • Trading yang bersifat dua arah, di mana seorang investor berpengalaman akan memahami pasar ketika posisi Long atau Short. Sehingga diperlukan keahlian dalam menganalisis pergerakan pasar agar investor dapat mengambil untuk langkah membeli atau menjual instrumen sahamnya.
  • Untuk berinvestasi di produk derivatif, investor cukup memberikan modal sebesar 10%.
  • Dengan adanya leverage, investor bisa menghasilkan imbal balik bermodal kecil hasil dengan return besar.
  • Dapat digunakan untuk melindungi nilai investasi, yang disebut dengan hedging.
  • Return dapat direalisasikan dalam waktu singkat (T+1)

Namun, dibalik potensi keuntungannya, produk investasi derivatif memiliki kompleksitas dan potensi risiko yang lebih tinggi dibandingkan instrumen konvensional seperti reksa dana. Diakibatkan dengan tingginya profil risiko pada produk ini, maka risk yang dimiliki, di antaranya:

  • Tidak adanya dividen karena investor membeli produk turunan dari saham, bukan membeli sahamnya langsung.
  • Risiko likuiditas, di mana tidak akan selalu ada pembeli maupun penjual dalam waktu yang sama.
  • Capital loss karena perhitungan analisis yang keliru sehingga mengakibatkan terjadinya hedging yang dapat merugikan.
  • Terjadi margin call & forced liquidation jika ekspektasi pergerakan harga tidak sesuai sampai pada persentase tertentu. Sehingga posisi portofolio bisa ditutup paksa oleh pihak sekuritas.

Oleh karena itu, instrumen ini umumnya lebih sesuai bagi investor berpengalaman yang telah memahami mekanisme pasar serta mampu mengelola risiko fluktuasi yang tinggi. Sebab profil risiko produk investasi derivatif berada pada level sangat tinggi.

Profil Risiko: ★★★★★ atau 5/5.

Bila disimpulkan, maka masing-masing produk investasi memiliki potensi keuntungan dan risiko, berupa:

Itu dia beragam potensi keuntungan dan risiko dari masing-masing produk investasi. Mau tau informasi lainnya seputar saham dan produk investasi lainnya?

Kunjungi bagian Edukasi di website Phintraco Sekuritas.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Salsabila Wardhani & Yundira Putri Rahmadianti

The post Panduan Cerdas Memilih Produk Investasi di Pasar Modal appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/panduan-cerdas-memilih-produk-investasi-di-pasar-modal/feed/ 0
Jangan Asal Pilih! Ini Cara Memilih Reksa Dana Yang Tepat https://phintracosekuritas.org/artikel/jangan-asal-pilih-ini-cara-memilih-reksa-dana-yang-tepat/ https://phintracosekuritas.org/artikel/jangan-asal-pilih-ini-cara-memilih-reksa-dana-yang-tepat/#respond Thu, 20 Nov 2025 02:36:55 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=9931 Sebelumnya kita telah membahas mengenai pengertian (nanti dimasukkin link artikelnya) dan jenis reksa dana (nanti dimasukkin link artikelnya). Sehingga jika Anda tertarik dengan produk investasi reksa dana dan memutuskan untuk berinvestasi, pastikan untuk memilih reksa dana sesuai dengan profil risiko Anda. Maka karena itu, yuk simak cara memilih reksa dana yang tepat ala Phintraco Sekuritas!... Read more »

The post Jangan Asal Pilih! Ini Cara Memilih Reksa Dana Yang Tepat appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Sebelumnya kita telah membahas mengenai pengertian (nanti dimasukkin link artikelnya) dan jenis reksa dana (nanti dimasukkin link artikelnya). Sehingga jika Anda tertarik dengan produk investasi reksa dana dan memutuskan untuk berinvestasi, pastikan untuk memilih reksa dana sesuai dengan profil risiko Anda. Maka karena itu, yuk simak cara memilih reksa dana yang tepat ala Phintraco Sekuritas!

  1. Reputasi Manajer Investasi

Dalam memilih reksa dana, investor harus mempertimbangkan reputasi Manajer Investasi dengan track record yang baik untuk mengelola portofolio investasi dalam jangka panjang. Reputasi Manajer Investasi yang baik dapat menjadi indikator keberhasilan dalam mengelola portofolio investasi, sehingga investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih tepat.

   2. Tingkat Imbal Hasil Reksadana

Tingkat imbal hasil reksa dana yang tinggi menjadi pilihan investor dalam memilih reksa dana. Namun tingkat return yang tinggi juga harus diimbangi dengan melihat tingkat keuntungan jangka panjang selama 5 sampai 10 tahun ke belakang. Selain itu, penting juga untuk melihat top holding asset dari reksa dana tersebut.

   3. Tingkat Risiko Reksadana

Setiap instrumen investasi pasti memiliki tingkat risiko, tidak terkecuali bagi reksa dana. Semakin besar imbal hasil reksa dana, maka semakin besar pula risikonya. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui profil risiko reksa dana Anda sebelum memilih saham reksa dana yang tepat.

   4. Dana Kelolaan Manajer Investasi (Asset Under Management)

Dana Kelolaan atau asset under management merupakan dana yang dikelola oleh Manajer Investasi dalam sebuah reksa dana. Asset under management digunakan untuk mengukur seberapa besar investor memercayai dana mereka untuk dikelola oleh Manajer Investasi. Sehingga semakin besar dana kelolaan, maka semakin tinggi pula tingkat kepercayaan investor terhadap kinerja Manajer Investasi.

   5. Biaya Reksa Dana (Expense Ratio)

Biaya reksa dana juga harus diperhatikan untuk mengukur seberapa besar biaya yang dikeluarkan oleh Manajer Investasi dalam mengelola reksa dana. Biaya reksa dana ini meliputi biaya manajer investasi, biaya kustodian, biaya auditor, biaya notaris, biaya percetakan, serta biaya lainnya. Sebagai investor reksadana, pastikan Anda memilih reksa dana dengan expense ratio yang kecil karena hal ini mencerminkan kapabilitas Manajer Investasi dalam mengelola reksa dana secara efisien.

Setelah mengetahui berbagai cara memilih reksa dana yang tepat, transaksikan investasi Anda di Anggota Bursa (AB) tepercaya, salah satunya di Phintraco Sekuritas. Melalui Phintraco Sekuritas, Anda dapat bertransaksi reksa dana kapan pun dan di mana pun. Yuk download aplikasi Profits Anywhere sekarang.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti & Dhira Parama Yuga

The post Jangan Asal Pilih! Ini Cara Memilih Reksa Dana Yang Tepat appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/jangan-asal-pilih-ini-cara-memilih-reksa-dana-yang-tepat/feed/ 0
Mulai Investasi Obligasi Dengan Mudah Lewat PROFITS Bonds https://phintracosekuritas.org/artikel/mulai-investasi-obligasi-dengan-mudah-lewat-profits-bonds/ https://phintracosekuritas.org/artikel/mulai-investasi-obligasi-dengan-mudah-lewat-profits-bonds/#respond Thu, 13 Nov 2025 03:23:56 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=10167 Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh Pemerintah atau perusahaan. Jika Sahabat Profits tertarik untuk berinvestasi di obligasi (bonds), Anda bisa membelinya dengan mudah melalui PROFITS Bonds di aplikasi Profits Anywhere. Dengan PROFITS Bonds, Anda bisa mendapatkan layanan investasi obligasi dengan lebih mudah karena kegiatan pembelian serta penjualannya dapat diakses hanya dari telepon genggam. Selain... Read more »

The post Mulai Investasi Obligasi Dengan Mudah Lewat PROFITS Bonds appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh Pemerintah atau perusahaan. Jika Sahabat Profits tertarik untuk berinvestasi di obligasi (bonds), Anda bisa membelinya dengan mudah melalui PROFITS Bonds di aplikasi Profits Anywhere. Dengan PROFITS Bonds, Anda bisa mendapatkan layanan investasi obligasi dengan lebih mudah karena kegiatan pembelian serta penjualannya dapat diakses hanya dari telepon genggam. Selain itu, fitur baru ini dapat menjadi pilihan alternatif atau diversifikasi investasi yang Anda pilih.

Untuk ketahui lebih lengkapnya, yuk simak artikel ini.

 

     I. Jenis Obligasi yang Terdapat di PROFITS Bonds

Secara umum, obligasi yang dapat dibeli di PROFITS Bonds di antaranya:

  1. Surat Berharga Negara Ritel Konvensional  (SBSN Ritel), yang terdiri dari Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dan Saving Bond Ritel (SBN).
  2. Surat Berharga Syariah Negara Ritel (SBSN Ritel), yang terdiri dari Sukuk Ritel (SR) dan Sukuk Tabungan (ST).

 

     II. Keuntungan Berinvestasi di PROFITS Bonds

Jika berinvestasi melalui PROFITS Bonds, maka Anda akan mendapatkan beberapa keunggulan, seperti:

  1. Akses digital penuh
  2. Mudah dan transparan
  3. Investasi mulai dengan nominal terjangkau
  4. Aman tercatat di KSEI

 

     III. Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Bonds

  1. Jenis obligasi dan penerbitnya

Seluruh jenis obligasi tersedia di PROFITS Bonds, meliputi meliputi ORI, SBR, SR, dan ST.

   2. Kupon dan tenor

Kupon yang terdapat di PROFITS Bonds terdiri dari fixed coupon (kupon tetap) yang menawarkan bunga obligasi bersifat tetap dan variable coupon (kupon variable) yang memiliki sifat bunga tidak tetap tergantung pada suku bunga Bank Indonesia. Selain itu, perhatikan tenor obligasinya, apakah panjang atau pendek. Sebab tenor obligasi panjang akan lebih sensitif terhadap perubahan suku bunga, sedangkan tenor obligasi pendek tidak terlalu sensitif.

   3. Yield obligasi

Selain tenor, yield obligasi juga perlu diperhatikan. Jika yield obligasi lebih tinggi dari kupon, hal ini menandakan obligasi tersebut masih at discount atau dihargai murah. Sedangkan jika yield obligasi lebih rendah dari kupon, maka harganya sudah premium.

   4. Likuiditas

Likuiditas obligasi menjadi salah satu hal penting yang tak boleh terlewatkan. Anda harus mengetahui apakah obligasi tersebut banyak diperjualbelikan atau tidak. Sebab jika obligasi tersebut banyak diperjualbelikan, maka investor dapat membeli atau menjual obligasi sewaktu-waktu dengan mudah.

   5. Tujuan dan jangka waktu investasi

Langkah terakhir, cari tau tujuan dan jangka waktu investasi yang Anda inginkan. Dengan menentukan kedua hal ini, maka Anda bisa memiliki jenis obligasi yang sesuai.

 

Itu dia beragam hal yang perlu Anda ketahui tentang obligasi dan PROFITS Bonds. Yuk mulai investasi obligasi Anda sekarang!

Download aplikasi Profits Anywhere untuk berinvestasi.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Mulai Investasi Obligasi Dengan Mudah Lewat PROFITS Bonds appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/mulai-investasi-obligasi-dengan-mudah-lewat-profits-bonds/feed/ 0
Sebelum Investasi di SBN Ritel, Lakukan Ini Dulu https://phintracosekuritas.org/artikel/sebelum-investasi-di-sbn-ritel-lakukan-ini-dulu/ https://phintracosekuritas.org/artikel/sebelum-investasi-di-sbn-ritel-lakukan-ini-dulu/#respond Tue, 11 Nov 2025 08:41:39 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=10070 Pernahkah Anda mendengar tentang SBN Ritel? Surat Berharga Negara (SBN) Ritel merupakan instrumen keuangan yang diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia dan dapat dibeli oleh Warga Negara Indonesia. SBN Ritel terbagi menjadi dua jenis, yaitu SBN Ritel Tradable dan Nontradable. SBN Ritel Tradable sendiri dapat diperjualbelikan di pasar sekunder, seperti Obligasi Negara Ritel (ORI) dan Sukuk Ritel... Read more »

The post Sebelum Investasi di SBN Ritel, Lakukan Ini Dulu appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Pernahkah Anda mendengar tentang SBN Ritel?

Surat Berharga Negara (SBN) Ritel merupakan instrumen keuangan yang diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia dan dapat dibeli oleh Warga Negara Indonesia. SBN Ritel terbagi menjadi dua jenis, yaitu SBN Ritel Tradable dan Nontradable. SBN Ritel Tradable sendiri dapat diperjualbelikan di pasar sekunder, seperti Obligasi Negara Ritel (ORI) dan Sukuk Ritel (SR). Sedangkan SBN Ritel Nontradable tidak dapat diperjualbelikan di pasar sekunder, contohnya adalah Saving Bond Ritel (SBR) dan Sukuk Tabungan (ST).

Dengan berinvestasi di SBN Ritel, maka keamanannya dijamin negara, dengan imbal hasil yang dibayarkan rutin. Selain itu pajaknya pun lebih rendah dari produk deposito.

Berdasarkan penjelasan mengenai SBN Ritel di atas, jika Sahabat Profits ingin berinvestasi di SBN Ritel, caranya sangat mudah! Hanya dalam satu genggaman tangan, melalui aplikasi Profits Anywhere. Yuk simak langkahnya sebagai berikut.

  1. Pastikan Anda memiliki akun rekening efek di Phintraco Sekuritas, lalu login melalui aplikasi Profits Anywhere dengan klik “Masuk.”

   

    2. Lakukan aktivasi akun dengan cara klik “Products,” lalu “Profits Bonds,” dan pilih salah satu ST.

 

    3. Setelah itu, akan muncul “Aktivasi Akun” dan pilih “Aktivasi.”

 

    4. Selanjutnya akan muncul “Syarat dan Ketentuan Pendaftaran.” Setelah membaca syarat dan ketentuan dengan seksama, klik “Lanjutkan.”

 

    5. Muncul detail berupa “Informasi Nasabah.” Pada bagian ini pastikan data Sahabat Profits sudah sesuai, lalu klik “Setuju & Aktifkan” dan akun Anda langsung berhasil teraktivasi.

 

Jika semua langkah telah dilakukan, maka akun Anda telah diaktivasi dan bisa digunakan untuk bertransaksi, Sahabat Profits!

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Sebelum Investasi di SBN Ritel, Lakukan Ini Dulu appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/sebelum-investasi-di-sbn-ritel-lakukan-ini-dulu/feed/ 0
Investasi di ST015: Sukuk Syariah yang Berkah, Halal, dan Menguntungkan https://phintracosekuritas.org/artikel/investasi-di-st015-sukuk-syariah-yang-berkah-halal-dan-menguntungkan/ https://phintracosekuritas.org/artikel/investasi-di-st015-sukuk-syariah-yang-berkah-halal-dan-menguntungkan/#respond Tue, 11 Nov 2025 04:59:41 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=10043 Sukuk dan obligasi merupakan produk investasi yang sama-sama dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Namun berbeda dengan obligasi yang memiliki bunga, sukuk merupakan produk investasi yang diterbitkan berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam dan dikeluarkan untuk setiap individu Warga Negara Indonesia (WNI). Sukuk terbagi menjadi sukuk ritel (SR) dan sukuk tabungan (ST), di mana salah satu ST yang... Read more »

The post Investasi di ST015: Sukuk Syariah yang Berkah, Halal, dan Menguntungkan appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Sukuk dan obligasi merupakan produk investasi yang sama-sama dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Namun berbeda dengan obligasi yang memiliki bunga, sukuk merupakan produk investasi yang diterbitkan berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam dan dikeluarkan untuk setiap individu Warga Negara Indonesia (WNI). Sukuk terbagi menjadi sukuk ritel (SR) dan sukuk tabungan (ST), di mana salah satu ST yang baru keluar di akhir tahun 2025 adalah ST015.

Produk investasi ini aman karena imbal hasilnya dijamin oleh Pemerintah dan menguntungkan karena memiliki bunga lebih tinggi daripada deposito. Bagi Anda yang lebih memilih untuk berinvestasi di produk berlandaskan prinsip syariah Islam, maka ST015 adalah pilihan tepat karena produk ini dipastikan sudah sesuai syariah melalui Mitra Distribusi.

Namun, sebelum berinvestasi di ST015, yuk ketahui beragam keuntungan yang akan Anda dapatkan dengan membaca artikel ini hingga akhir!

 

  • Manfaat Berinvestasi di ST015
  1. Investasi Aman 

ST015 memiliki tingkat keamanan karena dijamin negara yang berarti sangat minim risiko gagal bayar.

   2. Modal Terjangkau

Investor dapat mulai investasi dengan minimum pembelian sebesar Rp1.000.000,00.

   3. Imbal Hasil Menarik 

Imbal hasil ST015 yang menarik karena lebih tinggi dari bunga deposito. 

   4. Imbal Hasil Bersifat Floating with Floor

Imbal hasil pada ST015 bersifat floating with floor, artinya jika suku bunga acuan naik maka imbal hasil juga akan ikut naik. Namun, jika suku bunga acuan turun, imbal hasil tidak akan turun di bawah batas minimal (floor) yang telah ditetapkan. Sehingga ini menjadi keuntungan dari ST015. Selain itu, imbalan ST015 akan disesuaikan dengan perubahan BI-Rate setiap 3 bulan sekali.

   5. Pendapatan Rutin

Kupon dibayarkan setiap bulan dan langsung masuk ke rekening investor.

   6. Terdapat Pilihan 2 Tenor 

Investor dapat memilih ST015 yang memiliki tenor 2 tahun ataupun 4 tahun, tergantung pada tujuan investasi.

   7. Dikelola Secara Syariah

ST015 merupakan produk bebas riba dan diawasi oleh Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI). Jadi investor dapat berinvestasi dengan aman, menguntungkan, dan sesuai prinsip syariah.

 

  • Terdapat Early Redemption

Perlu diketahui, ST015 tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder. Namun investor diberikan fleksibilitas melalui fasilitas Early Redemption. Dengan adanya fasilitas ini maka memungkinkan investor untuk menerima sebagian pelunasan pokok investasi sebelum jatuh tempo. Sehingga tetap memberikan fleksibilitas bagi investor yang membutuhkan likuiditas sebelum sukuk jatuh tempo.

Terdapat ketentuan untuk melakukan Early Redemption, dengan detail sebagai berikut :

  1. Minimal kepemilikan ST senilai Rp2.000.000,00 pada setiap Mitra Distribusi.
  2. Minimal pengajuan Early Redemption senilai Rp1.000.000,00 dan kelipatannya.
  3. Maksimal jumlah yang dapat diajukan sebesar 50% dari total kepemilikan ST.

 

  • Jenis ST015

ST015 mempunyai dua seri, yang terdiri dari:

  1. ST015-T2

Memiliki tenor 2 tahun dengan kupon floating with floor minimum 5,20% per tahun (BI Rate+45 bps).

   2. ST015-T4

Memiliki tenor 4 tahun dengan kupon floating with floor minimum 5,45% per tahun (BI Rate+70 bps).

 

  • Struktur ST015


  • Simulasi Kupon ST015T2 dan ST015T4
  1. Kupon Minimal ST15T2:

5,20% p.a

BI-Rate (4,75%)+Spread 45 bps (0,45%)

      2. Kupon Minimal ST15T4 :

5,45% p.a

BI-Rate (4,75%)+Spread 45 bps (0,70%)


  • ST015 vs Tabungan Bank


  • Contoh Perbandingan Hasil: Tabungan Bank vs ST015

Jika digambarkan dalam bentuk chart, maka didapatkan:

 Sumber: Data yang Diolah oleh Team Edukasi Phintraco Sekuritas

Sudah tau mau investasi di produk ST015T2 atau ST015T4?

Tentukan pilihan Anda dan investasi sekarang melalui Profits Anywhere. Download aplikasinya di sini.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Investasi di ST015: Sukuk Syariah yang Berkah, Halal, dan Menguntungkan appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/investasi-di-st015-sukuk-syariah-yang-berkah-halal-dan-menguntungkan/feed/ 0
Kenali Jenis Reksa Dana Sebelum Mulai Berinvestasi https://phintracosekuritas.org/artikel/kenali-jenis-reksa-dana-sebelum-mulai-berinvestasi/ https://phintracosekuritas.org/artikel/kenali-jenis-reksa-dana-sebelum-mulai-berinvestasi/#respond Thu, 06 Nov 2025 01:27:01 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=9922 Pada reksa dana, instrumen investasi ini terbagi berdasarkan sifat dan karakteristiknya masing-masing. Produk reksa dana yang sesuai dengan sifat terbagi ke dalam dua jenis, sedangkan sesuai karakteristik terbagi menjadi empat jenis. Oleh karena itu, sebelum Anda memulai investasi, yuk kenali beragam jenisnya lewat artikel ini! A. Jenis-Jenis Reksa Dana Berdasarkan Sifatnya Gambar 1: Reksa Dana... Read more »

The post Kenali Jenis Reksa Dana Sebelum Mulai Berinvestasi appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Pada reksa dana, instrumen investasi ini terbagi berdasarkan sifat dan karakteristiknya masing-masing. Produk reksa dana yang sesuai dengan sifat terbagi ke dalam dua jenis, sedangkan sesuai karakteristik terbagi menjadi empat jenis. Oleh karena itu, sebelum Anda memulai investasi, yuk kenali beragam jenisnya lewat artikel ini!

A. Jenis-Jenis Reksa Dana Berdasarkan Sifatnya

Gambar 1: Reksa Dana Berdasarkan Sifat

Sumber: Dokumentasi Tim Edukasi PT Phintraco Sekuritas

  1. Reksa Dana Terbuka

Reksa dana terbuka merupakan jenis reksa dana yang dapat menawarkan serta membeli kembali saham atau unit penyertaan yang telah dijual kepada investor. Reksa dana terbuka lebih likuid dibandingkan dengan reksa dana tertutup karena unit penyertaan reksa dana ini lebih mudah untuk dicairkan. Selain itu, informasi Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana terbuka juga dihitung dan diumumkan setiap hari.

   2. Reksa Dana Tertutup

Reksa dana tertutup hanya dapat menawarkan saham atau unit penyertaan tetapi tidak dapat membelinya kembali setelah dijual kepada investor. Berbeda dengan reksa dana terbuka, informasi NAB reksa dana tertutup diumumkan sekurang-kurangnya sekali dalam seminggu.

B. Jenis-Jenis Reksa Dana Berdasarkan Karakteristiknya

Gambar 2: Reksa Dana Berdasarkan Karakteristik

Sumber: Dokumentasi Tim Edukasi PT Phintraco Sekuritas

  1. Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana pasar uang melakukan investasi maksimal 100% dari NAB yang dikelola ke dalam deposito dan efek bersifat utang, seperti deposito berjangka atau Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Sehingga reksa dana pasar uang tepat untuk investasi jangka pendek dengan masa jatuh tempo kurang dari satu tahun. Kemudian reksa dana jenis ini berisiko lebih rendah dibandingkan dengan reksa dana saham, campuran, dan pendapatan tetap.

  2. Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa dana pendapatan tetap melakukan investasi minimal 80% dari NAB yang dikelola ke dalam efek bersifat utang serta sisanya dialokasikan ke efek bersifat saham (ekuitas) dan atau pasar uang. Reksa dana pendapatan tetap memiliki risiko lebih rendah dibandingkan dengan reksa dana saham dan campuran serta cocok untuk investasi jangka 1 hingga 3 tahun.

  3. Reksa Dana Campuran

Reksa dana campuran melakukan investasi maksimal 79% dari NAB yang dikelola ke dalam efek bersifat ekuitas, pendapatan tetap, dan pasar uang. Reksa dana campuran memiliki risiko lebih rendah reksa dana saham tetapi lebih tinggi dari reksa dana pendapatan tetap. Meski begitu, reksa dana jenis ini dapat menjadi pilihan investasi jangka menengah hingga panjang, selama 3 hingga 5 tahun.

  4. Reksa Dana Saham

Reksa dana saham melakukan investasi minimal 80% dari NAB yang dikelola ke dalam efek bersifat ekuitas, lalu sisanya dialokasikan ke efek bersifat utang dan atau pasar uang. Namun reksa dana ini memiliki potensi keuntungan yang lebih besar dibanding jenis lainnya, hanya saja tingkat return dan risiko yang berbanding lurus, yaitu sama-sama tinggi yang disebabkan karena harga saham berfluktuasi. Maka dari itu, reksa dana saham termasuk dalam investasi jangka panjang selama 5 tahun ke atas.

Setelah mengetahui beragam jenis reksa dana serta sifat dan karakteristiknya, jadi reksa dana mana yang menjadi pilihan investasi Anda, Sahabat Profits?

Untuk ketahui beragam informasi seputar reksa dana, kunjungi bagian Edukasi di website Phintraco Sekuritas.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti & Dhira Parama Yuga

The post Kenali Jenis Reksa Dana Sebelum Mulai Berinvestasi appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/kenali-jenis-reksa-dana-sebelum-mulai-berinvestasi/feed/ 0
Fraksi Harga Saham: Ketahui Pengertian dan Penjelasannya https://phintracosekuritas.org/artikel/fraksi-harga-saham-ketahui-pengertian-dan-penjelasannya/ https://phintracosekuritas.org/artikel/fraksi-harga-saham-ketahui-pengertian-dan-penjelasannya/#respond Thu, 30 Oct 2025 08:59:05 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=9247 Sebagai investor saham, investor wajib memahami fraksi harga saham sebagai mekanisme perdagangan yang membantu investasi jadi lebih terarah. Sebab fraksi harga saham dapat menjadi acuan utama dalam menentukan harga saham ketika memasukkan order jual atau beli. Oleh karena itu, artikel ini akan membantu Anda untuk memahami mengenai fraksi harga saham. I. Pengertian Fraksi Harga Saham... Read more »

The post Fraksi Harga Saham: Ketahui Pengertian dan Penjelasannya appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Sebagai investor saham, investor wajib memahami fraksi harga saham sebagai mekanisme perdagangan yang membantu investasi jadi lebih terarah. Sebab fraksi harga saham dapat menjadi acuan utama dalam menentukan harga saham ketika memasukkan order jual atau beli. Oleh karena itu, artikel ini akan membantu Anda untuk memahami mengenai fraksi harga saham.

I. Pengertian Fraksi Harga Saham

Fraksi harga saham merupakan batas maksimal kenaikan atau penurunan harga saham pada transaksi perdagangan saham, maka dari itu investor dapat membeli saham dalam jumlah yang kecil. Adanya fraksi harga saham ini bertujuan untuk menciptakan pasar yang tertib, efisien, dan transparan. Selain itu, perubahan fraksi harga saham ditentukan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam peraturan II-A-Kep-0023/BEI/04-2016 sehingga dapat menjadi acuan yang wajib ditaati investor saat melakukan transaksi jual beli saham di pasar modal.

II. Pengelompokkan Jenis Fraksi Harga Saham

BEI telah menetapkan 5 kelompok fraksi harga saham berdasarkan rentang harga sahamnya, di mana setiap kelompok harga memiliki fraksi yang berbeda-beda. Pengelompokkan fraksi harga saham yang berlaku saat ini, ialah:

Dengan keterangan:

  • Fraksi harga Rp1 terdiri dari kelompok harga saham dari Rp50 – <Rp200 per lembar saham.
  • Fraksi harga Rp2 terdiri dari kelompok harga saham dari Rp200 – <Rp500 per lembar saham.
  • Fraksi harga Rp5 terdiri dari kelompok harga saham dari Rp500 – <Rp2.000 per lembar saham.
  • Fraksi harga Rp10 terdiri dari kelompok harga saham dari Rp2.000 – <Rp5.000 per lembar saham.
  • Fraksi harga Rp25 terdiri dari kelompok harga saham dari Rp>5.000 per lembar saham.

III. Contoh Penerapan Fraksi Harga Saham

Sebagai contoh, harga saham PTBA per 16 Desember 2024 adalah Rp2.760 per lembar saham. Berdasarkan penjelasan di atas, saham PTBA masuk dalam kelompok harga Rp2.000 – < Rp5.000 dengan fraksi harga Rp10. Artinya, jika harga saham PTBA naik satu tick akan menjadi Rp2.770 per lembar saham dan sebaliknya, jika harga saham PTBA turun satu tick akan menjadi Rp2.750 per lembar saham.

 

Itu dia informasi seputar fraksi harga saham yang perlu Anda tahu. Mau paham lebih jelas tentang fraksi harga saham dan Pasar Modal Indonesia?

Ikuti program BISA! (Belajar Investasi Sampai Bisa!) bersama Phintraco Sekuritas. Kunjungi akun Instagram Phintraco Sekuritas untuk dapatkan informasinya.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti & Dhira Parama Yuga

The post Fraksi Harga Saham: Ketahui Pengertian dan Penjelasannya appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/fraksi-harga-saham-ketahui-pengertian-dan-penjelasannya/feed/ 0
Mau Beli Saham IPO? Pahami Dokumen Penting dan Tahapan Pemesanannya https://phintracosekuritas.org/artikel/mau-beli-saham-ipo-pahami-dokumen-penting-dan-tahapan-pemesanannya/ https://phintracosekuritas.org/artikel/mau-beli-saham-ipo-pahami-dokumen-penting-dan-tahapan-pemesanannya/#respond Thu, 23 Oct 2025 02:27:57 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=9245 Initial Public Offering atau IPO merupakan upaya yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh dana segar dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Melalui IPO, sebuah perusahaan akan menawarkan dan menjual sahamnya kepada publik untuk pertama kalinya. Tujuan dilaksanakannya IPO pun cukup beragam, mulai dari ekspansi bisnis, peningkatan valuasi perusahaan, hingga kebutuhan pendanaan lainnya. Namun, sebelum membeli saham... Read more »

The post Mau Beli Saham IPO? Pahami Dokumen Penting dan Tahapan Pemesanannya appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Initial Public Offering atau IPO merupakan upaya yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh dana segar dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Melalui IPO, sebuah perusahaan akan menawarkan dan menjual sahamnya kepada publik untuk pertama kalinya. Tujuan dilaksanakannya IPO pun cukup beragam, mulai dari ekspansi bisnis, peningkatan valuasi perusahaan, hingga kebutuhan pendanaan lainnya.

Namun, sebelum membeli saham IPO, investor perlu memahami dan mempelajari dokumen-dokumen penting perusahaan, di antaranya prospektus dan laporan keuangan. Sebab kedua dokumen ini memberikan informasi penting mengenai model bisnis perusahaan, kondisi keuangan, prospek usaha, hingga rincian tujuan penggunaan dana IPO yang diperoleh.

Maka dari itu, yuk simak hal berikut ini sebelum memutuskan membeli saham IPO:

I. Dokumen Penting IPO

  • Prospektus

Prospektus merupakan dokumen penting berisi informasi perusahaan seperti informasi umum penawaran perdana saham, struktur permodalan, penggunaan dana perusahaan, penilaian kinerja perusahaan, dan lain-lain. Dengan membaca prospektus, maka investor jadi lebih mengetahui kondisi perusahaan dan dapat memutuskan untuk berinvestasi di perusahaan tersebut atau tidak.

  • Laporan Keuangan

Laporan keuangan merupakan laporan yang berisi penjelasan kondisi keuangan perusahaan pada saat perusahaan melakukan penawaran saham perdana. Dengan adanya laporan keuangan, investor dapat mengetahui informasi pendapatan perusahaan, bagaimana pertumbuhan penjualan, serta piutang yang dimiliki. Hal-hal ini dibutuhkan sebagai pertimbangan investor untuk membeli saham saat IPO.

II. Tahapan Investor Ketika Pemesanan Saham IPO

Saat ingin membeli saham IPO, investor dapat melakukan pemesanan melalui aplikasi Profits Anywhere. Dalam melakukan pemesanan tersebut, berikut tahapan yang akan dilalui oleh Anda:

  • Penawaran Awal (Bookbuilding)

Pada masa penawaran awal atau bookbuilding, investor dapat memesan saham IPO namun harga saham yang dipesan masih dalam rentang kisaran nilai yang ditentukan oleh perusahaan. Dalam tahap bookbuilding yang berlangsung selama 7 hingga 14 hari kerja ini, penawaran harga yang diberikan oleh investor nantinya akan menjadi penentu harga final saham IPO yang ditawarkan saat penawaran umum.

  • Penawaran Umum (Offering atau Pooling)

Tahap penawaran umum berlangsung selama 3 hingga 5 hari kerja. Pada tahap ini, harga penawaran saham IPO sudah mencapai final sehingga investor dapat menyiapkan dana untuk membeli saham tersebut.

  • Status Penjatahan Efek (Allotment)

Di tahap ini, perusahaan akan melakukan penjatahan kepada investor yang memesan saham IPO dan terdapat dua status penjatahan, yaitu:

              Allotted

Investor yang memesan saham IPO akan mendapatkan saham sesuai dengan yang dipesan. Contohnya ketika investor memesan saham IPO sebanyak 50 lot saham, maka investor akan mendapatkan 50 lot saham secara penuh. Biasanya hal ini terjadi karena permintaan terhadap saham IPO tersebut sedikit atau undersubscribed.

              Allotted with Scale Back

Di penjatahan ini, investor yang memesan saham IPO akan mendapatkan lebih sedikit dari saham yang dipesan. Contohnya ketika investor memesan saham IPO sebanyak 50 lot, namun investor hanya mendapatkan penjatahan sebesar 10 lot. Hal ini terjadi karena permintaan terhadap saham tersebut terlalu banyak atau oversubscribed.

  • Distribusi

Pada tahap keempat, perusahaan mulai mendistribusikan saham IPO sesuai dengan jumlah yang dijatahkan oleh perusahaan.

  • Listing Day

Masuk pada tahapan terakhir, listing day merupakan hari pencatatan saham emiten melantai di bursa sehingga investor dapat membeli dan menjual sahamnya di pasar modal.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti & Dhira Parama Yuga

The post Mau Beli Saham IPO? Pahami Dokumen Penting dan Tahapan Pemesanannya appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/mau-beli-saham-ipo-pahami-dokumen-penting-dan-tahapan-pemesanannya/feed/ 0
Yuk Kenalan Dengan Produk Investasi Reksa Dana https://phintracosekuritas.org/artikel/yuk-kenalan-dengan-produk-investasi-reksa-dana/ https://phintracosekuritas.org/artikel/yuk-kenalan-dengan-produk-investasi-reksa-dana/#respond Thu, 16 Oct 2025 02:25:42 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=9243 Sebagai investor dengan profil risiko konservatif, reksa dana dapat menjadi produk investasi yang cocok untuk Anda. Reksa dana merupakan instrumen investasi yang sesuai untuk investor pemula maupun berpengalaman. Jika Anda tidak memiliki waktu luang untuk memantau investasi, minim pengetahuan tentang dunia investasi, atau ingin investasi lebih terdiversifikasi, maka reksa dana dapat menjadi pilihan tepat untuk... Read more »

The post Yuk Kenalan Dengan Produk Investasi Reksa Dana appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Sebagai investor dengan profil risiko konservatif, reksa dana dapat menjadi produk investasi yang cocok untuk Anda. Reksa dana merupakan instrumen investasi yang sesuai untuk investor pemula maupun berpengalaman. Jika Anda tidak memiliki waktu luang untuk memantau investasi, minim pengetahuan tentang dunia investasi, atau ingin investasi lebih terdiversifikasi, maka reksa dana dapat menjadi pilihan tepat untuk membantu Anda mengembangkan aset secara lebih mudah dan praktis.

Sebelum itu, yuk ketahui lebih dalam seputar reksa dana.

I. Apa itu Reksa Dana?

Mengacu kepada Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995, pasal  1 ayat (27), didefinisikan bahwa reksa dana merupakan wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi.

II. Keuntungan Reksa Dana

Sama seperti instrumen investasi lain, reksa dana memiliki potensi keuntungan yang menarik bagi investor, di antaranya:

  • Modal Relatif Kecil

Untuk memulai investasi reksa dana, Anda hanya perlu mengeluarkan modal lebih kecil jika dibandingkan dengan instrumen investasi lain seperti saham, mulai dari Rp10.000.

  • Dikelola oleh Manajer Profesional

Bila Anda memiliki waktu terbatas dan masih minim pengetahuan tentang produk investasi, Anda bisa memulai investasi melalui reksa dana. Produk investasi ini dikelola oleh Manajer Investasi profesional yang memiliki keahlian mengelola portofolio investor, jadi investasi Anda akan lebih aman karena dikelola oleh Manajer Investasi yang sudah berpengalaman dengan memiliki rekam jejak yang solid dan sudah terdaftar izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

  • Diversifikasi Portofolio

Yang perlu Anda tahu, produk investasi reksa dana tidak hanya ditempatkan pada satu efek saja, tetapi juga dialokasikan ke berbagai efek sehingga risikonya lebih terdiversifikasi. Ini berarti risiko dari reksa dana tidak sebesar jika Anda membeli satu atau dua jenis efek secara individu.

  • Transparansi Informasi

Reksa dana memberikan informasi atas kinerjanya setiap bulan dalam fund fact sheet sehingga investor dapat mengetahui kinerja reksa dana setiap saat.

  • Tidak Dikenakan Pajak

Keuntungan reksa dana dikecualikan dari kategori objek pajak penghasilan (Pasal 4 ayat (3) huruf f angka 1 butir b UU PPh), sebagaimana yang telah diubah dengan UU No 11 Tahun 2020 (UU Cipta Kerja) dan peraturan pelaksananya PP No 9 Tahun 2021). 

III. Risiko Reksa Dana

Sama seperti instrumen investasi lain, reksa dana juga memiliki risiko investasi, di antaranya berupa:

  • Risiko Penurunan Nilai Aktiva Bersih

Meskipun produk reksa dana dikelola oleh Manajer Investasi, namun ada saatnya portofolio pilihan Manajer Investasi mengalami penurunan akibat dari efek yang mengalami penurunan harga di pasar.

  • Risiko Pembubaran atau Likuidasi

Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 4 Tahun 2023 tanggal 30 Maret mengenai Perubahan Kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 23/POJK.04/206 tentang reksa dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, maka reksa dana wajib dibubarkan apabila total Nilai Aktiva Bersih (NAB) kurang dari Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar Rupiah) selama 120 hari Bursa berturut-turut. Hal ini juga berlaku jika jumlah kepemilikan reksa dana kurang dari 10 Pihak selama 120 hari Bursa berturut-turut. Sehingga reksa dana memiliki risiko mengalami pembubaran.

  • Risiko Likuiditas

Apabila investor secara serentak melakukan penjualan reksa dana, Manajer Investasi akan kesulitan menyediakan uang tunai seketika untuk melunasi penjualan reksa dana dari investor.

  • Risiko Perubahan Ekonomi dan Politik

Risiko ini berkaitan dengan faktor eksternal dan tidak akan terlepas dari faktor ekonomi dan politik baik secara global maupun lokal. Sehingga bila ada perubahan peraturan tertentu di suatu negara terkait dengan investasi, maka hal ini dapat mempengaruhi produk reksa dana yang ada.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti & Dhira Parama Yuga

The post Yuk Kenalan Dengan Produk Investasi Reksa Dana appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/yuk-kenalan-dengan-produk-investasi-reksa-dana/feed/ 0
Jam Perdagangan Bursa dan Mekanisme Transaksi Saham https://phintracosekuritas.org/artikel/jam-perdagangan-bursa-dan-mekanisme-transaksi-saham/ https://phintracosekuritas.org/artikel/jam-perdagangan-bursa-dan-mekanisme-transaksi-saham/#respond Thu, 26 Jun 2025 03:27:50 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=8545 Sebagai investor dan trader saham, penting untuk mengetahui jam perdagangan yang berlaku di Bursa Efek Indonesia (BEI) agar kita tahu kapan transaksi jual dan beli saham dapat dilakukan. Selain itu, pemahaman terhadap mekanisme perdagangan saham juga diperlukan agar proses transaksi dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. I. Jam Perdagangan Bursa Jam perdagangan bursa saham... Read more »

The post Jam Perdagangan Bursa dan Mekanisme Transaksi Saham appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Sebagai investor dan trader saham, penting untuk mengetahui jam perdagangan yang berlaku di Bursa Efek Indonesia (BEI) agar kita tahu kapan transaksi jual dan beli saham dapat dilakukan. Selain itu, pemahaman terhadap mekanisme perdagangan saham juga diperlukan agar proses transaksi dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

I. Jam Perdagangan Bursa

Jam perdagangan bursa saham merupakan informasi penting bagi investor untuk melakukan transaksi jual-beli saham di BEI. Jam ini juga ditetapkan secara resmi oleh BEI, sehingga investor dapat merencanakan serta melakukan transaksi dengan tepat waktu dan sesuai ketentuan yang berlaku. Maka dari itu, simak jenis-jenis jam perdagangan saham berdasarkan pasar di bawah ini.

  1. Jam Perdagangan Bursa Saham Pasar Reguler
  • Hari Senin hingga Kamis
Sesi Jam Perdagangan
Sesi Prapembukaan 08.45.00 WIB – 08.59.59 WIB
Sesi I 09.00.00 WIB – 12.00.00 WIB
Sesi II 13.30.00 WIB – 15.49.59 WIB
Sesi Prapenutupan 15.50.00 WIB – 16.00.59 WIB
Sesi Pascapenutupan 16.01.00 WIB – 16.15.00 WIB

 

  • Hari Jumat
Sesi Jam Perdagangan
Sesi Prapembukaan 08.45.00 WIB – 08.59.59 WIB
Sesi I 09.00.00 WIB – 11.30.00 WIB
Sesi II 14.00.00 WIB – 15.49.59 WIB
Sesi Prapenutupan 15.50.00 WIB – 16.00.59 WIB
Sesi Pascapenutupan 16.01.00 WIB – 16.15.00 WIB

 

2. Jam Perdagangan Bursa Saham Pasar Tunai

  • Hari Senin hingga Kamis
Sesi Jam Perdagangan
Sesi I 09.00.00 WIB – 12.00.00 WIB

 

  • Hari Jumat
Sesi Jam Perdagangan
Sesi I 09.00.00 WIB – 12.00.00 WIB

 

3. Jam Perdagangan Bursa Saham Pasar Negosiasi

  • Hari Senin hingga Kamis
Sesi Jam Perdagangan
Sesi I 09.00.00 WIB – 12.00.00 WIB
Sesi II 13.30.00 WIB – 16.30.00 WIB

 

  • Hari Jumat
Sesi Jam Perdagangan
Sesi I 09.00.00 – 12.00.00
Sesi II 13.30.00 – 16.30.00

 

II. Mekanisme Perdagangan Saham

Proses pelaksanaan transaksi perdagangan saham di BEI menggunakan fasilitas JATS NEXT-G dan hanya dapat dilakukan oleh Anggota Bursa (AB) yang sudah menjadi Anggota Kliring KPEI. Sehingga AB menjadi perantara transaksi saham dan harus bertanggung jawab atas seluruh transaksi yang berlangsung, untuk kepentingan nasabah. Sehingga, jika digambarkan modelnya seperti:

Selain itu, dalam mekanisme perdagangan saham terdapat hal lain yang perlu diketahui dan dilakukan, di antaranya:

  1. Investor beli dan investor jual melakukan pembelian melalui AB atau Perusahaan Sekuritas.
  2. Transaksi beli maupun jual dari investor akan dikirimkan ke Sistem Perdagangan Bursa (JATS NEXT-G) oleh AB atau Perusahaan Sekuritas.
  3. Jika order beli dan order jual telah match, maka AB atau Perusahaan Sekuritas akan memproses transaksi tersebut. AB  atau Perusahaan Sekuritas yang mewakili investor beli akan mentransfer dana ke KPEI dan KSEI untuk penyelesaian proses transaksi beli. Sedangkan AB atau Perusahaan Sekuritas yang mewakili investor jual akan mentransfer saham untuk proses penyelesaian transaksi jual.
  4. Proses pembelian dan penjualan saham akan diproses selama dua hari karena adanya proses penjaminan transaksi oleh KPEI serta penyelesaian transaksi oleh KSEI.
  5. Setelah proses transaksi selama dua hari selesai dilakukan, investor beli akan mendapatkan sahamnya dan investor jual akan mendapatkan dana yang dikirimkan ke dalam portofolio investor.

Setelah mengetahui jam perdagangan bursa dan mekanisme transaksinya, lakukan kegiatan investasi dengan lebih mudah dalam satu jangkauan melalui aplikasi Profits Anywhere.

Download aplikasinya sekarang.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti & Dhira Parama Yuga

The post Jam Perdagangan Bursa dan Mekanisme Transaksi Saham appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/jam-perdagangan-bursa-dan-mekanisme-transaksi-saham/feed/ 0
Mengenal Jenis-Jenis Dividen https://phintracosekuritas.org/artikel/mengenal-jenis-jenis-dividen/ https://phintracosekuritas.org/artikel/mengenal-jenis-jenis-dividen/#respond Mon, 16 Jun 2025 08:58:03 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=8341 Dividen menjadi salah satu keuntungan yang diperoleh investor ketika berinvestasi pada instrumen investasi saham. Dividen dibagikan oleh perusahaan kepada pemegang saham yang bersumber dari laba bersih atau keuntungan yang dihasilkan perusahaan. Namun, perlu diketahui bahwa sebelum dividen dibagikan, perusahaan harus terlebih dahulu melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk mendapatkan persetujuan dari mayoritas pemegang saham.... Read more »

The post Mengenal Jenis-Jenis Dividen appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Dividen menjadi salah satu keuntungan yang diperoleh investor ketika berinvestasi pada instrumen investasi saham. Dividen dibagikan oleh perusahaan kepada pemegang saham yang bersumber dari laba bersih atau keuntungan yang dihasilkan perusahaan. Namun, perlu diketahui bahwa sebelum dividen dibagikan, perusahaan harus terlebih dahulu melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk mendapatkan persetujuan dari mayoritas pemegang saham. Dividen dari perusahaan akan diberikan kepada investor yang memiliki atau membeli saham perusahaan tersebut sebelum tanggal expired atau disebut sebagai cum date.

Untuk lebih memahami jenis-jenis dividen, yuk simak artikel ini hingga akhir.

 

  1. Dividen Tunai

Dividen tunai adalah jenis dividen yang dibagikan oleh perusahaan kepada pemegang saham dalam bentuk uang tunai dan berasal dari laba bersih perusahaan yang dibagi dengan jumlah saham beredar.

Dividen Tunai memiliki beberapa karakteristik, di antaranya:

  • Dibagikan dalam bentuk uang tunai kepada pemegang saham perusahaan.
  • Dividen dibagikan oleh perusahaan kepada pemegang saham yang memiliki saham perusahaan sampai tanggal cum date.
  • Besarnya dividen yang dibagikan oleh perusahaan harus mendapat persetujuan pemegang saham pada saat RUPS.
  • Perusahaan biasanya membagikan dividen tunai secara berkala, yaitu satu atau dua kali dalam setahun.

Berikut contoh pembagian dividen tunai atas saham TLKM 2024:

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk membagikan dividen tunai sebesar Rp178.504,00 per lembar saham. Jadi ketika investor memiliki 100 lembar saham, maka investor berhak menerima dividen tunai sebesar Rp17.850,00. Perhitungan tersebut didapatkan dari dividen tunai per lembar saham sebesar Rp178.504,00 dikalikan dengan 100 lembar saham.

 

2. Dividen Saham

Selain membagikan dividen tunai, perusahaan juga dapat membagikan dividen dalam bentuk saham atau yang biasa dikenal sebagai saham bonus atau saham tambahan. Jumlah saham yang dibagikan kepada pemegang saham biasanya tergantung pada jumlah yang telah dimiliki oleh investor dan dinyatakan dalam bentuk rasio.

Berikut contoh pembagian dividen saham atas saham RCCC 2024:

PT Utama Radar Cahaya  Tbk  (RCCC) membagikan dividen saham dengan rasio 20:1, yang berarti setiap 20 lembar saham lama berhak mendapatkan 1 saham baru. Jadi ketika investor memiliki 100 lembar saham RCCC, maka investor tersebut berhak menerima  5 lembar saham tambahan.

 

3. Dividen Properti

Dividen properti merupakan cara lain perusahaan untuk membagikan labanya kepada pemegang saham perusahaan. Dividen ini mencakup aset fisik, seperti real estate.  Pemegang saham akan mendapatkan dividen properti setelah mendapatkan persetujuan pada saat RUPS. Tetapi dividen properti jarang dibagikan oleh perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI).

 

4. Dividen Khusus

Dividen khusus dibagikan perusahaan kepada pemegang saham sebagai tambahan atas pembayaran dividen reguler. Dividen khusus bukan merupakan kebijakan pembagian dividen secara reguler oleh perusahaan, melainkan dividen yang dibayarkan melalui kelebihan uang tunai atau keuntungan tidak terduga dari bisnis perusahaan. 

Berikut contoh pembagian dividen khusus atas saham MSFT 2004:

Microsoft Corporation (MSFT) membagikan dividen khusus sebesar $3 per lembar saham pada bulan Juli 2004 yang memiliki nilai total pembayaran $32 miliar.

 

Itu dia beragam jenis dividen yang perlu diketahui. Untuk dapatkan informasi lainnya seputar investasi dan saham, kunjungi bagian Edukasi di website Phintraco Sekuritas.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti & Dhira Parama Yuga

 

The post Mengenal Jenis-Jenis Dividen appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/mengenal-jenis-jenis-dividen/feed/ 0
Perbedaan Zakat, Infak, dan Wakaf Saham https://phintracosekuritas.org/artikel/perbedaan-zakat-infak-dan-wakaf-saham/ https://phintracosekuritas.org/artikel/perbedaan-zakat-infak-dan-wakaf-saham/#respond Wed, 28 May 2025 08:36:17 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=8111 Zakat, infak, dan wakaf saham merupakan bentuk filantropi Islam yang terdapat di Pasar Modal Indonesia. Fitur filantropi ini dapat dimanfaatkan untuk menyalurkan kebaikan serta memperoleh pahala dalam berinvestasi. Baik zakat, infak, maupun wakaf memiliki tujuan yang berbeda-beda. Zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam dan harus ditunaikan setiap tahunnya ketika sudah mencapai haul dan nisabnya. Sedangkan... Read more »

The post Perbedaan Zakat, Infak, dan Wakaf Saham appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Zakat, infak, dan wakaf saham merupakan bentuk filantropi Islam yang terdapat di Pasar Modal Indonesia. Fitur filantropi ini dapat dimanfaatkan untuk menyalurkan kebaikan serta memperoleh pahala dalam berinvestasi. Baik zakat, infak, maupun wakaf memiliki tujuan yang berbeda-beda. Zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam dan harus ditunaikan setiap tahunnya ketika sudah mencapai haul dan nisabnya. Sedangkan infak merupakan pemberian sukarela, serta wakaf adalah pemberian secara sukarela yang hasilnya dapat dimanfaatkan oleh orang banyak dan terus berlanjut.

Untuk lebih lengkapnya, mari simak perbedaan zakat, infak, dan wakaf pada penjelasan berikut.

 

Zakat Saham

A. Pengertian Zakat Saham

Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh setiap muslim yang telah memenuhi syarat nisab dan haul. Zakat tidak hanya berlaku atas penghasilan atau harta seperti emas dan uang tunai, tetapi juga mencakup paper asset seperti instrumen investasi saham. Selain itu, ada pula zakat saham merupakan kewajiban zakat yang harus dipenuhi oleh umat muslim yang telah memiliki saham mencapai syarat nisab dan haulnya. Sama seperti dengan zakat lainnya, zakat saham bertujuan untuk membersihkan harta kekayaan dan membantu sesama umat muslim.

 

B. Kapan Zakat Saham Harus Dibayarkan?

Zakat saham harus dibayarkan oleh umat muslim ketika sudah memenuhi syarat yang telah ditentukan, di antaranya sudah mencapai syarat nisab yang setara dengan 85 gram emas dan haul dengan masa kepemilikan saham selama satu tahun. Jika semuanya telah terpenuhi, maka hukumnya wajib bagi umat muslim untuk menunaikan zakat saham.

 

C. Mekanisme Zakat Saham

Pembayaran zakat saham dapat dilakukan melalui broker atau perusahaan sekuritas dengan cara menginstruksikan kepada perusahaan untuk menghitung dan memotong sebagian nilai saham yang dimiliki sesuai ketentuan zakat (sebesar 2,5% dari nilai pasar jika telah mencapai nisab dan haul). Namun saat melakukan zakat, biasanya akan melibatkan amil zakat dan mustahik di dalamnya. Di mana amil zakat merupakan individu atau lembaga yang mengelola zakat sebelum disalurkan pada orang-orang yang berhak menerimanya, atau disebut sebagai mustahik. Sehingga nantinya nilai zakat tersebut akan disalurkan oleh perusahaan ke amil zakat  resmi yang akan diteruskan pendistribusiannya ke mustahik.

 

D. Dalil Zakat Saham

Dalil-dalil zakat saham terdapat pada ayat-ayat Al-Qur’an yang bersifat umum yang mewajibkan semua jenis harta yang telah memenuhi syaratnya wajib dikeluarkan zakatnya. Di antaranya terdapat dalam QS. At Taubah: 103 yang berbunyi “Ambillah zakat dari harta mereka (guna) menyucikan dan membersihkan mereka, dan doakanlah mereka karena sesungguhnya doamu adalah ketenteraman bagi mereka. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.

 

E. Bagaimana Cara Menghitung Zakat Saham?

i. Ketentuan Zakat Saham

  • Nisab: 85 gram emas
  • Haul: 1 tahun
  • Kadar: 2,5%
  • Perhitungan Zakat: (Nilai Saham + Dividen) x 2,5%

ii. Cara Menghitung

Tn. Phintas memiliki 100.000 lembar saham ABCD dengan harga nominal Rp2.000/lembar. Pada akhir tahun buku, setiap lembar saham mendapatkan dividen Rp500. Lalu bagaimana perhitungan zakatnya?

  • Nisab zakat saham ditentukan berdasarkan nilai pasar emas.
  • Pada tanggal 25 Mei 2025, harga emas per gram adalah sebesar Rp1.862.500.
  • Maka, nisab zakat saham setara dengan:

85 gram x Rp1.862.500 = Rp158.312.500

  • Ketentuan haul zakat saham adalah satu tahun kepemilikan penuh atas saham tersebut.

Untuk mengetahui apakah nilai saham yang dimiliki telah mencapai nisab, maka perlu dilakukan perhitungan sebagai berikut:

Infak Saham

A. Pengertian Infak Saham

Infak saham merupakan kegiatan menyisihkan sebagian atau seluruh harta dari investasi saham untuk diberikan sebagai infak, misalnya ke masjid, anak yatim, atau program sosial lainnya. Infak saham sifatnya tidak wajib atau sukarela dan tidak ada batasan waktu tertentu seperti zakat, sehingga dapat dilakukan kapan saja sesuai kebutuhan dan kemampuan investor. Meskipun tidak wajib, tetapi infak saham sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk saling berbagi ke sesama.

 

B. Mekanisme Infak Saham

Mekanisme infak saham dilakukan oleh investor dengan cara menginfakkan sebagian saham yang dimiliki dalam portofolionya. Dalam hal ini, perusahaan sekuritas akan menjadi perantara antara investor dengan amil zakat. Perusahaan sekuritas akan memfasilitasi proses transfer saham dari portofolio investor ke portofolio amil zakat untuk dilanjutkan penyalurannya ke mustahik, baik dalam bentuk tunai ataupun saham.

 

C. Bagaimana Cara Menghitung Infak Saham?

Dengan sifat infak saham yang sukarela, maka investor dapat menginfakkan sahamnya dalam jumlah berapapun tanpa ada batasan.

Cara perhitungannya seperti:

Nilai Infak = Jumlah Saham x Harga per Lembar Saham

Contohnya:

  • Total saham dimiliki sebanyak 200 lot
  • Harga saham saat ini sejumlah Rp2.000/lembar
  • Niat infak sebesar 10% dari total saham

Maka perhitungannya:

  • Nilai 10% dari 200 lot adalah 20 lot
  • Jumlah 20 lot sama dengan 2.000 lembar saham
  • Maka, nilai infak: 2.000 x Rp2.000 = Rp4.000.000

 

Wakaf Saham

A. Pengertian Wakaf Saham

Wakaf saham merupakan salah satu kegiatan sedekah jariyah atau berbagi saham secara sukarela pada pihak lain. Dalam wakaf saham, tidak hanya saham itu sendiri yang dapat diwakafkan tetapi juga dengan capital gain yang diperoleh dari kegiatan investasi.

 

B. Mekanisme Wakaf Saham

Mirip seperti infak saham, pelaksanaan wakaf saham juga dibantu oleh perusahaan sekuritas. Perbedaan keduanya terletak pada penerima transfer saham, di mana wakaf saham diterima oleh nadzir atau nazhir sebagai pihak yang menerima harta wakaf untuk dikelola dan dikembangkan sesuai dengan permintaan pemberi wakaf (disebut sebagai wakif). Sehingga agar wakaf saham dapat terjadi, investor dan juga nadzir harus memiliki akun saham syariah di satu perusahaan sekuritas yang sama.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti & Dhira Parama Yuga

 

The post Perbedaan Zakat, Infak, dan Wakaf Saham appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/perbedaan-zakat-infak-dan-wakaf-saham/feed/ 0
9 Kegiatan yang Dilarang dalam Pasar Modal Syariah https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/9-kegiatan-yang-dilarang-dalam-pasar-modal-syariah/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/9-kegiatan-yang-dilarang-dalam-pasar-modal-syariah/#respond Mon, 26 May 2025 03:59:29 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=8066 Pasar Modal Syariah merupakan seluruh kegiatan di pasar modal yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam. Prinsip utama dalam Pasar Modal Syariah adalah memastikan bahwa investasi dilakukan secara adil, transparan dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai syariah. Sebagai investor yang ingin berinvestasi sesuai syariah, penting untuk mengetahui berbagai kegiatan yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan dalam Pasar Modal... Read more »

The post 9 Kegiatan yang Dilarang dalam Pasar Modal Syariah appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Pasar Modal Syariah merupakan seluruh kegiatan di pasar modal yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam. Prinsip utama dalam Pasar Modal Syariah adalah memastikan bahwa investasi dilakukan secara adil, transparan dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai syariah. Sebagai investor yang ingin berinvestasi sesuai syariah, penting untuk mengetahui berbagai kegiatan yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan dalam Pasar Modal Syariah. Hal ini diperlukan supaya terhindar dari nilai-nilai yang melanggar ketentuan syariah.

Berikut beragam kegiatan yang dilarang dilakukan dalam Pasar Modal Syariah:

  1. Tadlis

Tadlis merupakan kegiatan penjualan produk yang dilakukan oleh penjual dengan menyembunyikan barang yang cacat dan bertujuan untuk mengelabui pembeli seolah-olah barang tersebut tidak ada kerusakan. Sehingga yang dilakukan penjual termasuk dalam tindakan manipulasi.

 

Contohnya terdapat unsur ‘penipuan’ dalam informasi yang dimuat terkait dengan kualitas, harga, dan waktu pada saham yang diperdagangkan.

  1.   Taghrir

Taghrir adalah kegiatan yang dilakukan oleh seseorang untuk mempengaruhi orang lain, baik dari ucapan maupun tindakan, namun mengandung kebohongan agar orang lain terpengaruh untuk melakukan transaksi.

 

Contohnya Wash Sale, yaitu transaksi palsu yang dilakukan investor untuk mempengaruhi investor lain agar terlihat bahwa saham itu sedang aktif diperdagangkan. Padahal transaksi tersebut dilakukan oleh orang yang sama dengan rekening yang berbeda.

  1.   Gharar

Gharar adalah ketidakjelasan dalam suatu akad, baik dari segi kualitas maupun kuantitas objek maupun sistem penyerahannya. Sehingga ketidakjelasan ini sifatnya tidak pasti dan menimbulkan pertaruhan.

 

Contohnya dengan membeli saham bervolatilitas tinggi dan berharap mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga yang sangat cepat.

  1.   Tanajusy atau Najsy

Tanajusy atau Najsy merupakan tindakan seorang penjual, melalui pembeli palsu, yang berpura-pura menawar atau menaikkan harga barang padahal tidak berniat membeli. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menipu calon pembeli agar mengira bahwa barang tersebut diminati banyak orang dan harganya layak naik.

 

Contohnya manipulasi penilaian saham dengan tujuan meningkatkan permintaan terhadap saham tersebut agar mendorong harga di atas nilai wajarnya. Sehingga saham tersebut akan terlihat lebih menarik dari kondisi sebenarnya.

  1.   Ikhtikar

Ikhtikar adalah kegiatan membeli barang primer (atau barang yang sangat dibutuhkan masyarakat) saat harganya sedang naik untuk ditimbun dan dijual kembali ketika harga barang tersebut semakin tinggi. Hal ini dilarang karena termasuk dalam praktik yang tidak etis dan dapat merugikan konsumen.

 

Contohnya ketika membeli suatu komoditas dalam jumlah besar, ini mengakibatkan stok menjadi sedikit dan harganya naik. Kemudian investor akan menjual sahamnya ketika harga naik dengan cepat agar mendapat keuntungan yang besar.

  1.   Ghisysy

Ghisysy mirip dengan tadlis di mana penjual menyembunyikan kecacatan produk pada pembeli. Namun perbedaan antara keduanya terletak pada tindakan ghisysy dilakukan untuk mendapatkan keuntungan setinggi-tingginya dari harga produk yang semestinya.

 

Contohnya dengan menciptakan harga palsu yang dilakukan oleh investor melalui rekayasa harga penawaran atau permintaan di akhir perdagangan. Hal ini biasa disebut Marking The Close.

  1.   Ghabn

Ghabn merupakan ketidakseimbangan atau kesenjangan produk yang dipertukarkan, baik segi kualitas maupun kuantitasnya.

 

Contohnya dengan mencari informasi aksi korporasi suatu emiten melalui orang dalam, kemudian memilih keputusan investasi berdasarkan informasi yang dirahasiakan. 

  1.   Ba’i Al Mad’um

Ba’i Al Mad’um adalah kegiatan jual beli barang dengan kondisi penjual tidak memiliki barang yang dijualnya atau tidak ada stok.

 

Contohnya dengan melakukan transaksi Short Selling di mana investor menjual saham yang tidak dimiliki dengan cara meminjam ke sekuritas. Lalu saat harga turun, investor membeli saham tersebut di harga yang rendah untuk dikembalikan ke sekuritas.

  1.   Riba

Riba merupakan penetapan bunga atas kegiatan hutang atau tambahan nilai transaksi atas pertukaran barang-barang ribawi.

 

Contohnya investor menggunakan fasilitas margin atau utang dari pihak sekuritas untuk melakukan transaksi saham. Pada dasarnya meminjam dana akan dikenakan bunga oleh pihak sekuritas setiap tahunnya. Sehingga bunga tersebut masuk kategori riba dalam hukum Islam.

 

Itu dia 9 kegiatan yang dilarang dalam Pasar Modal Syariah Indonesia.

Untuk tau informasi lainnya seputar Pasar Modal dan Pasar Modal Syariah, kunjungi bagian “Edukasipada website Phintraco Sekuritas.

 

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti & Dhira Parama Yuga

The post 9 Kegiatan yang Dilarang dalam Pasar Modal Syariah appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/9-kegiatan-yang-dilarang-dalam-pasar-modal-syariah/feed/ 0
Pahami Strategi dan Tips Ini Sebelum Lakukan Day Trade https://phintracosekuritas.org/artikel/pahami-strategi-dan-tips-ini-sebelum-lakukan-day-trade/ https://phintracosekuritas.org/artikel/pahami-strategi-dan-tips-ini-sebelum-lakukan-day-trade/#respond Wed, 14 May 2025 02:38:03 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=7857 Dalam melakukan investasi di pasar modal, terdapat dua pendekatan yang bisa digunakan, yaitu jangka panjang dan pendek. Perbedaan antara kedua pendekatan ini terletak pada durasi, risiko, serta tujuan investasi. Selain itu, pendekatan jangka panjang umumnya digunakan oleh investor, sedangkan pendekatan jangka pendek biasa digunakan oleh trader. Salah satu jenis trading yang digunakan oleh trader adalah... Read more »

The post Pahami Strategi dan Tips Ini Sebelum Lakukan Day Trade appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Dalam melakukan investasi di pasar modal, terdapat dua pendekatan yang bisa digunakan, yaitu jangka panjang dan pendek. Perbedaan antara kedua pendekatan ini terletak pada durasi, risiko, serta tujuan investasi. Selain itu, pendekatan jangka panjang umumnya digunakan oleh investor, sedangkan pendekatan jangka pendek biasa digunakan oleh trader. Salah satu jenis trading yang digunakan oleh trader adalah Day Trade, yaitu strategi transaksi jual beli saham dalam satu hari yang sama untuk meminimalisir risiko dari ketidakpastian pasar di hari-hari berikutnya.

  1. Strategi dalam Day Trade

Sebelum memilih untuk menggunakan Day Trade, terdapat beragam strategi yang dapat digunakan:

  • Scalping

Scalper merupakan trader yang menggunakan strategi scalping, yaitu transaksi perdagangan saham dalam hitungan menit, bahkan detik. Sehingga scalper memanfaatkan momentum saat harga saham koreksi kecil. Untuk menggunakan strategi ini, scalper perlu memiliki kemampuan analisis teknikal yang baik dan mampu mengambil keputusan yang cepat dan tepat dalam waktu singkat.

  • Momentum Trading

Trader dapat memanfaatkan momentum dari adanya sentimen atau berita yang sedang terjadi. Sebagai contoh, ketika Bank Sentral mengumumkan penurunan suku bunga yang akan memberikan respons positif terhadap pasar. Dalam momentum ini, trader dapat melakukan aksi beli saham saat berita dirilis, lalu menjualnya menjelang penutupan pasar di sore hari untuk memperoleh keuntungan dari kenaikan harga yang terjadi dalam satu hari.

 

  1. Tips Untuk Pemula yang Ingin Day Trade

Jika Anda merupakan trader pemula dalam Day Trade, perhatikan beberapa tips berikut sebelum memulai trading:

  • Up to Date dengan Perkembangan Pasar Saham

Sebagai Day Trader, Anda harus selalu mengetahui informasi serta perkembangan terbaru mengenai dunia pasar modal. Misalnya selalu mengikuti pergerakan harga saham terkini, harga komoditas, inflasi, dan isu-isu geopolitik internasional. Informasi-informasi ini penting sebagai dasar pengambilan keputusan dalam Day Trade karena jika Anda tidak mengikuti perkembangan terbaru, Anda bisa mengambil keputusan yang tidak sesuai.

  • Trading Menggunakan Uang Dingin

Trader disarankan untuk menggunakan uang dingin yaitu dana menganggur yang tidak dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Penggunaan uang dingin ini penting dalam berinvestasi sebab akan menghindari terganggunya cash flow sehari-hari ketika mengalami kerugian.

  • Menentukan Anggaran

Sebelum memulai Day Trade, penting untuk menentukan anggaran yang sesuai dengan kondisi keuangan Anda. Sebagai contoh, ketika memiliki modal Rp20.000.000 dan ingin melakukan Day Trade dengan risiko kerugian sebesar 1%, maka Anda dapat menentukan anggaran kerugian maksimal sebesar Rp200.000 per transaksi. Dengan begitu Anda dapat meminimalisir risiko dalam waktu singkat.

  • Membuat Trading Plan

Selain menentukan anggaran, Anda juga harus membuat trading plan sebagai pedoman. Terdapat empat komponen dalam trading plan, yaitu:

  1. Pilihan saham untuk trading
  2. Titik support untuk membeli saham
  3. Titik resistance untuk menjual saham ketika harga naik
  4. Titik cut loss untuk menjual saham ketiga harganya semakin turun
  • Pastikan Melakukan Day Trade di Platform yang Berizin OJK

Sebelum melakukan Day Trade, sebaiknya Anda memilih platform atau aplikasi trading yang telah memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebab aplikasi yang telah berizin membuat trader terlindungi dari penipuan atau kecurangan, terjaga kerahasiaan datanya, serta terjamin legalitas investasinya. Oleh karena itu, trader dapat melakukan Day Trade melalui aplikasi Profits Anywhere dari Phintraco Sekuritas yang telah berizin OJK, dengan beragam fitur pendukung investasi.

 

Buka akun Day Trade Anda sekarang, klik di bawah ini untuk menuju aplikasi Profits Anywhere.

Untuk informasi selengkapnya, hubungi CS Phintraco Sekuritas melalui WhatsApp di nomor 0811-9560-188.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Pahami Strategi dan Tips Ini Sebelum Lakukan Day Trade appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/pahami-strategi-dan-tips-ini-sebelum-lakukan-day-trade/feed/ 0
Lakukan Strategi Ini Saat Downtrend Saham https://phintracosekuritas.org/artikel/lakukan-strategi-ini-saat-downtrend-saham/ https://phintracosekuritas.org/artikel/lakukan-strategi-ini-saat-downtrend-saham/#respond Thu, 24 Apr 2025 07:00:36 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=7532 Penerapan Tarif Trump sejak 2 April 2025 telah mempengaruhi kondisi pasar modal tidak hanya di Indonesia, tapi hampir di seluruh dunia. Tarif Trump sendiri merupakan kebijakan perdagangan yang diterapkan Presiden Trump terhadap tarif impor atas barang-barang dari luar negeri yang masuk ke Amerika Serikat (AS). Akibat tarif ini, seluruh mitra dagang AS dikenakan tarif universal... Read more »

The post Lakukan Strategi Ini Saat Downtrend Saham appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Penerapan Tarif Trump sejak 2 April 2025 telah mempengaruhi kondisi pasar modal tidak hanya di Indonesia, tapi hampir di seluruh dunia. Tarif Trump sendiri merupakan kebijakan perdagangan yang diterapkan Presiden Trump terhadap tarif impor atas barang-barang dari luar negeri yang masuk ke Amerika Serikat (AS). Akibat tarif ini, seluruh mitra dagang AS dikenakan tarif universal sebesar 10%, kecuali bagi negara-negara yang dianggap menerapkan tarif tidak proporsional pada produk impor AS.

Adanya Tarif Trump ini menyebabkan pasar saham mengalami downtrend yang merupakan suatu kondisi di mana harga saham mengalami penurunan secara konsisten. Kondisi ini terjadi jika titik puncak (peak) dan titik terendah (trough) semakin menurun dalam jangka waktu panjang. Dalam merespons Tarif Trump, perang tarif (tariff war) menjadi salah satu tindakan yang dilakukan negara terdampak, seperti Tiongkok misalnya.

Namun perang tarif antara AS dan Tiongkok akibat Tarif Trump bukan kejadian pertama yang menyebabkan downtrend saham terjadi. Sebab downtrend saham sudah pernah terjadi sebelumnya, seperti yang tercatat pada tabel berikut:

Strategi Hadapi Downtrend Saham

Berikut beberapa strategi yang dapat investor terapkan ketika downtrend saham terjadi:

  1. Tetap Tenang dan Jangan Panik.

Tidak bisa dipungkiri ketika downtrend saham terjadi, investor merasa khawatir karena nilai portofolio sahamnya turun. Investor tidak perlu melakukan panic selling karena fluktuasi harga saham merupakan hal yang biasa di dunia investasi. Pengambilan keputusan yang tergesa-gesa dan tidak dipikirkan secara matang akan menyebabkan kerugian makin besar. Yuk, manfaatkan momen seperti ini untuk evaluasi portofolio kita dan cek kondisi fundamental saham yang dimiliki saat ini.

  1. Memanfaatkan Peluang dari Penurunan Pasar Saham.

Ketika pasar saham mengalami penurunan, investor dapat memanfaatkan momentum ini untuk melakukan diversifikasi portofolio ke instrumen investasi lain. Salah satu produk investasi yang dapat menjadi pilihan ialah produk derivative, seperti Single Stock Futures (SSF) yang memiliki potensi keuntungan saat pasar naik ataupun turun. Selain itu, SSF juga dapat menjadi lindung nilai (hedging) dengan tujuan menjaga nilai portofolio agar terlindungi. Untuk membuka akun SSF, nasabah dapat mendaftar melalui aplikasi Profits Anywhere dari Phintraco Sekuritas karena Phintraco Sekuritas adalah salah satu dari beberapa Anggota Bursa (AB) yang mendapatkan izin sebagai AB derivatif.

  1. Jangan Simpan Saham Terlalu Lama.

Saat pasar modal mengalami ketidakpastian, strategi yang dapat dilakukan investor adalah membeli saham dalam jangka pendek dan jangan menyimpannya terlalu lama. Sebab dikhawatirkan jika saham yang tidak dijual akan berpotensi mendapatkan kerugian ketika pasar modal sedang bergejolak.

  1. Fokus pada Sentimen Global dan Domestik.

Sentimen global maupun domestik memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan pasar modal. Oleh karena itu, investor harus dapat mengikuti perkembangan berita dan kondisi ekonomi terkini agar mampu menyusun strategi investasi yang tepat dan responsif terhadap dinamika pasar.

 

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Lakukan Strategi Ini Saat Downtrend Saham appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/lakukan-strategi-ini-saat-downtrend-saham/feed/ 0
Sambut Idulfitri, Atur Keuangan dengan Cara Ini https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/sambut-idulfitri-atur-keuangan-dengan-cara-ini/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/sambut-idulfitri-atur-keuangan-dengan-cara-ini/#respond Thu, 27 Mar 2025 03:00:42 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=7153 Money management di bulan ramadan sangatlah penting karena tanpa disadari, ada banyak pengeluaran yang tidak terduga. Jadi kita harus lebih cerdas dalam melakukan money management agar kondisi keuangan tetap aman dan terbebas dari beban keuangan setelah Idulfitri selesai. Seberapa Penting Money Management di Hari Raya Idulfitri? Adanya pengeluaran tidak terduga. Setiap bulannya kita telah mengetahui... Read more »

The post Sambut Idulfitri, Atur Keuangan dengan Cara Ini appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Money management di bulan ramadan sangatlah penting karena tanpa disadari, ada banyak pengeluaran yang tidak terduga. Jadi kita harus lebih cerdas dalam melakukan money management agar kondisi keuangan tetap aman dan terbebas dari beban keuangan setelah Idulfitri selesai.

Seberapa Penting Money Management di Hari Raya Idulfitri?

  1. Adanya pengeluaran tidak terduga.

Setiap bulannya kita telah mengetahui pengeluaran rutin apa yang harus dibayarkan. Tetapi dengan adanya Idulfitri maka akan muncul pengeluaran yang tidak terduga, di antaranya berupa Tunjangan Hari Raya (THR) untuk keluarga atau membeli makanan khas Idulfitri. Sehingga pengeluaran pun akan meningkat lebih banyak bila dibandingkan dengan hari-hari biasa. Jika kita tidak bijak dalam mengatur keuangan dengan baik dan matang, tentu ke depannya akan mengganggu stabilitas keuangan kita.

  1. Tingginya budaya konsumtif ketika Idulfitri.

Menjelang Idulfitri, THR adalah hal yang dinanti oleh para pekerja. Tak jarang kebanyakan orang membelanjakan uang mereka lebih banyak dari biasanya karena pemasukkan yang diterima tidak hanya dari gaji. Jadi bila Sahabat Profits tidak bijak dalam memprioritaskan antara kebutuhan dan keinginan, nantinya akan menghambat mencapai tujuan kestabilan finansial.

 

Tips Money Management Menjelang Idulfitri

  1. Buat rencana keuangan.

Supaya terhindar dari hambatan finansial ketika ramadan dan Idulfitri, penting bagi kita untuk membuat rencana keuangan. Adanya pengeluaran berlebih membuat kita harus mampu merencanakan keuangan dan memisahkan antara kebutuhan dasar dengan tersier. Jika ingin memudahkan, maka Sahabat Profits dapat menggunakan aplikasi pencatatan keuangan.

  1. Buat anggaran perencanaan mudik.

Bagi seseorang yang merantau, Idulfitri menjadi momentum untuk mudik dan bertemu sanak saudara. Tentu saja pengeluaran untuk mudik tidak murah. Oleh karena itu, guna menekan pengeluaran tidak terduga yang terlalu besar, perlu dibuat anggaran mudik.

  1. Sisihkan dana untuk beramal dan berinvestasi.

Selain melakukan zakat fitrah di bulan ramadan, kita dapat melakukan kegiatan sosial dan menyumbangkan harta yang telah disisihkan kepada pihak-pihak yang lebih membutuhkan.  Namun kita juga perlu menyisihkan dana untuk berinvestasi karena biasanya orang-orang lupa melakukannya akibat tingginya pengeluaran di bulan ramadan. Padahal investasi merupakan salah satu cara untuk menjaga diri agar tidak overspending dan keuangan dapat tetap tumbuh.

Sahabat Profits dapat berinvestasi melalui aplikasi Profits Anywhere pada saham syariah maupun konvensional. Dengan aplikasi Profits Anywhere, Sahabat Profits juga dapat bertransaksi kapan pun dan di mana pun dengan mudah.

  1. Sisihkan anggaran dana darurat.

Dana darurat sangat diperlukan ketika kita menghadapi kebutuhan mendesak. Maka dari itu, kita harus selalu menyisihkan dana darurat setiap saat agar dapat menggunakannya saat dibutuhkan sehingga mengurangi kemungkinan penggunaan dana kebutuhan lain dan keuangan pun tetap stabil.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Sambut Idulfitri, Atur Keuangan dengan Cara Ini appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/sambut-idulfitri-atur-keuangan-dengan-cara-ini/feed/ 0
Ini Cara Beli Saham IPO di Aplikasi Profits Anywhere https://phintracosekuritas.org/artikel/ini-cara-beli-saham-ipo-di-aplikasi-profits-anywhere/ https://phintracosekuritas.org/artikel/ini-cara-beli-saham-ipo-di-aplikasi-profits-anywhere/#respond Wed, 26 Mar 2025 08:22:23 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=7178 Initial Public Offering (IPO) belakangan ini cukup menarik diperhatikan. Animo masyarakat terhadap saham-saham IPO pun semakin meningkat di awal tahun 2025 dengan adanya beberapa perusahaan yang cukup besar berhasil melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sahabat Profits tentunya juga dapat ikut serta memiliki saham-saham dari perusahaan yang akan melakukan IPO. Melalui Profits Anywhere yang merupakan... Read more »

The post Ini Cara Beli Saham IPO di Aplikasi Profits Anywhere appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Initial Public Offering (IPO) belakangan ini cukup menarik diperhatikan. Animo masyarakat terhadap saham-saham IPO pun semakin meningkat di awal tahun 2025 dengan adanya beberapa perusahaan yang cukup besar berhasil melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sahabat Profits tentunya juga dapat ikut serta memiliki saham-saham dari perusahaan yang akan melakukan IPO. Melalui Profits Anywhere yang merupakan aplikasi dari Phintraco Sekuritas, Sahabat Profits dapat membeli saham IPO dengan memanfaatkan fitur E-IPO.

Fitur E-IPO memberikan kemudahan untuk Sahabat Profits dalam melakukan pembelian saham IPO, berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka aplikasi Profits Anywhere, pada menu “Market” pilih submenu “Custom Transaction”, setelah itu pilih “E-IPO.”

2. Akan muncul button bahwa Anda akan dialihkan ke situs E-IPO, lalu pilih “yes.”

3. Masukkan email dan password Anda untuk Login.

4. Setelah masuk, pada menu e-IPO, Anda dapat memilih saham IPO yang ingin dibeli. Lalu klik “info lebih lanjut.”

5. Selanjutnya Anda dapat mengunduh prospektus emiten dan membaca ringkasan perusahaan emiten.

  1. Jika sudah yakin akan saham yang ingin dibeli, klik “pesan.”

7. Kemudian isi form pemesanan dengan “Phintraco Sekuritas” sebagai Partisipan, lalu Harga dan Jumlah Pesanan (Lot) yang diinginkan, setelah itu klik “kirim.”

8. Anda akan diminta untuk membaca dan memastikan data diri yang diinput telah sesuai, jika sudah, klik “save/simpan.”

9. Langkah terakhir, Anda akan mendapatkan kode OTP yang dikirim ke nomor terdaftar. Lalu masukkan kode tersebut dan klik “simpan pesanan.”

10. Setelah itu pesanan Anda akan diproses oleh E-IPO

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Ini Cara Beli Saham IPO di Aplikasi Profits Anywhere appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/ini-cara-beli-saham-ipo-di-aplikasi-profits-anywhere/feed/ 0
Pasar Modal Syariah: Ketahui Pengertian dan Karakteristiknya https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/pasar-modal-syariah-ketahui-pengertian-dan-karakteristiknya/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/pasar-modal-syariah-ketahui-pengertian-dan-karakteristiknya/#respond Tue, 18 Mar 2025 02:55:06 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=7042 Pasar Modal Indonesia memiliki dua jenis, yaitu syariah dan konvensional. Perbedaannya, pada pasar modal syariah menerapkan prinsip syariah dalam kegiatan transaksi, produk, serta mekanisme transaksinya. Sebaliknya, pada pasar modal konvensional tidak menerapkan prinsip syariah. Jika Sahabat Profits ingin berinvestasi pada produk investasi berbasis syariah di Pasar Modal Indonesia, maka Anda dapat memilih pasar modal syariah... Read more »

The post Pasar Modal Syariah: Ketahui Pengertian dan Karakteristiknya appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Pasar Modal Indonesia memiliki dua jenis, yaitu syariah dan konvensional. Perbedaannya, pada pasar modal syariah menerapkan prinsip syariah dalam kegiatan transaksi, produk, serta mekanisme transaksinya. Sebaliknya, pada pasar modal konvensional tidak menerapkan prinsip syariah.

Jika Sahabat Profits ingin berinvestasi pada produk investasi berbasis syariah di Pasar Modal Indonesia, maka Anda dapat memilih pasar modal syariah sebagai sarana investasi Anda. Namun, untuk dapat memahami lebih lanjut mengenai pasar modal syariah, mari kita simak pengertian serta karakteristik dari pasar modal syariah di bawah ini!

Pengertian Pasar Modal Syariah

Pasar modal syariah merupakan wadah untuk berinvestasi yang transaksinya tidak bertentangan dengan prinsip syariah di pasar modal. Pasar modal syariah bertujuan untuk memfasilitasi transaksi jual beli beragam instrumen investasi yang sesuai dengan prinsip syariah, sehingga pasar modal syariah dapat menjadi sarana untuk mengembangkan ekonomi syariah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai dan prinsip syariah dalam kegiatan berinvestasi.

Karakteristik Pasar Modal Syariah

  1. Efek atau Surat Berharga yang Diperdagangkan

Efek atau surat berharga yang diperdagangkan tidak boleh bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah, sehingga transaksi yang dilakukan tidak mengandung unsur riba atau berbunga, gharar (ketidakpastian), dan maisir (judi).

  1. Mekanisme Transaksi

Di pasar modal syariah, Sahabat Profits tidak dapat bertransaksi menggunakan margin atau hutang, sehingga transaksi yang dilakukan cash basis atau dengan uang yang tersedia.

  1. Rekening Dana Nasabah (RDN)

Pada pasar modal syariah, rekening dana nasabah (RDN) yang digunakan adalah rekening dari bank syariah yang ditunjuk untuk keperluan penyelesaian transaksi efek.  Hal ini berbeda dengan pasar modal konvensional karena rekening dana nasabah boleh menggunakan rekening bank regular untuk pencairan atau penyelesaian transaksi.

  1. Pihak yang Mengawasi

Pada dasanya pasar modal Indonesia, baik yang konvensional maupun syariah, diawasi oleh lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun untuk pasar modal syariah, OJK dibantu oleh lembaga Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) untuk memberikan pedoman dalam penerapan prinsip syariah dan memastikan produk serta kegiatan usaha keuangan syariah berjalan sesuai syariat Islam dengan cara menerbitkan fatwa.

Perbedaan Pasar Modal Syariah dan Konvensional

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti & Dhira Parama Yuga

The post Pasar Modal Syariah: Ketahui Pengertian dan Karakteristiknya appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/pasar-modal-syariah-ketahui-pengertian-dan-karakteristiknya/feed/ 0
Sebelum Transaksi IPO, Jangan Lupa untuk Lakukan Ini https://phintracosekuritas.org/artikel/sebelum-transaksi-ipo-jangan-lupa-untuk-lakukan-ini/ https://phintracosekuritas.org/artikel/sebelum-transaksi-ipo-jangan-lupa-untuk-lakukan-ini/#respond Fri, 07 Mar 2025 06:56:08 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=6798 Di awal tahun 2025, sudah ada sepuluh perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), delapan di antaranya melakukan Initial Public Offering (IPO) di bulan Januari dan dua lainnya di bulan Februari. Sahabat Profits bisa dengan mudah melakukan pembelian saham IPO melalui Profits Anywhere. Tapi perlu diketahui, Sahabat Profits perlu melakukan registrasi E-IPO di aplikasi... Read more »

The post Sebelum Transaksi IPO, Jangan Lupa untuk Lakukan Ini appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Di awal tahun 2025, sudah ada sepuluh perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), delapan di antaranya melakukan Initial Public Offering (IPO) di bulan Januari dan dua lainnya di bulan Februari.

Sahabat Profits bisa dengan mudah melakukan pembelian saham IPO melalui Profits Anywhere. Tapi perlu diketahui, Sahabat Profits perlu melakukan registrasi E-IPO di aplikasi Profits Anywhere terlebih dahulu, sebelum membeli saham IPO.

Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan untuk registrasi E-IPO melalui aplikasi Profits Anywhere.

Pendaftaran E-IPO

  1. Buka aplikasi Profits Anywhere, pada menu “Market” pilih submenu “Custom Transaction”, setelah itu pilih “E-IPO”.
  1. Akan muncul button bahwa Anda akan dialihkan ke situs E-IPO, lalu pilih “yes”.
  2. Setelah beralih ke situs E-IPO, pilih “Daftar”, kemudian masukkan email Anda dan pilih tipe investor.
  1. Jika sudah, klik “saya bukan robot” dan kirim. Anda akan langsung beralih ke laman “Investor Perorangan”.
  2. Lengkapi data diri Anda berupa nama lengkap, kewarganegaraan, nomor paspor, scan KTP atau paspor, alamat, provinsi, kota, nomor telepon, tanggal lahir, dan jenis kelamin.
  1. Setelah itu klik “Kirim”.
  2. Pada laman “Choose Securities Brokerage”, di bagian “Participant” isi dengan tulisan “Phintraco Sekuritas”.
  3. Masukkan SID Anda pada bagian “SID”, lalu klik “I agree” dan “Send”.
  4. Jika data sudah dikirim, akan ada link otentikasi yang dikirim ke email Buka email tersebut, kemudian klik “Authentication link”.
  5. Kode OTP akan dikirim ke nomor Anda, lalu masukkan kode tersebut dan buat “Password E-IPO”.

Bila semua Langkah sudah dilakukan, maka akun Anda telah siap untuk melakukan transaksi IPO.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Sebelum Transaksi IPO, Jangan Lupa untuk Lakukan Ini appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/sebelum-transaksi-ipo-jangan-lupa-untuk-lakukan-ini/feed/ 0
Suku Bunga Turun Bawa Pengaruh Positif bagi Sektor Ini https://phintracosekuritas.org/artikel/suku-bunga-turun-bawa-pengaruh-positif-bagi-sektor-ini/ https://phintracosekuritas.org/artikel/suku-bunga-turun-bawa-pengaruh-positif-bagi-sektor-ini/#respond Tue, 25 Feb 2025 07:18:25 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=6680 Berdasarkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada Januari 2025, BI melakukan penurunan suku bunga acuan menjadi 5.75%. Adanya penurunan suku bunga ini ternyata dapat mendorong aktivitas pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konsumsi, mengurangi biaya pinjaman, dan meningkatkan investasi, terutama pada sektor perbankan, sektor properti, sektor consumer goods, serta sektor telekomunikasi & konstruksi yang ada... Read more »

The post Suku Bunga Turun Bawa Pengaruh Positif bagi Sektor Ini appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Berdasarkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada Januari 2025, BI melakukan penurunan suku bunga acuan menjadi 5.75%. Adanya penurunan suku bunga ini ternyata dapat mendorong aktivitas pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konsumsi, mengurangi biaya pinjaman, dan meningkatkan investasi, terutama pada sektor perbankan, sektor properti, sektor consumer goods, serta sektor telekomunikasi & konstruksi yang ada di Indonesia.

Untuk memahami pengaruhnya pada masing-masing sektor secara mendalam, mari simak penjelasan berikut:

  • Sektor Perbankan

Terjadinya penurunan suku bunga akan meningkatkan penyaluran kredit perbankan bagi masyarakat karena biaya bunga yang tidak terlalu tinggi, sehingga membuat akses pembiayaan jadi lebih mudah dan terjangkau. Selain itu, penurunan suku bunga sangat berdampak positif bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) karena mempermudah pelaku UMKM untuk mendapatkan akses pembiayaan atau modal kerja dengan biaya bunga yang rendah. Sehingga akan meningkatkan kesejahteraan Masyarakat, pertumbuhan ekonomi, sekaligus jumlah uang yang beredar di masyarakat.

 

  • Sektor Properti

Salah satu sektor yang turut terpengaruh akibat adanya penurunan suku bunga ialah sektor properti. Sebab, suku bunga yang rendah akan membuat masyarakat lebih percaya diri dalam mengambil pinjaman kredit perumahan rakyat untuk pembelian properti. Sehingga akan banyak investor dan individu memanfaatkan momentum penurunan suku bunga dalam mengambil kredit perumahan rakyat akibat biaya bunga yang lebih rendah. Akibatnya permintaan properti akan meningkat dan mengalami pertumbuhan.

 

  • Sektor Consumer Goods

Penurunan suku bunga juga akan berdampak positif terhadap sektor consumer goods. Suku bunga yang rendah akan meningkatkan daya beli masyarakat karena peningkatan konsumsi masyarakat itu sendiri. Maka dari itu, perusahan-perusahaan ritel akan mendapatkan dampak positif dari meningkatknya daya beli masyarakat.

 

  • Sektor Telekomunikasi & Konstruksi

Bagi sektor telekomunikasi, penurunan suku bunga memungkinkan perusahaan untuk mengembangkan bisnisnya. Salah satu pengembangannya berupa layanan baru, seperti layanan cloud, internet, dan lainnya. Sehingga pengembangan ini dapat meningkatkan pendapatan dan memperluas market share perusahaan.

Sementara itu, bagi sektor konstruksi, penurunan suku bunga akan mempercepat pengembangan infrastruktur. Hal ini diakibatkan karena perusahaan dapat memperoleh pinjaman dengan biaya bunga lebih rendah dari bank. Sehingga akan meningkatkan efisiensi dan produktivitas pada proyek-proyek konstruksi.

Maka dari itu, penurunan suku bunga dapat meningkatkan permintaan pada saham pada sektor-sektor di atas yang berakibat pada meningkatnya harga saham. Sehingga Sahabat Profits dapat memanfaatkan momentum penurunan suku bunga untuk berinvestasi pada saham di sektor tersebut. Namun, jangan lupa untuk tetap memerhatikan fundamental dan teknikal dari saham untuk mencapai hasil investasi yang maksimal ya, Sahabat Profits!

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Suku Bunga Turun Bawa Pengaruh Positif bagi Sektor Ini appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/suku-bunga-turun-bawa-pengaruh-positif-bagi-sektor-ini/feed/ 0
Suku Bunga Turun, Ini Dampaknya bagi IHSG https://phintracosekuritas.org/artikel/suku-bunga-turun-ini-dampaknya-bagi-ihsg/ https://phintracosekuritas.org/artikel/suku-bunga-turun-ini-dampaknya-bagi-ihsg/#respond Mon, 24 Feb 2025 08:11:22 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=6657 Secara umum, terjadinya penurunan suku bunga berdampak positif terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sehingga suku bunga yang dipangkas akan membuat biaya bunga pinjaman lebih rendah dan mendorong investor untuk berinvestasi di pasar saham. Hal ini kemudian mengakibatkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tren kenaikan. Selain meningkatkan jumlah investasi pasar modal, terdapat dampak positif... Read more »

The post Suku Bunga Turun, Ini Dampaknya bagi IHSG appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Secara umum, terjadinya penurunan suku bunga berdampak positif terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sehingga suku bunga yang dipangkas akan membuat biaya bunga pinjaman lebih rendah dan mendorong investor untuk berinvestasi di pasar saham. Hal ini kemudian mengakibatkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tren kenaikan.

Selain meningkatkan jumlah investasi pasar modal, terdapat dampak positif lain dari pemangkasan suku bunga terhadap IHSG, yaitu:

  1. Optimisme Investor terhadap Pasar Saham

Dengan terjadinya penurunan suku bunga maka akan membuat investor lebih optimis untuk menempatkan dananya dalam pasar saham. Sebab pasar saham termasuk instrumen investasi yang memberikan imbal hasil lebih tinggi dibandingkan instrumen investasi lainnya.

 

  1. Meningkatkan Ekspansi Emiten

Penurunan suku bunga akan membuat biaya kredit menjadi lebih murah sehingga dapat meningkatkan daya tarik emiten-emiten di sektor pasar modal untuk mengambil pinjaman guna melakukan ekspansi usaha.

 

  1. Meningkatkan Daya Saing Perusahaan

Perusahaan yang sudah listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat meningkatkan daya saing perusahaan Indonesia pada pasar Internasional. Hal ini disebabkan karena akses biaya pinjaman murah yang dapat membiayai ekspansi bisnis, peningkatan kapasitas produksi, serta pengembangan produk baru.

Selain IHSG, penurunan suku bunga juga berdampak terhadap beberapa sektor bisnis dan saham, apa saja? Ikuti terus update terbarunya di website phintracosekuritas.org.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Suku Bunga Turun, Ini Dampaknya bagi IHSG appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/suku-bunga-turun-ini-dampaknya-bagi-ihsg/feed/ 0
Day Trade: Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya https://phintracosekuritas.org/artikel/day-trade-ketahui-kelebihan-dan-kekurangannya/ https://phintracosekuritas.org/artikel/day-trade-ketahui-kelebihan-dan-kekurangannya/#respond Wed, 19 Feb 2025 06:23:36 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=6613 Sebagai salah satu strategi dalam berinvestasi, day trade merupakan kegiatan jual-beli saham yang dilakukan dalam waktu singkat, pada rentang satu hari. Namun, untuk menerapkan strategi ini, trader perlu mengetahui beragam kelebihan dan kekurangan day trade terlebih dahulu. Ingin tau apa saja kelebihan dan kekurangannya? Simak selengkapnya di bawah ini.   Kelebihan Day Trade Adanya Peluang... Read more »

The post Day Trade: Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Sebagai salah satu strategi dalam berinvestasi, day trade merupakan kegiatan jual-beli saham yang dilakukan dalam waktu singkat, pada rentang satu hari. Namun, untuk menerapkan strategi ini, trader perlu mengetahui beragam kelebihan dan kekurangan day trade terlebih dahulu.

Ingin tau apa saja kelebihan dan kekurangannya?

Simak selengkapnya di bawah ini.

 

Kelebihan Day Trade

  • Adanya Peluang mendapatkan Keuntungan Lebih Cepat

Trader bisa memanfaatkan strategi day trade untuk mendapatkan keuntungan yang lebih cepat ketika membeli saham bervolatilitas tinggi. Ini karena strategi day trade memungkinkan trader memanfaatkan pergerakan harga saham dalam waktu singkat dengan menggunakan momentum dari volatilitas harga saham.

  • Perputaran Modal Lebih Cepat

Uang hasil penjualan saham day trade dapat digunakan kembali untuk membeli saham lain yang lebih potensial. Sehingga hal ini mampu memberikan peluang keuntungan serta menaikkan portofolio investasi.

  • Fleksibilitas Trading Maksimal

Selama jam pasar terbuka, trader memiliki fleksibilitas untuk memilih hari dan waktu yang tepat serta momentum yang bagus untuk melakukan day trade. Sehingga fleksibilitas trader akan memberikan peluang untuk mendapatkan keuntungan yang lebih dan menghindari risiko yang tidak diinginkan.

 

Kekurangan Day trade

  • Potensi Kerugian

Day trade dapat mengakibatkan kerugian jika trading tidak berjalan sesuai rencana karena volatilitas harga saham naik dan turun dengan cepat serta cukup tinggi. Apalagi day trade dikenal sebagai investasi dengan high risk and high return. Ditambah dengan adanya peningkatan buying power, maka memungkinkan mendapatkan keuntungan lebih tinggi sekaligus kerugian lebih besar jika mengalami loss.

  • Emosional Trader

Jika saham yang diprediksi akan naik justru mengalami penurunan, trader yang menggunakan strategi day trade akan mendapatkan tekanan emosional akibat kerugian tersebut. Sehingga day trade dapat memengaruhi kemampuan trader untuk megambil keputusan serta trading plan yang rasional dan objektif.

  • Kurangnya Pengalaman

Trader yang belum memiliki pengalaman day trade berisiko mengalami kerugian yang konsisten. Tapi, untuk menghindari kerugian ini, Sahabat Profits bisa mengikuti program edukasi yang disediakan oleh Phintraco Sekuritas. BISA! (Belajar Investasi Sampai Bisa) akan memberikan beragam edukasi seputar investasi dan saham yang kamu butuhkan.

Cek jadwalnya dan daftarkan dirimu di BISA! lewat sini.

  • Fee (Biaya) Transaksi

Sahabat Profits tak perlu khawatir akan besaran biaya transaksi day trade karena Phintraco Sekuritas menawarkan biaya transaksi rendah. Anda akan dikenakan biaya sebesar 0,1% untuk transaksi beli dan 0,2% untuk transaksi jual.

 

Namun trader juga harus mengingat ketentuan penting dari penggunaan strategi day trade berupa force sell dan bunga harian sebesar 0.2%. Jadi pastikan untuk memilih strategi yang tepat dalam melakukan trading saham, Sahabat Profits.

Yuk transaksi saham lewat Profits sekarang. Download aplikasinya lalu buat akunnya!

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Day Trade: Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/day-trade-ketahui-kelebihan-dan-kekurangannya/feed/ 0
Day Trade: Cari Tahu Pengertian dan Karakteristiknya https://phintracosekuritas.org/artikel/day-trade-cari-tahu-pengertian-dan-karakteristiknya/ https://phintracosekuritas.org/artikel/day-trade-cari-tahu-pengertian-dan-karakteristiknya/#respond Fri, 14 Feb 2025 08:28:06 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=6563 Bagi beberapa trader, day trade termasuk strategi yang baru untuk dilakukan dan memiliki karakteristik cukup khas. Lalu apa pengertian serta bagaimana karakteristiknya? Untuk tau lebih lanjut, yuk baca selengkapnya dalam artikel di bawah ini!   Pengertian Day Trade Day trade merupakan strategi perdagangan saham yang dilakukan oleh trader dalam kurun waktu singkat, yaitu satu hari.... Read more »

The post Day Trade: Cari Tahu Pengertian dan Karakteristiknya appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Bagi beberapa trader, day trade termasuk strategi yang baru untuk dilakukan dan memiliki karakteristik cukup khas. Lalu apa pengertian serta bagaimana karakteristiknya?

Untuk tau lebih lanjut, yuk baca selengkapnya dalam artikel di bawah ini!

 

Pengertian Day Trade

Day trade merupakan strategi perdagangan saham yang dilakukan oleh trader dalam kurun waktu singkat, yaitu satu hari. Day trade sendiri bertujuan untuk memperoleh keuntungan atas transaksi saham dalam jangka pendek pada rentang satu hari. Contohnya, trader akan membeli saham di pagi hari dan menjualnya di siang hari, atau saham dibeli pada siang hari dan dijual saat sore hari.

 

Karakteristik Day Trade

  • Waktu Singkat

Transaksi yang dilakukan dalam kurun waktu satu hari menyebabkan posisi beli dan jual dilakukan pada hari yang sama, sehingga tidak ada posisi yang dibawa ke hari berikutnya. Dalam day trade, trader akan fokus memanfaatkan momentum volatilitas pergerakan harga dalam satu hari tersebut.

  • Fokus pada Pergerakan Harga

Day trade lebih berfokus pada pergerakan harga, bukan pada fundamental perusahaan. Sedangkan trader memiliki tujuan untuk menghindari risiko akibat adanya perubahan fundamental perusahaan, seperti perubahan kebijakan perusahaan, pemerintah ataupun perubahan kondisi ekonomi. Maka dari itu, trader dengan strategi day trade lebih berfokus pada pergerakan harga saham dalam waktu satu hari.

  • Risiko Tinggi

Bila trader tidak memiliki strategi atau trading plan yang ketat, maka harga saham yang fluktuatif dan volatil akan mengakibatkan kerugian bagi trader tersebut.

  • Frekuensi Tinggi

Dengan banyaknya transaksi di hari itu, baik transaksi beli maupun jual, menunjukkan bahwa investor aktif bertransaksi pada saham tersebut. Sehingga hal ini mengindikasikan adanya minat yang tinggi dan likuiditas yang baik pada saham.

  • Volatilitas Tinggi

Trader akan cenderung memilih saham dengan volatilitas tinggi karena hal ini memungkinkan trader untuk lebih cepat mendapat keuntungan dalam waktu yang singkat.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Day Trade: Cari Tahu Pengertian dan Karakteristiknya appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/day-trade-cari-tahu-pengertian-dan-karakteristiknya/feed/ 0
Ini Cara Investasi yang Tepat ala Phintraco Sekuritas https://phintracosekuritas.org/artikel/ini-cara-investasi-yang-tepat-ala-phintraco-sekuritas/ https://phintracosekuritas.org/artikel/ini-cara-investasi-yang-tepat-ala-phintraco-sekuritas/#respond Fri, 31 Jan 2025 08:04:06 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=6378 Investasi merupakan kegiatan menanamkan modal untuk mendapatkan keuntungan di kemudian hari. Keuntungan yang lebih besar dari modal ini kita dapatkan jika berinvestasi pada saham, dengan perhitungan yang tepat. Tapi, jika bingung mulai investasi dari mana, program edukasi BISA! dari Phintraco Sekuritas adalah jawabannya. BISA!, singkatan dari Belajar Investasi Sampai Bisa, adalah program edukasi dari Phintraco... Read more »

The post Ini Cara Investasi yang Tepat ala Phintraco Sekuritas appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Investasi merupakan kegiatan menanamkan modal untuk mendapatkan keuntungan di kemudian hari. Keuntungan yang lebih besar dari modal ini kita dapatkan jika berinvestasi pada saham, dengan perhitungan yang tepat. Tapi, jika bingung mulai investasi dari mana, program edukasi BISA! dari Phintraco Sekuritas adalah jawabannya.

BISA!, singkatan dari Belajar Investasi Sampai Bisa, adalah program edukasi dari Phintraco Sekuritas untuk mempelajari segala hal seputar saham yang dilakukan secara online. Dibawakan oleh Tim Edukasi, BISA! akan memberikan beragam informasi bagi Anda mengenai pengenalan pasar modal, analisis teknikal dan fundamental saham, sampai pembahasan seputar emiten. Sehingga Anda dapat memahami cara investasi dengan tepat dan mudah, bahkan untuk pemula.

 

Di bulan Februari 2025, BISA! akan membawakan tema seputar pasar modal dan online trading.

Dilaksanakan setiap hari Sabtu mulai pukul 09.00 WIB, simpan jadwal berikut supaya gak ketinggalan waktunya!

Tenang aja, program ini gratis khusus untuk Anda. Jadi, yuk daftar BISA! Sekarang!

Sampai ketemu di bulan depan.

 

Penulis: Yundira Putri Rahmadianti

Editor: Dhira Parama Yuga

The post Ini Cara Investasi yang Tepat ala Phintraco Sekuritas appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/ini-cara-investasi-yang-tepat-ala-phintraco-sekuritas/feed/ 0
January Effect: Apakah Terjadi Setiap Tahun? https://phintracosekuritas.org/artikel/january-effect-apakah-terjadi-setiap-tahun/ https://phintracosekuritas.org/artikel/january-effect-apakah-terjadi-setiap-tahun/#respond Thu, 23 Jan 2025 03:59:59 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=6268 Apa itu January Effect? Fenomena January Effect pertama kali diungkapkan oleh Investment Banker bernama Sidney B. Wachtel pada 1942. Sidney mengungkapkan bahwa saham-saham berkapitalisasi pasar kecil akan bergerak mengungguli saham-saham yang memiliki kapitalisasi pasar besar. January Effect merupakan fenomena kenaikan harga saham yang biasanya sering terjadi pada bulan Januari. Peristiwa ini merupakan momentum yang dinantikan... Read more »

The post January Effect: Apakah Terjadi Setiap Tahun? appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Apa itu January Effect?

Fenomena January Effect pertama kali diungkapkan oleh Investment Banker bernama Sidney B. Wachtel pada 1942. Sidney mengungkapkan bahwa saham-saham berkapitalisasi pasar kecil akan bergerak mengungguli saham-saham yang memiliki kapitalisasi pasar besar. January Effect merupakan fenomena kenaikan harga saham yang biasanya sering terjadi pada bulan Januari. Peristiwa ini merupakan momentum yang dinantikan oleh trader maupun investor untuk mendapatkan profit atau keuntungan yang maksimal. Investor atau trader biasanya melakukan strategi dengan membeli saham sebelum bulan Januari.

 

Penyebab January Effect

January Effect terjadi karena ada beberapa hal, di antaranya:

  1. Adanya Penggunaan Bonus Akhir Tahun

Pada umumnya, investor dan trader memanfaatkan bonus akhir tahun sebagai sumber dana untuk membeli saham di awal tahun, khususnya pada bulan Januari.

  1. Lanjutan Fenomena Window Dressing

Biasanya Manajer Investasi pada saat akhir tahun di bulan Desember melakukan evaluasi portofolio dengan menjual saham-saham yang mengalami penurunan, sebagai gantinya Manajer Investasi akan kembali membeli saham pada awal tahun di bulan Januari.

  1. Psikologi Investor atau Trader

Pada awal tahun baru, banyak investor dan trader yang membuat resolusi keuangan dan investasi untuk meningkatkan keuangan pribadi menjadi lebih baik.

 

Apakah Fenomena January Effect Selalu Terjadi?

 

Jika dilihat secara historis selama 10 tahun terakhir, IHSG tidak selalu mengalami kenaikan. Pada tahun 2017, 2020, 2021, 2023 dan 2024, IHSG pada bulan Januari mengalami koreksi atau pelemahan. Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa selama 10 tahun terakhir, terdapat 6 Januari dengan kenaikan (hijau) dan 4 Januari dengan penurunan (merah). Sehingga fenomena January Effect ini tidak selalu terjadi.

Untuk melakukan transaksi jual-beli saham yang aman, mudah, dan terjangkau, gunakan Profits Anywhere dari Phintraco Sekuritas. Dengan fitur Trend Meter, kita dapat mengetahui tren saham potensial bearish atau bullish. Download aplikasi Profits Anywhere untuk gunakan beragam fiturnya.

 

Penulis: Riska Novi Cahyani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post January Effect: Apakah Terjadi Setiap Tahun? appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/january-effect-apakah-terjadi-setiap-tahun/feed/ 0
Mengenal Istilah IPO & Mengapa Perusahaan Melakukan IPO https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/mengenal-istilah-ipo-mengapa-perusahaan-melakukan-ipo/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/mengenal-istilah-ipo-mengapa-perusahaan-melakukan-ipo/#respond Thu, 16 Jan 2025 02:40:55 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=6193 Mengenal Istilah IPO & Mengapa Perusahaan Melakukan IPO Sekarang ini banyak sekali perusahaan yang melakukan aksi korporasi untuk mendapat penambahan modal dengan cara listing di Bursa Efek Indonesia atau yang biasa disebut dengan IPO (Initial Public Offering). IPO menjadi salah satu cara efektif perusahaan untuk mendapatkan dana segar dari investor tanpa perlu mendapatkan pendanaan dari... Read more »

The post Mengenal Istilah IPO & Mengapa Perusahaan Melakukan IPO appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Mengenal Istilah IPO & Mengapa Perusahaan Melakukan IPO

Sekarang ini banyak sekali perusahaan yang melakukan aksi korporasi untuk mendapat penambahan modal dengan cara listing di Bursa Efek Indonesia atau yang biasa disebut dengan IPO (Initial Public Offering). IPO menjadi salah satu cara efektif perusahaan untuk mendapatkan dana segar dari investor tanpa perlu mendapatkan pendanaan dari perbankan. Umumnya perusahaan melakukan aksi korporasi IPO untuk membiayai bisnis perusahaan seperti ekspansi usaha.

Supaya Sobat Profits lebih paham tentang IPO, yuk Sobat Profits dapat membaca artikel ini sampai selesai.

A. Apa Itu IPO?

Initial Public Offering merupakan proses penawaran saham perusahaan secara perdana di Bursa Efek Indonesia. Ketika perusahaan sudah listing di Bursa Efek Indonesia, status nama perusahaan akan berubah menjadi Perusahaan Terbuka atau Tbk.

B. Mengapa Perusahaan Melakukan IPO?

1. Mendapatkan Dana Dari Masyarakat (Investor)

Tujuan perusahaan melakukan IPO salah satunya untuk mendapatkan dana atau suntikan modal dari masyarakat dengan cara menjual saham perusahaan kepada masyarakat (investor) selain perusahaan mendapatkan dana dari perbankan dalam bentuk pinjaman. Dana ini nantinya akan digunakan perusahaan untuk kepentingan bisnis seperti ekspansi, biaya operasional perusahaan, membayar hutang, dll.

2. Meningkatkan Nilai Perusahaan

Perusahaan yang melakukan IPO pastinya akan menaikkan nilai perusahaan, karena dari segi kapitalisasi pasarnya jauh lebih besar dibandingkan perusahaan yang tidak melantai di Bursa Efek Indonesia.

3. Meningkatkan Citra Perusahaan

Citra perusahaan saat melantai di Bursa Efek Indonesia akan meningkat, karena perusahaan akan menjadi perusahaan yang terbuka untuk publik dalam hal penyampaian laporan keuangan, aksi korporasi, pembagian dividen, dll. Apalagi jika perusahaan banyak melakukan kegiatan yang banyak memberikan dampak positif kepada masyarakat dan lingkungan.

4. Meningkatkan Kepatuhan Perusahaan

Perusahaan yang sudah listing di Bursa Efek Indonesia pastinya akan dipantau oleh banyak pihak diantaranya investor dan media. Maka dari itu perusahaan akan lebih sangat patuh dalam hal penyampaian laporan keuangan, laporan keterbukaan informasi, membayar kewajiban pajak, good corporate governance, dll.

 

By Phintraco Sekuritas | Education

“Personal Touch For Your Investment Journey”

  • Disclaimer On

Penulis : Riska Novi Cahyani

The post Mengenal Istilah IPO & Mengapa Perusahaan Melakukan IPO appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/mengenal-istilah-ipo-mengapa-perusahaan-melakukan-ipo/feed/ 0
Cek Portofolio Single Stock Futures (SSF) Mudah di Profits Derivatives https://phintracosekuritas.org/artikel/cara-lihat-portfolio-single-stock-futures-di-profits-derivatives/ https://phintracosekuritas.org/artikel/cara-lihat-portfolio-single-stock-futures-di-profits-derivatives/#respond Wed, 15 Jan 2025 07:12:38 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=6177 Belum lama ini Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan produk derivatif baru yaitu Single Stock Futures atau SSF. Melalui beberapa perusahaan sekuritas sebagai perantara perdagangan SSF, BEI memberikan variasi pilihan instrumen investasi bagi para Investor maupun Trader. SSF sendiri berbentuk perjanjian atau kontrak antara dua belah pihak untuk menjual atau membeli saham di kemudian hari dengan... Read more »

The post Cek Portofolio Single Stock Futures (SSF) Mudah di Profits Derivatives appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Belum lama ini Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan produk derivatif baru yaitu Single Stock Futures atau SSF. Melalui beberapa perusahaan sekuritas sebagai perantara perdagangan SSF, BEI memberikan variasi pilihan instrumen investasi bagi para Investor maupun Trader. SSF sendiri berbentuk perjanjian atau kontrak antara dua belah pihak untuk menjual atau membeli saham di kemudian hari dengan harga yang telah ditentukan.

Menjadi salah satu dari tiga Anggota Bursa (AB) yang telah mendapatkan izin untuk memperdagangan SSF, Phintraco Sekuritas turut meluncurkan SSF dalam Profits Derivatives. Sehingga Profit Derivatives dapat memudahkan nasabah untuk bertransaksi SSF hingga memantau portofolio yang dimiliki.

Untuk melihat portofolio SSF di Profits Derivatives, mudah banget caranya.

Ini langkah yang bisa lakukan:

  1. Buka website at.bofis.id (Anda bisa langsung klik laman website di samping).
  2. Masukkan User ID dan password Anda, setelah itu klik Login.
  3. Jika sudah, pilih menu Account, lalu klik Portfolio.

Di laman Portfolio, Anda dapat melihat daftar saham yang Anda miliki.

Ingin tau informasi lainnya seputar SSF?

Nantikan artikelnya di website Phintraco Sekuritas.

Follow media sosial Phintraco Sekuritas untuk dapatkan informasi terupdate seputar saham.

Penulis: Linda Aryani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Cek Portofolio Single Stock Futures (SSF) Mudah di Profits Derivatives appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/cara-lihat-portfolio-single-stock-futures-di-profits-derivatives/feed/ 0
Yuk Kenalan dengan Self Regulatory Organization https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/yuk-kenalan-dengan-self-regulatory-organization-2/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/yuk-kenalan-dengan-self-regulatory-organization-2/#respond Tue, 14 Jan 2025 07:56:06 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=6155 Di pasar modal, seluruh kegiatan investasi yang berlangsung harus selalu mengikuti peraturan yang berlaku. Dalam menetapkan peraturan di pasar modal, terdapat lembaga atau organisasi yang berwenang di dalamnya atau dikenal dengan Self Regulatory Organization (SRO). Selain untuk melengkapi peraturan terkait pasar modal yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia, aturan yang ditetapkan oleh SRO juga berfungsi... Read more »

The post Yuk Kenalan dengan Self Regulatory Organization appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Di pasar modal, seluruh kegiatan investasi yang berlangsung harus selalu mengikuti peraturan yang berlaku. Dalam menetapkan peraturan di pasar modal, terdapat lembaga atau organisasi yang berwenang di dalamnya atau dikenal dengan Self Regulatory Organization (SRO). Selain untuk melengkapi peraturan terkait pasar modal yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia, aturan yang ditetapkan oleh SRO juga berfungsi sebagai pengawasan agar tak terjadi kegiatan perdagangan yang tidak sesuai. Kemudian, peraturan ini sifatnya wajib, sehingga harus ditaati oleh semua pihak yang terlibat dalam struktur pasar modal Indonesia.

Di Indonesia sendiri, terdapat tiga lembaga yang menjadi SRO, yaitu:

  • Bursa Efek Indonesia (BEI), yang bertugas untuk menjalankan perdagangan Efek serta menyediakan sarana pendukung dan mengawasi kegiatan Anggota Bursa Efek.
  • PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), bertugas menyediakan jasa kustodian sentral serta penyelesaian transaksi “Efek” yang teratur, wajar, dan efisien.
  • PT Kliring Penjamin Emisi Indonesia (KPEI), bertugas untuk menyediakan jasa kliring serta penjamin penyelesaian transaksi bursa yang teratur, wajar, dan efisien.

Untuk dapatkan beragam informasi seputar pasar modal, simak artikel lainnya dari Phintraco Sekuritas.

Jangan lupa follow akun media sosial Phintraco Sekuritas supaya lebih update soal saham.

 

Penulis: Linda Aryani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Yuk Kenalan dengan Self Regulatory Organization appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/yuk-kenalan-dengan-self-regulatory-organization-2/feed/ 0
Ini Potensi Pasar ACE Hardware Setelah Ganti Nama Jadi AZKO https://phintracosekuritas.org/artikel/rebranding-ke-az-ko-aces-berpotensi-tekan-biaya-operasional/ https://phintracosekuritas.org/artikel/rebranding-ke-az-ko-aces-berpotensi-tekan-biaya-operasional/#respond Mon, 13 Jan 2025 07:43:29 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=6141 Mulai Januari 2025, PT Aspirasi Hidup Indonesia (AHI) Tbk yang sebelumnya memiliki merek dagang ACE Hardware (ACES), kini mengubah namanya menjadi AZKO. Hal ini berlangsung setelah tidak diperpanjangnya lisensi ACE Hardware International Holdings, Ltd. pada 31 Desember 2024 lalu oleh PT AHI. Setelah berdiri selama 29 tahun lamanya, ACES –kini AZKO– memiliki pendapatan yang stabil... Read more »

The post Ini Potensi Pasar ACE Hardware Setelah Ganti Nama Jadi AZKO appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Mulai Januari 2025, PT Aspirasi Hidup Indonesia (AHI) Tbk yang sebelumnya memiliki merek dagang ACE Hardware (ACES), kini mengubah namanya menjadi AZKO. Hal ini berlangsung setelah tidak diperpanjangnya lisensi ACE Hardware International Holdings, Ltd. pada 31 Desember 2024 lalu oleh PT AHI. Setelah berdiri selama 29 tahun lamanya, ACES –kini AZKO– memiliki pendapatan yang stabil setiap tahunnya.

Tercatat pada 9M24, ACES mendapatkan penjualan sebesar Rp6.23 triliun dan menandakan pertumbuhan sebesar 13.37% YOY. Meskipun beban operasional di 9M24 mengalami peningkatan, namun laba usaha ACES juga turut meningkat. Perlu diketahui bahwa kenaikan laba usaha ini didorong oleh pertumbuhan dari segi top-line.

Melihat potensi pada ACES yang telah melepas lisensi tersebut, Tim Riset Phintraco Sekuritas menilai bahwa dalam jangka panjang, pemberhentian lisensi ini dapat menurunkan beban operasional ACES sehingga berpotensi untuk meningkatkan profitabilitas. Apalagi ACES berencana untuk terus melakukan ekspansi agar menjangkau lebih banyak konsumen. Namun, dengan adanya perubahan merek ini, maka biaya beban iklan dan promosi ACES diprediksi akan mengalami peningkatan dalam jangka pendek.

Pantau informasi terbaru seputar investasi, saham, serta pasar modal hanya di phintracosekuritas.org dan channel media sosial Phintraco Sekuritas Official lainnya.

 

Penulis: Linda Aryani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Ini Potensi Pasar ACE Hardware Setelah Ganti Nama Jadi AZKO appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/rebranding-ke-az-ko-aces-berpotensi-tekan-biaya-operasional/feed/ 0
Mau Ubah Order SSF? Cek Caranya di Sini https://phintracosekuritas.org/artikel/cara-mengubah-order-single-stock-futures-di-profits-derivatives/ https://phintracosekuritas.org/artikel/cara-mengubah-order-single-stock-futures-di-profits-derivatives/#respond Mon, 13 Jan 2025 01:31:57 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=6137 Amend Order adalah fitur yang digunakan untuk mengurangi atau menambahkan transaksi yang sedang antre atau belum diproses. Fitur ini juga dapat digunakan pada Single Stock Futures (SSF) dalam Profit Derivatives. Untuk mengubahnya, cukup ikuti langkah berikut: Buka website at.bofis.id (Anda bisa langsung klik laman website di samping). Masukkan User ID dan password Anda, lalu klik... Read more »

The post Mau Ubah Order SSF? Cek Caranya di Sini appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Amend Order adalah fitur yang digunakan untuk mengurangi atau menambahkan transaksi yang sedang antre atau belum diproses. Fitur ini juga dapat digunakan pada Single Stock Futures (SSF) dalam Profit Derivatives.

Untuk mengubahnya, cukup ikuti langkah berikut:

  1. Buka website at.bofis.id (Anda bisa langsung klik laman website di samping).
  2. Masukkan User ID dan password Anda, lalu klik Login.
  3. Selanjutnya pilih menu Order, lalu klik Order List.
  4. Jika sudah, pilih gambar tiga garis pada order transaksi yang ingin diubah dan klik Amend Order.
  5. Setelah itu, masukkan detail perubahan, seperti Price dan Jumlah Lots, kemudian klik Amend, lalu klik OK.

Jika Anda telah melakukan langkah-langkah di atas, order transaksi Anda berhasil diubah.

 

Ingin tau informasi lainnya seputar SSF?

Nantikan artikelnya di website Phintraco Sekuritas.

Follow media sosial Phintraco Sekuritas untuk dapatkan informasi terupdate seputar saham.

 

Penulis: Linda Aryani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Mau Ubah Order SSF? Cek Caranya di Sini appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/cara-mengubah-order-single-stock-futures-di-profits-derivatives/feed/ 0
Kenali OJK dan Otoritas Lain di Pasar Modal Indonesia https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/kenalan-dengan-otoritas-di-pasar-modal-indonesia-2/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/kenalan-dengan-otoritas-di-pasar-modal-indonesia-2/#respond Tue, 07 Jan 2025 07:15:23 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=6063 Dalam setiap kegiatan investasi, terutama terkait saham, selalu berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. OJK merupakan lembaga negara yang berfungsi untuk menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan dalam sektor jasa keuangan dan non-bank. Untuk sektor jasa keuangan sendiri termasuk pada sektor perbankan dan pasar modal, sedangkan sektor jasa keuangan... Read more »

The post Kenali OJK dan Otoritas Lain di Pasar Modal Indonesia appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Dalam setiap kegiatan investasi, terutama terkait saham, selalu berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. OJK merupakan lembaga negara yang berfungsi untuk menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan dalam sektor jasa keuangan dan non-bank. Untuk sektor jasa keuangan sendiri termasuk pada sektor perbankan dan pasar modal, sedangkan sektor jasa keuangan non-bank meliputi asuransi, dana pensiun, lembaga pembiayaan, dan lembaga jasa keuangan lainnya.

Selain OJK, terdapat lembaga atau otoritas lain yang juga termasuk dalam struktur pasar modal Indonesia. Di antaranya adalah PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring dan Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Perusahaan Efek, Lembaga Penunjang, Profesi Penunjang, Pemodal, Emiten, Perusahaan Publik, dan Reksadana. Dari beragam otoritas yang ada, masing-masingnya memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Sebagai contohnya, BEI menjadi media transaksi jual-beli surat berharga, saham, dan instrumen investasi lainnya yang berfungsi untuk menjaga keberlanjutan pasar. Sedangkan KPEI bertugas untuk menyelenggarakan kegiatan kliring atas transaksi dalam dan di luar pasar modal, serta menyelenggarakan penjaminan penyelesaian transaksi bagi pasar modal. Lalu KSEI merupakan Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) di Pasar Modal Indonesia yang menyediakan layanan jasa Kustodian sentral dan penyelesaian transaksi pasar modal.

Di samping itu, Perusahaan Sekuritas turut menjadi bagian dalam struktur pasar modal, salah satu Perusahaan Sekuritasnya ialah Phintraco Sekuritas. Perusahaan Sekuritas sendiri merupakan lembaga keuangan yang memberikan layanan investasi, sehingga nasabah mampu melakukan kegiatan transaksi dan memantau segala pergerakan saham. Selain itu, dalam menjalankan kegiatannya, Perusahaan Sekuritas selalu berada di dalam pengawasan dari OJK.

 

Penulis: Linda Aryani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Kenali OJK dan Otoritas Lain di Pasar Modal Indonesia appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/kenalan-dengan-otoritas-di-pasar-modal-indonesia-2/feed/ 0
Cara Mudah Transaksi Single Stock Futures (SSF) di Profit Derivatives https://phintracosekuritas.org/artikel/cara-sell-single-stock-futures-di-profits-derivatives/ https://phintracosekuritas.org/artikel/cara-sell-single-stock-futures-di-profits-derivatives/#respond Mon, 06 Jan 2025 06:49:02 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=6035 Sebagai produk derivatif yang baru diluncurkan pada bulan November 2024 lalu, transaksi Single Stock Futures atau SSF sejauh ini hanya dapat dilakukan melalui tiga Anggota Bursa (AB) dan Phintraco Sekuritas merupakan salah satu di antaranya. Untuk bertransaksi SSF, Phintraco Sekuritas menyediakan layanan Profits Derivatives dengan beragam fiturnya yang akan membantu dalam segala kegiatan transaksi. Untuk... Read more »

The post Cara Mudah Transaksi Single Stock Futures (SSF) di Profit Derivatives appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Sebagai produk derivatif yang baru diluncurkan pada bulan November 2024 lalu, transaksi Single Stock Futures atau SSF sejauh ini hanya dapat dilakukan melalui tiga Anggota Bursa (AB) dan Phintraco Sekuritas merupakan salah satu di antaranya. Untuk bertransaksi SSF, Phintraco Sekuritas menyediakan layanan Profits Derivatives dengan beragam fiturnya yang akan membantu dalam segala kegiatan transaksi.

Untuk membeli saham SSF melalui Profits Derivatives, ini langkah yang bisa Anda lakukan:

  1. Buka website at.bofis.id (Anda bisa langsung klik laman website di samping).
  2. Masukkan User ID dan password Anda, lalu klik Login.
  3. Selanjutnya pilih menu BUY, masukkan PIN Trading Anda dan klik OK.
  4. Isi secara lengkap pada kolom BUY (LONG), seperti Stock, Price, dan Jumlah Lots. Setelah itu, klik Order Long.
  5. Periksa detail transaksi Anda di Order Checkout, bila sudah tepat, klik OK.

Selain itu, Anda juga dapat menjual saham SSF di Profits Derivatives, mau tau caranya?

Gampang banget, cukup ikuti langkah berikut:

  1. Buka website at.bofis.id (Anda bisa langsung klik laman website di samping).
  2. Masukkan User ID dan password Anda, setelah itu klik Login.
  3. Jika sudah, pilih menu SELL, masukkan PIN Trading Anda dan klik OK.
  4. Jangan lupa isi detail pada kolom SELL (SHORT), seperti Stock, Price, dan Jumlah Lots yang ingin dijual. Lalu klik Order Short.
  5. Pastikan untuk memeriksa kembali detail transaksi Anda di Order Checkout, jika sudah sesuai, klik OK.

Setelah melakukan transaksi jual atau beli, Anda bisa melihat transaksi tersebut pada menu Order, kemudian klik Order List untuk melihat detail order yang telah dibuat.

Ingin tau informasi lainnya seputar SSF?

Nantikan artikelnya di website Phintraco Sekuritas.

Follow media sosial Phintraco Sekuritas untuk dapatkan informasi terupdate seputar saham.

 

Penulis: Linda Aryani

Editor: Yundira Putri Rahmadianti

The post Cara Mudah Transaksi Single Stock Futures (SSF) di Profit Derivatives appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/cara-sell-single-stock-futures-di-profits-derivatives/feed/ 0
Mengenal Pasar Modal Indonesia https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/mengenal-pasar-modal-indonesia/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/mengenal-pasar-modal-indonesia/#respond Thu, 02 Jan 2025 04:56:22 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=5986 Mengenal Pasar Modal Indonesia Sobat Profits jika berbicara mengenai Pasar Modal Indonesia, sebenarnya pasar modal itu apa ya Sobat Profits? apa saja manfaat pasar modal itu sendiri? Apa saja jenis pasar di pasar modal? Supaya lebih jelas Sobat Profits bisa membaca artikel ini sampai selesai, untuk memudahkan Sobat Profits dalam memahami pasar modal. A. Pengertian... Read more »

The post Mengenal Pasar Modal Indonesia appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>

Mengenal Pasar Modal Indonesia

Sobat Profits jika berbicara mengenai Pasar Modal Indonesia, sebenarnya pasar modal itu apa ya Sobat Profits? apa saja manfaat pasar modal itu sendiri? Apa saja jenis pasar di pasar modal? Supaya lebih jelas Sobat Profits bisa membaca artikel ini sampai selesai, untuk memudahkan Sobat Profits dalam memahami pasar modal.

A. Pengertian Pasar Modal

Di dalam Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995, pengertian pasar modal dijelaskan lebih spesifik sebagai kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, Perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. Dengan kata lain, pasar modal merupakan tempat bertemunya antar penawaran dan permintaan surat berharga.

Pasar modal merupakan tempat bertemunya pihak yang membutuhkan dana jangka panjang dengan pihak yang membutuhkan produk investasi surat berharga seperti saham dan obligasi. Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan tempat atau wadah bagi para pelaku pasar modal untuk memperdagangkan atau memperjualbelikan surat berharga. Bursa Efek Indonesia ibarat mall yang menyediakan tempat kepada investor untuk melakukan transaksi surat berharga (efek).

B. Manfaat Pasar Modal

Terdapat beberapa manfaat pasar modal di suatu negara, yakni :

1. Wahana Investasi

Sebagai tempat alternatif investasi bagi masyarakat yang ingin berinvestasi selain di asset riil .

2. Keterbukaan Informasi

Salah satu industri yang sangat terbuka dan menjunjung tinggi profesionalisme sehingga akan mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat.

3. Penyebaran Kepemilikan Perusahaan

Sebagai tempat untuk penyebaran kepemilikan Perusahaan kepada masyarakat.

4. Lapangan Kerja

Menciptakan lapangan kerja atau profesi bagi masyarakat, baik bagi pelaku pasar maupun investor.

5. Pendapatan Negara

Membantu negara dalam meningkatkan pendapatan negara melalui kegiatan yang terdapat di Pasar Modal. Contoh kegiatan di pasar modal yang memberikan kontribusi kepada negara meliputi pajak yang dikenakan atas dividen dan transaksi di pasar modal, pajak tersebut akan masuk dalam kas negara sebagai sumber pendapatan negara.

C. Jenis Pasar Modal

Di Pasar Modal sendiri terdapat 2 jenis pasar, yakni :

1. Pasar Perdana (Pasar Primer)

Pasar perdana merupakan pasar dimana surat berharga untuk pertama kalinya ditawarkan kepada masyarakat sebelum dicatat di Bursa Efek Indonesia. Secara sederhana pasar perdana mempertemukan antara pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang membutuhkan instrumen investasi (Perusahaan & Investor). Proses tersebut dikenal dengan nama initial public offering (IPO).

2. Pasar Sekunder

Pasar sekunder merupakan pasar dimana efek yang sudah tercatat diperjual-belikan di bursa efek Indonesia dengan menggunakan sistem continuous auction. Pasar sekunder memberikan kesempatan kepada investor untuk membeli maupun menjual efek yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia. Transaksi yang terjadi pada pasar sekunder merupakan transaksi antara investor dan investor, tidak lagi antara investor dan Perusahaan.

Terdapat  Beberapa Perbedaan Pasar Perdana & Pasar Sekunder

 

By Phintraco Sekuritas | Education

“Personal Touch For Your Investment Journey”

  • Disclaimer On

Penulis : Riska Novi Cahyani

 

 

The post Mengenal Pasar Modal Indonesia appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/mengenal-pasar-modal-indonesia/feed/ 0
Cara Mudah Login Profits Derivatives https://phintracosekuritas.org/artikel/cara-mudah-login-profits-derivatives/ https://phintracosekuritas.org/artikel/cara-mudah-login-profits-derivatives/#respond Fri, 27 Dec 2024 01:35:43 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=5943 Halo, Sahabat Profits. Penasaran gimana caranya login ke Profits Derivatives untuk trading Single Stock Futures? Jangan khawatir, yuk simak video tutorial berikut ini!?

The post Cara Mudah Login Profits Derivatives appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>

Halo, Sahabat Profits.

Penasaran gimana caranya login ke Profits Derivatives untuk trading Single Stock Futures?

Jangan khawatir, yuk simak video tutorial berikut ini!?

The post Cara Mudah Login Profits Derivatives appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/cara-mudah-login-profits-derivatives/feed/ 0
Memahami Window Dressing & Tips Memaksimalkan Keuntungan Saat Window Dressing https://phintracosekuritas.org/artikel/memahami-window-dressing-tips-memaksimalkan-keuntungan-saat-window-dressing/ https://phintracosekuritas.org/artikel/memahami-window-dressing-tips-memaksimalkan-keuntungan-saat-window-dressing/#respond Thu, 19 Dec 2024 07:12:55 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=5848 Memahami Window Dressing & Tips Memaksimalkan Keuntungan Saat Window Dressing Window dressing merupakan istilah yang digunakan dalam dunia ritel. Dimana window dressing ini merupakan strategi yang digunakan oleh para pelaku usaha di bidang ritel untuk menghias kaca atau etalase kaca yang berisi produk jualannya supaya lebih menarik dimata calon konsumen, sehingga akhirnya konsumen melakukan pembelian... Read more »

The post Memahami Window Dressing & Tips Memaksimalkan Keuntungan Saat Window Dressing appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Memahami Window Dressing & Tips Memaksimalkan Keuntungan Saat Window Dressing

Window dressing merupakan istilah yang digunakan dalam dunia ritel. Dimana window dressing ini merupakan strategi yang digunakan oleh para pelaku usaha di bidang ritel untuk menghias kaca atau etalase kaca yang berisi produk jualannya supaya lebih menarik dimata calon konsumen, sehingga akhirnya konsumen melakukan pembelian barang.

Istilah ini kemudian dipakai oleh berbagai bidang, salah satunya pada bidang investasi pasar modal. Pada bidang investasi pasar modal istilah window dressing merujuk pada strategi Manajer Investasi membeli saham yang memiliki potensi naik dan menjual saham yang tidak memiliki prospek kenaikan, agar portofolio yang dikelola oleh Manajer Investasi dapat terlihat menarik sebelum di publish ke investor.

A. Apa itu Window Dressing ?

Window dressing merupakan strategi yang digunakan oleh Manajer Investasi untuk mempercantik dan meningkatkan performa saham agar portofolio tampak lebih baik.

Dengan kata lain window dressing strategi yang dilakukan oleh Manajer Investasi untuk mengevaluasi portofolio dengan membeli saham yang memiliki potensi kenaikan atau mendapat keuntungan dan menjual saham yang memiliki kerugian sebelum di publish ke investor. Dengan strategi ini maka para investor akan merasa puas dari kinerja Manajer Investasi, sehingga hal ini akan membuat investor menjadi lebih percaya kepada Manajer Investasi yang mengelola dana mereka yang berdampak positif bisa mendatangkan investor baru.

Sedangkan perusahaan atau emiten, window dressing dilakukan untuk membuat isi laporan keuangan terlihat lebih baik untuk menarik investor. Strategi yang dilakukan perusahaan melakukan penjualan dengan memberikan promo dan diskon barang atau jasa yang besar untuk meningkatkan pendapatan.

B.  Siapa Saja Pihak yang Melakukan Window Dressing?

  1. Manajer Investasi
  2. Perusahaan
  3. Pihak Pengelola Dana
  4. Perusahaan Asuransi

C. Kapan Terjadi Window Dressing

Window dressing saham biasanya terjadi akhir tahun bulan Desember dan awal tahun bulan Januari. Sebenarnya window dressing terjadi setiap kuartalan, tetapi momen yang paling ditunggu-tunggu investor adalah pada saat akhir tahun atau awal tahun.

D. Mengapa Window Dressing Dilakukan?

Window dressing dilakukan pastinya bertujuan untuk membuat tampilan portofolio Manajer Investasi dan mempercantik laporan keuangan agar membuat investor menjadi lebih tertarik.

Penjelasan mengenai mengapa dilakukan window dressing sebagai berikut :

1. Mendapatkan Investor Baru

Dengan dilakukannya window dressing pastinya akan menutupi kerugian investasi karena akan menghadapi Januari effect. Januari effect sangat berkaitan dengan window dressing. Window dressing dilakukan perusahaan agar laporan keuangan terlihat lebih menarik yang membuat investor tertarik untuk membeli saham perusahaan tersebut pada saat Januari karena biasanya investor mendapat bonus akhir tahun yang digunakan untuk membeli saham-saham perusahaan yang memiliki kinerja baik.

Oleh sebab itu pada saat akhir tahun merupakan waktu yang tepat bagi perusahaan untuk meninjau ulang performa kinerja dari portofolio yang dimiliki.

2. Mengevaluasi dan Meningkatkan Performa Portofolio Investasi

Performa portofolio investasi akan di evaluasi pada akhir tahun pada saat penutupun buku laporan keuangan yang akan di publish  ke investor. Dalam penilaian Manajer Investasi nilai keuntungan dan kerugian menjadi faktor penentu kesuksesan Manajer Investasi dalam mengelola dana investor. Maka dari itu, Manajer Investasi akan berusaha untuk mengoptimalkan dan memaksimalkan kinerja portofolio yang dikelola oleh Manajer Investasi untuk memberikan kepercayaan kepada investor.

3. Mengurangi Pajak

Window dressing dilakukan untuk mengurangi biaya pajak pada Manajer Investasi. Strategi yang dilakukan dengan menjual saham yang mengalami kerugian, sebagai gantinya Manajer Investasi akan membeli saham yang memiliki kinerja baik dan berpotensi mengalami kenaikan harga.

E. Tips Investasi Saat Window Dressing

1. Tentukan Target Return Investasi yang Diharapkan

Pada saat menghadapi window dressing jangan lupa untuk menentukan target imbal hasil yang diharapkan. Jika nanti imbal hasil yang diharapkan sudah tercapai maka investor dapat melakukan profit taking untuk menghindari penurunan harga saham.

2. Pilih Saham yang Terdapat di Portofolio Manajer Investasi

Investor dapat membeli saham yang terdapat dalam portofolio Manajer Investasi. Pastikan pembelian dilakukan pada saat harga saham masih rendah agar mendapatkan imbal hasil yang maksimal. Tapi strategi ini tidak harus dijadikan patokan investor, strategi ini dapat dijadikan referensi saja.

3. Cek Shareholders Perusahaan

Informasi mengenai shareholders sangat penting dilakukan sebelum melakukan pembelian saham agar terhindar dalam membeli saham dengan shareholders yang tidak kompeten.

4. Analisa Kondisi Keuangan Perusahaan

Sebelum investor membeli saham perusahaan wajib melakukan ataupun pengecekan kondisi laporan keuangan perusahaan. Agar terhindar dari perusahaan yang berfundamental buruk.

5. Memanfaatkan Momentum

Investor dapat membeli saham yang sedang mengalami trend naik dan memanfaatkan momentum sebelum harga saham terus melanjutkan kenaikan. Ketika harga saham sedang mengalami koreksi sementara, investor dapat membeli saham berfundamental baik.

E. Apakah Fenomena Window Dressing Selalu Terjadi Pada Bulan Desember?

Source : Yahoo Finance & Data Diolah

kalau Sobat Profits cermati historis IHSG 10 tahun terakhir pada bulan Desember, terdapat 1 Desember yang mengalami koreksi atau merah pada tahun 2022, dimana pada tahun tersebut window dressing gagal terjadi karena volatilitas bursa yang tinggi menjelang akhir tahun dan sisanya 9 Desember selama 10 tahun terakhir mengalami kenaikan atau terjadi window dressing. Jadi kesimpulannya selama 10  tahun terakhir  mayoritas IHSG pada bulan Desember mengalami kenaikan.

Pada momentum window dressing Sobat Profits dapat memanfaatkan momentum ini untuk mendapatkan profit yang maksimal dengan cara mencermati saham-saham yang memiliki potensial mengalami kenaikan dan Sobat Profits dapat menjual saham yang mengalami kerugian. Dengan cara seperti ini Sobat Profits dapat mengevaluasi portofolio investasi dengan lebih baik. Pilihlah saham yang memiliki fundamental baik yang dilihat dari kinerja keuangan yang solid serta cek reputasi shareholders perusahaan.

 

By Phintraco Sekuritas | Education

“Personal Touch For Your Investment Journey”

  • Disclaimer On

Penulis : Riska Novi Cahyani

The post Memahami Window Dressing & Tips Memaksimalkan Keuntungan Saat Window Dressing appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/memahami-window-dressing-tips-memaksimalkan-keuntungan-saat-window-dressing/feed/ 0
Mengenal Posisi Long & Short di Single Stock Futures https://phintracosekuritas.org/artikel/mengenal-posisi-long-short-di-single-stock-futures/ https://phintracosekuritas.org/artikel/mengenal-posisi-long-short-di-single-stock-futures/#respond Wed, 11 Dec 2024 08:37:57 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=5737 Mengenal Posisi Long & Short di Single Stock Futures Halo, Sahabat Profits. Tahukah kamu, di Single Stock Futures kamu bisa mengambil posisi Short dan posisi Long loh! ? Apa sih Long dan Short itu? Dengan memahami kedua posisi ini, kamu bisa memanfaatkan peluang di segala kondisi pasar, baik saat harga naik maupun turun. Penasaran? Yuk... Read more »

The post Mengenal Posisi Long & Short di Single Stock Futures appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Mengenal Posisi Long & Short di Single Stock Futures

Halo, Sahabat Profits.

Tahukah kamu, di Single Stock Futures kamu bisa mengambil posisi Short dan posisi Long loh!

? Apa sih Long dan Short itu?
Dengan memahami kedua posisi ini, kamu bisa memanfaatkan peluang di segala kondisi pasar, baik saat harga naik maupun turun.

Penasaran? Yuk simak penjelasan di atas

The post Mengenal Posisi Long & Short di Single Stock Futures appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/mengenal-posisi-long-short-di-single-stock-futures/feed/ 0
Perbandingan Saham VS Single Stock Futures https://phintracosekuritas.org/artikel/perbandingan-saham-vs-single-stock-futures/ https://phintracosekuritas.org/artikel/perbandingan-saham-vs-single-stock-futures/#respond Fri, 06 Dec 2024 08:37:50 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=5640 Perbandingan Saham VS Single Stock Futures Kamu masih bingung apa bedanya Saham dengan Single Stock Futures (SSF)?? Tenang, yuk pahami perbedaannya biar gak salah langkah! Dengan modal yang lebih kecil dan peluang trading yang fleksibel, SSF bisa jadi pilihan menarik buat kamu yang ingin diversifikasi portofolio.

The post Perbandingan Saham VS Single Stock Futures appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Perbandingan Saham VS Single Stock Futures

Kamu masih bingung apa bedanya Saham dengan Single Stock Futures (SSF)??

Tenang, yuk pahami perbedaannya biar gak salah langkah!

Dengan modal yang lebih kecil dan peluang trading yang fleksibel, SSF bisa jadi pilihan menarik buat kamu yang ingin diversifikasi portofolio.

The post Perbandingan Saham VS Single Stock Futures appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/perbandingan-saham-vs-single-stock-futures/feed/ 0
Mengenal 11 Sektor Saham di Bursa Efek Indonesia & Jenis Emitennya https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/mengenal-11-sektor-saham-di-bursa-efek-indonesia-jenis-emitennya/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/mengenal-11-sektor-saham-di-bursa-efek-indonesia-jenis-emitennya/#respond Thu, 28 Nov 2024 08:10:36 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=5481 Mengenal 11 Sektor Saham di Bursa Efek Indonesia & Jenis Emitennya Saham merupakan salah satu instrumen investasi di pasar modal yang paling banyak diminati investor untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang. Sobat Profits perlu mengetahui jika investasi saham memiliki tingkat risiko yang tinggi, tetapi diikuti dengan tingkat keuntungan yang tinggi pula. Di Bursa Efek Indonesia terdapat... Read more »

The post Mengenal 11 Sektor Saham di Bursa Efek Indonesia & Jenis Emitennya appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>

Mengenal 11 Sektor Saham di Bursa Efek Indonesia & Jenis Emitennya

Saham merupakan salah satu instrumen investasi di pasar modal yang paling banyak diminati investor untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang. Sobat Profits perlu mengetahui jika investasi saham memiliki tingkat risiko yang tinggi, tetapi diikuti dengan tingkat keuntungan yang tinggi pula. Di Bursa Efek Indonesia terdapat 11 sektor saham berdasarkan industri dan sektor perusahaannya.

Biar lebih jelas yuk Sobat Profits baca artikel ini sampai selesai terkait apa itu sektor saham? Apa saja 11 sektor saham di Bursa Efek Indonesia? Apa saja emitennya?

A. Apa itu Sektor Saham?

Sektor saham merupakan kumpulan perusahaan yang terdapat di Bursa Efek Indonesia yang diklasifikasikan sesuai industri dan bisnisnya. Tujuan pengelompokkan sektor saham untuk memudahkan investor dalam memilih dan membandingkan kinerja emiten yang memiliki kinerja baik.

B. 11 Sektor Saham di Bursa Efek Indonesia

1. Sektor Energi

Sektor energi meliputi perusahaan yang kegiatan bisnisnya menjual produk dan jasa terkait ekstraksi energi meliputi energi tidak terbarukan. Sehingga pendapatannya dipengaruhi langsung dari harga komoditas energi dunia seperti harga batu bara, pertambangan minyak bumi, gas alam.

2. Sektor Barang Baku

Sektor barang baku meliputi perusahaan yang menjual produk dan jasanya yang digunakan untuk perusahaan lain sebagai bahan baku untuk memproduksi barang jadi. Contohnya barang kimia, material konstruksi, produk kayu dan kertas.

3. Sektor Industri

Sektor industri meliputi perusahaan yang menjual produk dan jasa yang dikonsumsi oleh industri bukan dikonsumsi oleh konsumen. Industri ini meliputi produsen kedirgantaraan, pertahanan, produk konstruksi, produk Listrik dan mesin.

4. Sektor Barang Konsumen Primer

Sektor barang konsumen primer merupakan sektor saham yang meliputi penyediaan barang dan jasa yang dijual kepada konsumen untuk kebutuhan utama. Kebutuhan ini tidak dipengaruhi oleh keadaan ekonomi. Contohnya meliputi sektor pada perusahaan makanan, minuman, supermarket, kebutuhan rumah tangga,dll.

5. Sektor Barang Konsumen Non-Primer

Sektor barang konsumen non primer meliputi perusahaan yang memproduksi barang sekunder. Perusahaan yang masuk dalam sektor ini meliputi industri kendaraan, tekstil, pakaian, alas kaki, peralatan rumah tangga. Selain industri tersebut terdapat sektor jasa seperti pendidikan, pariwisata, media, periklanan, maupun hiburan.

6. Sektor Kesehatan

Sektor Kesehatan meliputi perusahaan yang menyediakan produk dan layanan kesehatan. Seperti penyediaan layanan Kesehatan, produsen alat kesehatan dan medis, perusahaan farmasi.

7. Sektor Keuangan

Sektor keuangan meliputi perusahaan yang menyediakan jasa keuangan seperti bank, lembaga keuangan, asuransi, dan lembaga keuangan konsumen.

8. Sektor Properti dan Real Estate

Sektor properti dan real estate meliputi perusahaan pengembangan properti, real estate dan perusahaan pendukungnya.

9. Sektor Teknologi

Sektor teknologi meliputi perusahaan yang menjual produk dan layanan teknologi seperti perusahaan internet, penyediaan jasa dan konsultan TI, dll.

10. Sektor Infrastruktur

Sektor infrastruktur meliputi perusahaan penyedia infrastruktur yang terdiri dari infrastruktur transportasi, perusahaan layanan logistik, dll.

11. Sektor Transportasi dan Logistik

Sektor transportasi dan logistik meliputi perusahaan pada bidang transportasi dan kegiatan perjalanan.

C. Perusahaan Emiten di Sektor Saham yang Terdapat di Bursa Efek Indonesia

 

Sektor Saham Perusahaan Emiten
Sektor Energi PT ABM Investama Tbk (ABMM)

PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)

PT Bumi Resources Tbk (BUMI)

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Sektor Barang Baku PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

PT Avia Avian Tbk (AVIA)

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)

PT Barito Pacific Tbk (BRPT)

PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA)

PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

Sektor Industri PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA)

PT Astra Internasional Tbk (ASII)

PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA)

PT Tanah Laut Tbk (INDX)

PT Keramika Indonesia Assosiasi Tbk (KIAS)

PT Lion Metal Works Tbk (LION)

PT United Tractors Tbk (UNTR)

Sektor Barang Konsumen Primer PT Akasha Wira International Tbk (ADES)

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)

PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA)

PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH)

PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO)

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY)

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)

PT Delta Djakarta Tbk (DLTA)

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Sektor Barang Konsumen Non-Primer PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES)

PT Argo Pantes Tbk (ARGO)

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO)

PT Global Mediacom Tbk (BMTR)

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)

PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL)

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS)

PT MNC Land Tbk (KPIG)

PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA)

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)

Sektor Kesehatan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)

PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)

PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC)

PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO)

PT Kimia Farma Tbk (KAEF)

PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE)

PT Indofarma Tbk (INAF)

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS)

Sektor Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)

PT Panin Financial Tbk (PNLF)

PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN)

PT Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE)

PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE)

 

 

Sektor Properti dan Real Estate

 

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)

PT Ciputra Development Tbk (CTRA)

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON)

PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI)

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA)

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS)

Sektor Teknologi

 

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA)

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)

PT ITSEC Asia Tbk (CYBR)

PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS)

PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH)

Sektor Infrastruktur

 

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)

PT XL Axiata Tbk (EXCL)

PT Indosat Tbk (ISAT)

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)

PT PP (Persero) Tbk (PTPP)

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)

PT Smartfren Telecom Tbk (FREN)

PT Nusantara Infrastructure Tbk (META)

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT)

Sektor Transportasi dan Logistik

 

PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)

PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS)

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR)

PT Pelayanan Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS)

PT Blue Bird Tbk (BIRD)

PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS)

PT Temas Tbk (TMAS)

PT Jaya Trishindo Tbk (HELI)

PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA)

D. Cara Screening Sektor Saham Melalui Profits Anywhere

  1. Cara Screening Sektor Saham Melalui Profits Anywhere
  2. Klik Shares Summary-COMPOSITE
  3. Pilih Filter lalu pilih Sectoral
  4. Pilih Sectoral IDX

 

 

By Phintraco Sekuritas | Education

“Personal Touch For Your Investment Journey”

  • Disclaimer On

Penulis : Riska Novi Cahyani

 

 

 

 

 

 

The post Mengenal 11 Sektor Saham di Bursa Efek Indonesia & Jenis Emitennya appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/mengenal-11-sektor-saham-di-bursa-efek-indonesia-jenis-emitennya/feed/ 0
Single Stock Futures Bisa Tetap Profit Saat Market Turun https://phintracosekuritas.org/artikel/single-stock-futures-bisa-tetap-profit-saat-market-turun/ https://phintracosekuritas.org/artikel/single-stock-futures-bisa-tetap-profit-saat-market-turun/#respond Fri, 15 Nov 2024 01:53:00 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=5290 Single Stock Futures Bisa Tetap Profit Saat Market Turun  [⬅️klik tautan di samping untuk penjelasan selengkapnya] Halo, Sahabat Profits. Investasi yang cerdas adalah investasi yang memberikan banyak peluang untuk meraih keuntungan! Dengan berinvestasi di Single Stock Futures, kamu sebagai investor bisa mendapatkan keuntungan yang menarik. Penasaran apa saja keuntungannya? Yuk, simak postingan berikut!

The post Single Stock Futures Bisa Tetap Profit Saat Market Turun appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Single Stock Futures Bisa Tetap Profit Saat Market Turun  [⬅️klik tautan di samping untuk penjelasan selengkapnya]

Halo, Sahabat Profits.

Investasi yang cerdas adalah investasi yang memberikan banyak peluang untuk meraih keuntungan!

Dengan berinvestasi di Single Stock Futures, kamu sebagai investor bisa mendapatkan keuntungan yang menarik.

Penasaran apa saja keuntungannya? Yuk, simak postingan berikut!

The post Single Stock Futures Bisa Tetap Profit Saat Market Turun appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/single-stock-futures-bisa-tetap-profit-saat-market-turun/feed/ 0
Mengerti Istilah Market Cap & Jenis-Jenis Saham Berdasarkan Market Cap https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/mengerti-istilah-market-cap-jenis-jenis-saham-berdasarkan-market-cap/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/mengerti-istilah-market-cap-jenis-jenis-saham-berdasarkan-market-cap/#respond Thu, 14 Nov 2024 06:18:50 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=5266 Mengerti Istilah Market Cap & Jenis-Jenis Saham Berdasarkan Market Cap A. Pengertian Market Cap Market cap merupakan singkatan dari market capitalization atau dalam bahasa Indonesia adalah kapitalisasi pasar yang menjadi salah satu indikator ukuran untuk mengukur nilai agregat sebuah perusahaan. Nilai market cap dihitung dengan cara mengalikan jumlah saham beredar dengan harga saham saat ini.... Read more »

The post Mengerti Istilah Market Cap & Jenis-Jenis Saham Berdasarkan Market Cap appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>

Mengerti Istilah Market Cap & Jenis-Jenis Saham Berdasarkan Market Cap

A. Pengertian Market Cap

Market cap merupakan singkatan dari market capitalization atau dalam bahasa Indonesia adalah kapitalisasi pasar yang menjadi salah satu indikator ukuran untuk mengukur nilai agregat sebuah perusahaan. Nilai market cap dihitung dengan cara mengalikan jumlah saham beredar dengan harga saham saat ini. Secara sistematis perhitungan market cap adalah sebagai berikut :

Market Capitalization              = Jumlah Saham Beredar x Harga Saham Saat Ini

Sebagai contoh, emiten BBNI memiliki jumlah saham yang beredar sebanyak 37.256.798.316  lembar saham dengan harga per lembar saham per 13 November 2024 Rp4.960. Maka kita akan mengetahui market capitalization dari emiten BBNI sebagai berikut.

Market Capitalization              = Rp37.256.798.316 x Rp4.960 = Rp184.793.719.647.360

B. Skala Market Cap

Skala market cap suatu perusahaan berbeda-beda, skala tersebut dijadikan investor dalam memilih saham dan mengetahui kualitas suatu perusahaan. Dimana market cap dibagi kedalam tiga kelompok :

1. Big Cap (First Liner)

Perusahaan yang masuk kedalam big cap merupakan perusahaan yang memiliki kapitalisasi pasar sangat besar dengan nilai diatas Rp10 triliun. Saham yang masuk kedalam big cap memiliki pergerakan saham yang lebih stabil dan fundamental bagus. Saham big cap atau dikenal dengan saham blue chip sangat cocok bagi investor yang ingin berinvestasi dalam waktu jangka panjang.

Contoh perusahaan first liner di Indonesia adalah BBCA, BBRI, BBNI, TLKM.

2. Middle Cap (Second Liner)

Perusahaan yang masuk kedalam middle cap memiliki market cap  lebih kecil jika dibandingkan dengan big cap yang memiliki nilai mulai dari Rp500 miliar – Rp10 triliun. Perusahaan yang masuk kedalam middle cap memiliki pergerakan saham sedikit lebih agresif tetapi dengan risiko kerugian yang lebih rendah. Saham middle cap memiliki potensi lebih tinggi untuk berkembang menjadi lebih besar.

Contoh perusahaan second liner di Indonesia adalah JPFA, MAIN, SIDO, LSIP.

3. Small Cap (Third Liner)

Perusahaan yang masuk kedalam small cap memiliki market cap yang lebih kecil dengan nilai dibawah Rp500 miliar. Perusahaan yang masuk kedalam small cap memiliki pergerakan harga saham yang cenderung lebih volatil. Dimana saham yang masuk kategori ini memiliki kecenderungan risiko yang lebih tinggi.

Contoh perusahaan third liner di Indonesia adalah GOTO, BUKA, WIKA.

 

By Phintraco Sekuritas | Education

“Personal Touch For Your Investment Journey”

  • Disclaimer On

Penulis : Riska Novi Cahyani

Editor  : Khoirrun Nisa

The post Mengerti Istilah Market Cap & Jenis-Jenis Saham Berdasarkan Market Cap appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/mengerti-istilah-market-cap-jenis-jenis-saham-berdasarkan-market-cap/feed/ 0
Cara Mudah Buka Akun Single Stock Futures di Profits Anywhere https://phintracosekuritas.org/artikel/cara-mudah-buka-akun-single-stock-futures-di-profits-anywhere/ https://phintracosekuritas.org/artikel/cara-mudah-buka-akun-single-stock-futures-di-profits-anywhere/#respond Thu, 14 Nov 2024 01:47:32 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=5255 Cara Mudah Buka Akun Single Stock Futures di Profits Anywhere Kabar gembira untuk Sahabat Profits? Kini kamu bisa buka akun Single Stock Futures (SSF) langsung dari aplikasi Profits Anywhere (Untuk Akun Reguler). Untuk kamu yang belum punya akun Profits Anywhere, jangan sedih! Kamu juga tetap bisa buka akun SSF dengan buka Akun Reguler di Profits... Read more »

The post Cara Mudah Buka Akun Single Stock Futures di Profits Anywhere appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>

Cara Mudah Buka Akun Single Stock Futures di Profits Anywhere

Kabar gembira untuk Sahabat Profits?

Kini kamu bisa buka akun Single Stock Futures (SSF) langsung dari aplikasi Profits Anywhere (Untuk Akun Reguler).

Untuk kamu yang belum punya akun Profits Anywhere, jangan sedih! Kamu juga tetap bisa buka akun SSF dengan buka Akun Reguler di Profits Anywhere terlebih dahulu.

Untuk info lebih lanjut, hubungi:
? Call Center Phintraco Sekuritas: 150 138
? Email: cs@phintracosekuritas.org
? WA Profits – Phintraco Sekuritas: +62 811-9560-188

The post Cara Mudah Buka Akun Single Stock Futures di Profits Anywhere appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/cara-mudah-buka-akun-single-stock-futures-di-profits-anywhere/feed/ 0
Mengenal Pengertian Saham, Jenis-Jenis Saham di Indonesia Serta Keuntungan & Risiko Investasi Saham https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/mengenal-pengertian-saham-jenis-jenis-saham-di-indonesia-serta-keuntungan-kerugian-saham/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/mengenal-pengertian-saham-jenis-jenis-saham-di-indonesia-serta-keuntungan-kerugian-saham/#respond Thu, 31 Oct 2024 06:55:07 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=5023 Mengenal Pengertian Saham, Jenis-Jenis Saham di Indonesia Serta Keuntungan & Risiko Investasi Saham A. Pengertian Saham Saham merupakan bukti kepemilikan suatu perusahaan yang merupakan klaim atas penghasilan dan kekayaan perseroan. Ketika seseorang menjadi pemegang saham suatu perusahaan, makai Ia diakui sebagai pemilik atas perusahaan tersebut. Perusahaan yang telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia disebut... Read more »

The post Mengenal Pengertian Saham, Jenis-Jenis Saham di Indonesia Serta Keuntungan & Risiko Investasi Saham appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Mengenal Pengertian Saham, Jenis-Jenis Saham di Indonesia Serta Keuntungan & Risiko Investasi Saham

A. Pengertian Saham

Saham merupakan bukti kepemilikan suatu perusahaan yang merupakan klaim atas penghasilan dan kekayaan perseroan. Ketika seseorang menjadi pemegang saham suatu perusahaan, makai Ia diakui sebagai pemilik atas perusahaan tersebut. Perusahaan yang telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia disebut sebagai perusahaan terbuka dan mendapat title Tbk di belakang nama perseroan. Arti dari perusahaan terbuka adalah bahwa perusahaan tersebut sahamnya dapat dimiliki oleh masyarakat umum dengan melakukan pembelian melalui Bursa Efek. Di Bursa Efek Indonesia, masyarakat dapat membeli saham dengan minimal pembelian sebanyak 1 lot atau setara dengan 100 lembar saham.

B. Jenis-Jenis Saham di Indonesia

1. Saham Biasa (Common Stock)

Kriteria Saham Biasa meliputi :

  • Investor memiliki hak suara saat RUPS.
  • Dividen dapat berubah-ubah tergantung kondisi keuangan perusahaan.
  • Jika perusahaan dilikuidasi investor yang memegang saham biasa memiliki hak klaim paling terakhir.

2. Saham Preferen

Kriteria Saham Preferen meliputi :

  • Investor tidak memiliki hak suara saat RUPS.
  • Dividen yang dibagikan perusahaan bersifat tetap.
  • Jika perusahaan dilikuidasi, investor yang memegang saham preferen memiliki hak klaim terlebih dahulu dibandingkan investor saham biasa.

C. Keuntungan Saham

1. Dividen

Dividen merupakan pembagian keuntungan perusahaan kepada para pemegang saham.

2. Capital Gain

Capital gain merupakan keuntungan yang didapatkan dari selisih harga beli dan harga jual saham. ketika investor membeli saham pada harga tertentu dan menjualnya di harga yang lebih tinggi, maka investor akan mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual. Itulah yang dinamakan sebagai capital gain Contoh ilustrasi dari capital gain adalah Ketika investor membeli saham TLKM sebesar 1 Lot pada harga Rp3.000 dan kemudian menjualnya pada harga Rp3.500, maka investor tersebut mendapatkan keuntungan Rp500 per lembar sahamnya.

3. RUPS

Ketika investor memegang saham suatu perusahaan, investor dapat mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham walapun kepemilikan sahamnya hanya 1 lot.

4. Mudah

Investasi saham mudah, karena transaksi menjual dan membeli saham dapat dilakukan melalui smartphone yang terhubung dengan internet sesuai dengan jam perdagangan bursa.

D. Risiko Saham

1. Risiko Likuidasi

Risiko likuidasi ketika emiten dinyatakan bangkrut, maka para pemegang saham memiliki hak klaim terakhir terhadap aset perusahaan.

2. Capital Loss

Capital loss kebalikan dari capital gain merupakan kerugian ketika pemegang saham membeli saham di harga tinggi dan menjualnya di harga yang lebih rendah. Contoh ilustrasi dari capital loss  adalah ketika investor membeli saham TLKM sebesar 1 Lot pada harga Rp3.500 dan kemudian menjualnya pada harga Rp3.000, maka investor tersebut mendapatkan kerugian Rp500 per lembar sahamnya.

3. Delisting

Ketika perusahaan dinyatakan keluar dari Bursa Efek Indonesia dengan beberapa penyebab seperti emiten menghentikan operasi, bangkrut, tidak memenuhi persyaratan di bursa atau juga ingin menjadi perusahaan tertutup.

4. Risiko Likuiditas

Saham yang tidak likuid merupakan saham yang volume perdagangannya kecil dan minat investor juga terbatas. Investor sebaiknya menghindari saham tidak likuid dikarenakan akan susah untuk dibeli dan dijual.

5.  No Dividen

Risiko yang terakhir adalah ketika saham yang dibeli investor tidak membagikan dividen setiap tahunnya.

 

 

By Phintraco Sekuritas | Education

“Personal Touch For Your Investment Journey”

  • Disclaimer On

Penulis : Riska Novi Cahyani

Editor  : Khoirrun Nisa

 

The post Mengenal Pengertian Saham, Jenis-Jenis Saham di Indonesia Serta Keuntungan & Risiko Investasi Saham appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/mengenal-pengertian-saham-jenis-jenis-saham-di-indonesia-serta-keuntungan-kerugian-saham/feed/ 0
Pengertian IDX High Dividend 20 & Daftar Saham IDX High Dividend 20 https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/pengertian-idx-high-dividend-20-daftar-saham-idx-high-dividend-20/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/pengertian-idx-high-dividend-20-daftar-saham-idx-high-dividend-20/#respond Thu, 17 Oct 2024 06:35:42 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=4799 Pengertian IDX High Dividend 20 & Daftar Saham IDX High Dividend 20 Dividen merupakan salah satu keuntungan investor saat berinvestasi pada instrumen investasi saham. Investor yang memiliki tujuan investasi dengan mengharapkan passive income setiap tahunnya dapat menerapkan strategi dengan membeli saham perusahaan yang rutin dalam membayarkan dividen. Untuk memudahkan investor dalam memilih saham yang rutin... Read more »

The post Pengertian IDX High Dividend 20 & Daftar Saham IDX High Dividend 20 appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Pengertian IDX High Dividend 20 & Daftar Saham IDX High Dividend 20

Dividen merupakan salah satu keuntungan investor saat berinvestasi pada instrumen investasi saham. Investor yang memiliki tujuan investasi dengan mengharapkan passive income setiap tahunnya dapat menerapkan strategi dengan membeli saham perusahaan yang rutin dalam membayarkan dividen. Untuk memudahkan investor dalam memilih saham yang rutin dalam membayarkan dividen, Bursa Efek Indonesia membentuk IDX High Dividend 20 untuk dijadikan referensi dalam memilih saham yang rutin dalam membayarkan dividen.

 

A. Apa Itu IDX High Dividend 20?

Indeks yang mengukur kinerja dari 20 saham yang rutin membayarkan dividen kepada pemegang saham perusahaan selama 3 tahun terakhir serta memiliki dividend yield, dividend payout ratio & dividend per share yang tinggi. IDX High Dividend 20 dirilis Bursa Efek Indonesia pada 17 Mei 2018.

B. Kriteria Saham Yang Masuk IDX High Dividend 20 Berdasarkan Laman Resmi Bursa Efek Indonesia

1. Konstituen Indeks IDX High Dividend 20 adalah saham dari Perusahaan Tercatat yang membagikan dividen tunai selama 3 (tiga) tahun terakhir serta memiliki rata-rata harian nilai transaksi regular untuk periode 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan terakhir masing-masing lebih besar Rp1 miliar.

2. Konstituen Indeks IDX High Dividend 20 dipilih berdasarkan rata-rata dividend yield, rata-rata harian nilai transaksi regular untuk periode 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan terakhir, serta Kapitalisasi Pasar free float pada periode evaluasi.

3. Metode perhitungan Indeks IDX High Dividend 20 menggunakan metode Capped Dividend Yield Adjusted Free-Float Market Capitalization Weighted. Indeks ini menggunakan kapitalisasi pasar free float sebagai bobot dengan penyesuaian menggunakan dividend yield. Selain itu, bobot saham disesuaikan sehingga bobot paling tinggi untuk satu saham adalah 15%.

C. Jenis Evaluasi Atas Konstituen IDX High Dividend 20

1. Evaluasi Mayor

Evaluasi mayor merupakan evaluasi atas konstituen dan penyesuaian bobot yang dilakukan setiap akhir bulan Januari dan selanjutnya akan efektif setiap Hari Bursa pertama di bulan Februari.

2. Evaluasi Minor

Evaluasi minor merupakan evaluasi hanya penyesuaian bobot yang dilakukan setiap akhir bulan Juli dan selanjutnya akan efektif setiap Hari Bursa pertama di bulan Agustus.

D. Daftar Saham IDX High Dividend 20 Terbaru

     Berikut Daftar Saham IDX High Dividend 20 Periode Efektif Konsituen 5 Agustus 2024 s.d 4 Februari 2025.

SourceInvesting.com

Bisa kita lihat bahwa emiten yang memiliki dividend yield  tinggi berada pada sektor pertambangan yaitu emiten ADRO, ITMG & PTBA. Bagaimana Dividend Payout Ratio & Dividend Per Share terakhir ketiga emiten tersebut.

 SourceInvesting.com

Data Emiten IDX High Dividend 20 diatas merupakan tampilan data emiten untuk edukasi Sobat Profits dan bukan ajakan untuk menjual maupun membeli, keputusan menjual maupun membeli tergantung pada keputusan Sobat Profits sendiri.

 

 

By Phintraco Sekuritas | Education

“Personal Touch For Your Investment Journey”

  • Disclaimer On

Penulis : Riska Novi Cahyani

Editor  : Khoirrun Nisa

The post Pengertian IDX High Dividend 20 & Daftar Saham IDX High Dividend 20 appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/pengertian-idx-high-dividend-20-daftar-saham-idx-high-dividend-20/feed/ 0
Sebelum Berinvestasi Kenali Terlebih Dahulu Jenis Profil Risiko Investasi https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/sebelum-berinvestasi-kenali-terlebih-dahulu-jenis-profil-risiko-investasi/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/sebelum-berinvestasi-kenali-terlebih-dahulu-jenis-profil-risiko-investasi/#respond Thu, 03 Oct 2024 09:32:38 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=4608   Sebelum Berinvestasi Kenali Terlebih Dahulu Jenis Profil Risiko Investasi Sobat Profits Sobat Profits, sebelum Sobat Profits memulai berinvestasi, baik untuk mengenali dan memahami terkait profil risiko Sobat Profits, dengan mengetahui profil risiko maka Sobat Profits akan mengetahui tingkat kemampuan dan kesanggupan Sobat Profits dalam menerima dan mengelola risiko investasi Sobat Profits. Profil risiko menjadi... Read more »

The post Sebelum Berinvestasi Kenali Terlebih Dahulu Jenis Profil Risiko Investasi appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
 

Sebelum Berinvestasi Kenali Terlebih Dahulu Jenis Profil Risiko Investasi Sobat Profits

Sobat Profits, sebelum Sobat Profits memulai berinvestasi, baik untuk mengenali dan memahami terkait profil risiko Sobat Profits, dengan mengetahui profil risiko maka Sobat Profits akan mengetahui tingkat kemampuan dan kesanggupan Sobat Profits dalam menerima dan mengelola risiko investasi Sobat Profits. Profil risiko menjadi petunjuk untuk mengetahui tingkat risiko investasi yang bisa Sobat Profits toleransi atau terima dalam berinvestasi.

Risiko investasi yang biasa terjadi dalam berinvestasi di pasar modal adalah volatilitasnya nilai instrumen investasi di pasar modal.

Jenis-Jenis Profil Risiko Investasi

Terdapat berbagai jenis profil risiko investasi yang dapat Sobat Profits ketahui dan pahami, antara lain :

1 Konservatif (Risiko Rendah)

Investor konservatif cenderung lebih memilih aset atau instrumen investasi yang memiliki risiko rendah. Seorang investor dengan profil risiko konservatif (risiko rendah), akan lebih mengutamakan dalam melindungi portofolio atau aset investasinya stabil. Investor tipe konservatif biasanya didominasi investor berusia dewasa atau lanjut yang mana mereka lebih mengutamakan risiko investasi yang rendah walaupun imbal hasilnya pun juga rendah. Jenis instrumen yang dipilih investor dengan profil risiko konservatif adalah Deposito & Reksadana Pasar Uang. Investor dengan profil risiko konservatif biasanya memiliki jangka waktu investasi kurang dari satu tahun.

2 Moderat (Risiko Menengah)

Investor moderat merupakan investor yang memiliki profil risiko sedang, dimana investor tersebut memiliki karakteristik berani dalam menghadapi risiko, namun juga perlu kehati-hatian dalam memilih instrumen investasinya. Jenis instrumen yang dipilih investor dengan profil risiko moderat yaitu Reksadana Pendapatan Tetap, Reksadana Campuran, Surat Utang, Obligasi. Investor dengan profil risiko moderat biasanya memiliki jangka waktu investasi antara 1-3 tahun.

3 Agresif (Risiko Tinggi)

Investor agresif merupakan investor yang memiliki keberanian dalam menghadapi risiko dengan memilih instrumen investasi yang berisiko tinggi dengan tujuan untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih tinggi di masa yang akan datang.

Investor agresif biasanya telah memiliki pengalaman yang cukup lama di dunia investasi pasar modal dan sudah memiliki kemampuan dalam menganalisa pergerakan harga saham kedepannya.

Jenis instrumen investasi  yang cocok dengan investor yang memiliki profil risiko agresif adalah saham karena memberikan imbal hasil yang tinggi tetapi juga berbanding lurus dengan risiko yang tinggi juga. Jangka waktu investasi investor dengan profil risiko agresif bisa lebih dari 5 tahun.

Untuk mengetahui profil risiko Sobat Profits, Sobat Profits bisa menjawab pertanyaan dibawah ini untuk membantu Sobat Profits dalam berinvestasi. Profil risiko merupakan hal penting untuk mengetahui seberapa besar toleransi risiko yang bisa Sobat Profits terima atas risiko pada sebuah instrumen investasi.

  Jika Sobat Profits telah mengisi kuesioner profil risiko tersebut, Sobat Profits dapat melihat apakah Sobat Profits termasuk kategori investor yang konservatif, moderat, atau agresif pada dibawah ini.

Dari kesimpulan diatas jika Sobat Profits memiliki total skor 25-35 masuk kategori investor dengan profil risiko       konservatif. Jika Sobat Profits memiliki skor 36-55 maka Sobat Profits masuk kategori investor dengan profil risiko   moderat. Kemudian jika Sobat Profits memiliki total skor 56-100 maka Sobat Profits masuk kategori dengan profil risiko   agresif.

 

 

By Phintraco Sekuritas | Education

“Personal Touch For Your Investment Journey”

  • Disclaimer On

Penulis : Riska Novi Cahyani

Editor : Khoirrun Nisa

The post Sebelum Berinvestasi Kenali Terlebih Dahulu Jenis Profil Risiko Investasi appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/sebelum-berinvestasi-kenali-terlebih-dahulu-jenis-profil-risiko-investasi/feed/ 0
Prinsip – Prinsip Dasar Investasi, Investasi vs Menabung, dan Investasi vs Trading https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/prinsip-prinsip-dasar-investasi-investasi-vs-menabung-dan-investasi-vs-trading/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/prinsip-prinsip-dasar-investasi-investasi-vs-menabung-dan-investasi-vs-trading/#respond Thu, 19 Sep 2024 08:43:29 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=4406 Prinsip – Prinsip Dasar Investasi, Investasi vs Menabung, dan Investasi vs Trading           Jika berbicara mengenai investasi dan menabung, kebanyakan orang akan menganggap hal ini merupakan kegiatan yang sama, tetapi realitanya investasi dan menabung jelas berbeda mulai dari segi tujuan, potensi risiko, jenis transaksi dan tempat transaksi. Perbedaan tersebut bisa Sobat... Read more »

The post Prinsip – Prinsip Dasar Investasi, Investasi vs Menabung, dan Investasi vs Trading appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Prinsip – Prinsip Dasar Investasi, Investasi vs Menabung, dan Investasi vs Trading

          Jika berbicara mengenai investasi dan menabung, kebanyakan orang akan menganggap hal ini merupakan kegiatan yang sama, tetapi realitanya investasi dan menabung jelas berbeda mulai dari segi tujuan, potensi risiko, jenis transaksi dan tempat transaksi. Perbedaan tersebut bisa Sobat Profits baca seperti dibawah ini.

A. Investasi VS Menabung

          Selain itu dalam hal berinvestasi Sobat Profits harus pahami prinsip dasar investasi supaya bisa mencapai tujuan keuangan dan memiliki perencanaan keuangan yang baik dalam mengambil keputusan berinvestasi. Berikut ini prinsip dasar investasi yang dapat Sobat Profits terapkan pada saat memulai berinvestasi.

B. Prinsip – Prinsip Dasar Investasi

    1. Pada saat melakukan investasi, Sobat Profits wajib menggunakan uang dingin (uang yang tidak dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari).
    2. Kenali profil risiko diri sendiri.
    3. Pahami dan pelajari jenis instrumen investasi yang akan dipilih dalam berinvestasi.
    4. Tentukan tujuan, target dan strategi investasi.
    5. Jangan menempatkan seluruh dana investasi pada satu jenis instrumen investasi (don’t put your eggs in one basket).
    6. Disiplin melakukan target investasi baik target keuntungan yang ingin didapat maupun risiko yang bisa diterima.

          Jika Sobat Profits berinvestasi di Pasar Modal pada instrumen investasi saham  terdapat dua strategi yang bisa Sobat Profits sesuaikan dengan tujuan dan profil risiko Sobat Profits. Berikut ini perbedaan investasi dan trading yang bisa Sobat Profits pahami.

C. Investasi VS Trading

          Saat Sobat Profits berinvestasi di Pasar Modal pada instrumen investasi saham, ada dua cara yang dapat Sobat Profits lakukan untuk mendapatkan keuntungan, yakni dengan cara investasi dan trading. Berikut ini perbedaan investasi dan trading yang dapat Sobat Profits pahami.

          Pada tabel diatas Sobat Profits bisa melihat bahwa investasi dan trading memiliki perbedaan dari sisi jangka waktu, prinsip, strategi, dan metode analisis. Dimana ketika Sobat Profits berinvestasi jangka waktu yang dibutuhkan adalah jangka panjang, tetapi jika Sobat Profits trading jangka waktu yang dibutuhkan adalah jangka pendek. Prinsip ketika Sobat Profits berinvestasi adalah buy & hold sedangkan ketika trading adalah buy & sell. Strategi dalam berinvestasi berfokus pada fundamental suatu perusahaan, berbeda dengan trading berfokus pada sentimen pasar yang sedang terjadi dan pergerakan harga saham. Sementara itu metode analisis yang digunakan pada saat investasi menggunakan analisa fundamental sedangkan pada saat trading metode analisis yang digunakan adalah analisis teknikal.

 

By Phintraco Sekuritas | Education

“Personal Touch For Your Investment Journey”

  • Disclaimer On

Penulis : Riska Novi Cahyani

Editor   : Khoirrun Nisa

The post Prinsip – Prinsip Dasar Investasi, Investasi vs Menabung, dan Investasi vs Trading appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/prinsip-prinsip-dasar-investasi-investasi-vs-menabung-dan-investasi-vs-trading/feed/ 0
Pengertian Investasi & Jenis Produk Investasi https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/pengertian-investasi-jenis-produk-investasi/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/pengertian-investasi-jenis-produk-investasi/#respond Thu, 05 Sep 2024 09:25:55 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=4226 Pengertian Investasi & Jenis Produk Investasi A. Pengertian Investasi Investasi merupakan keputusan seorang investor untuk mengeluarkan sejumlah uang atau menyimpan uang pada sebuah instrumen investasi dengan tujuan dimasa depan mendapatkan keuntungan finansial. Contoh investasi dapat berupa pembelian asset financial seperti obligasi, saham, reksadana, dan instrumen investasi lainnya. Contoh investasi pada aset rill seperti di properti,... Read more »

The post Pengertian Investasi & Jenis Produk Investasi appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Pengertian Investasi & Jenis Produk Investasi

A. Pengertian Investasi

Investasi merupakan keputusan seorang investor untuk mengeluarkan sejumlah uang atau menyimpan uang pada sebuah instrumen investasi dengan tujuan dimasa depan mendapatkan keuntungan finansial. Contoh investasi dapat berupa pembelian asset financial seperti obligasi, saham, reksadana, dan instrumen investasi lainnya. Contoh investasi pada aset rill seperti di properti, apartemen, gedung, kontrakan, dll.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari misalnya Sobat Profits membeli rumah di suatu kota seharga Rp700 juta pada tahun 2018, dengan tujuan diinvestasikan. Kemudian pada saat tahun  2024 Sobat Profits ingin menjual rumah tersebut dan harga rumah Sobat Profits mengalami kenaikan harga menjadi Rp950 juta. Maka keuntungan yang dapat Sobat Profits dapatkan senilai Rp250 juta.

Hal ini dapat disimpulkan bahwa investasi merupakan cara efektif dalam membantu Sobat Profits mendapatkan  keuntungan dan mencapai tujuan keuangan Sobat Profits.

Dari berbagai pilihan instrumen investasi, tujuan utamanya adalah harapan memperoleh keuntungan di masa depan.

      • Investasi di sektor keuangan merupakan transaksi jual beli aset keuangan seperti di deposito, giro, tabungan, dll, untuk memperoleh keuntungan.
      • Investasi di pasar modal merupakan transaksi jual beli efek atau surat berharga seperti di saham, obligasi, sukuk, dll untuk memperoleh keuntungan (capital gain, dividen).
      • Investor di sektor rill merupakan penanaman modal atau membeli aset produktif seperti di kontrakan, apartemen, gedung, komoditas, dll untuk menghasilkan keuntungan di masa depan.

 

B. Jenis-Jenis Produk Investasi

    1. Saham

Bukti kepemilikan atas pembelian Perusahaan, membeli saham sama dengan membeli Perusahaan. Keuntungan dalam membeli saham yaitu capital gain & dividen.

    1. Obligasi

Surat penyertaan utang yang diterbitkan oleh penerbit obligasi baik Pemerintah atau Perusahaan swasta kepada pemegang obligasi yang berisi janji untuk membayar kembali pokok utang dan kupon kepada pemegang obligasi hingga jatuh tempo. Keuntungan dalam berinvestasi obligasi yaitu  coupon & capital gain.

    1. Reksadana

Merupakan produk untuk menghimpun dana dari masyarakat dan dana tersebut dikelola oleh ahli yang Bernama Manajer Investasi, dana tersebut dialokasikan atau diinvestasikan ke berbagai aset investasi seperti saham dan obligasi. Keuntungan dalam berinvestasi di reksadana  yaitu lebih mudah dan cocok bagi investor pemula, karena dananya dikelola oleh professional yang bernama Manajer Investasi.

    1. Properti

Investasi dalam bentuk gedung, kontrakan, apartemen, rumah, dll. Keuntungan dalam berinvestasi properti yaitu menjual properti ke pihak lain sehingga memperoleh sewa dari penyewa. Hal ini merupakan passive income, dimana Sobat Profits mendapatkan sumber keuangan pasif tanpa bekerja secara aktif.

    1. Emas

Investasi dalam produk emas merupakan investasi yang praktis dan dapat dilakukan siapa saja. Produk investasi emas cocok digunakan tujuan investasi jangka panjang dan harganya cenderung naik.

    1. Deposito

Investasi dalam produk deposito hampir sama dengan seperti tabungan, yang membedakannya yakni jika berinvestasi pada instrumen investasi deposito memiliki tenor atau jangka waktu yang sudah ditentukan. Tetapi suku bunga deposito lebih tinggi dibandingkan dengan suku bunga tabungan.

 

By Phintraco Sekuritas | Education

“Phintraco Sekuritas, Personal Touch For Your Investment Journey”

  • Disclaimer On

Penulis : Riska Novi Cahyani
Editor : Khoirrun Nisa

The post Pengertian Investasi & Jenis Produk Investasi appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/pengertian-investasi-jenis-produk-investasi/feed/ 0
Investasi Cerdas dan Mudah dengan Aplikasi Profits Anywhere https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/investasi-cerdas-dan-mudah-dengan-aplikasi-profits-anywhere/ https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/investasi-cerdas-dan-mudah-dengan-aplikasi-profits-anywhere/#respond Thu, 22 Feb 2024 09:14:41 +0000 https://phintracosekuritas.org/?p=1819 Investasi Cerdas dan Mudah dengan Aplikasi Profits Anywhere  [⬅️klik tautan di samping untuk penjelasan selengkapnya] Halo, Sahabat Profits! Yuk jadikan Profits Anywhere sebagai teman memulai perjalanan investasimu! Dengan fitur yang menarik dan kemudahan penggunaan, Profits Anywhere bisa menjadi solusi terbaik untukmu. Download aplikasinya sekarang dan nikmati kemudahan dalam investasi saham?  

The post Investasi Cerdas dan Mudah dengan Aplikasi Profits Anywhere appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Investasi Cerdas dan Mudah dengan Aplikasi Profits Anywhere  [⬅️klik tautan di samping untuk penjelasan selengkapnya]

Halo, Sahabat Profits! Yuk jadikan Profits Anywhere sebagai teman memulai perjalanan investasimu! Dengan fitur yang menarik dan kemudahan penggunaan, Profits Anywhere bisa menjadi solusi terbaik untukmu. Download aplikasinya sekarang dan nikmati kemudahan dalam investasi saham?

 

The post Investasi Cerdas dan Mudah dengan Aplikasi Profits Anywhere appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/start-the-journey-artikel/investasi-cerdas-dan-mudah-dengan-aplikasi-profits-anywhere/feed/ 0
Kamu Investor Saham? Persiapkan 3 Hal Ini Menjelang Tahun 2024 https://phintracosekuritas.org/artikel/kamu-investor-saham-persiapkan-3-hal-ini-menjelang-tahun-2024/ https://phintracosekuritas.org/artikel/kamu-investor-saham-persiapkan-3-hal-ini-menjelang-tahun-2024/#respond Fri, 29 Dec 2023 02:02:45 +0000 https://dev.phintracosekuritas.org/?p=545 Berikut penjelasan detail terkait topik tersebut : Rencanakan Anggaran Investasi Sebelum melakukan investasi ada baiknya kamu mempersiapkan anggaran investasi secara jelas. Tentukanlah besaran uang yang ingin kamu gunakan untuk berinvestasi dan gunakanlah uang dingin yang kamu miliki. Selalu Up to Date Perkembangan Pasar Sebagai investor tentunya kamu harus selalu melihat dan memahami perubahan kondisi pasar,... Read more »

The post Kamu Investor Saham? Persiapkan 3 Hal Ini Menjelang Tahun 2024 appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
Berikut penjelasan detail terkait topik tersebut :

  1. Rencanakan Anggaran Investasi

Sebelum melakukan investasi ada baiknya kamu mempersiapkan anggaran investasi secara jelas. Tentukanlah besaran uang yang ingin kamu gunakan untuk berinvestasi dan gunakanlah uang dingin yang kamu miliki.

  1. Selalu Up to Date Perkembangan Pasar

Sebagai investor tentunya kamu harus selalu melihat dan memahami perubahan kondisi pasar, baik dari segi ekonomi maupun politik. Dengan begitu, kamu dapat menyesuaikan strategi investasi sesuai perubahan pasar.

  1. Kenali Risiko Investasi

Dalam berinvestasi, salah satu hal yang terpenting adalah mampu mempersiapkan diri dari segala risiko investasi yang ada. Hal ini tentunya akan membantu kamu untuk lebih berhati-hati saat pengambilan keputusan.

The post Kamu Investor Saham? Persiapkan 3 Hal Ini Menjelang Tahun 2024 appeared first on Phintraco Sekuritas.

]]>
https://phintracosekuritas.org/artikel/kamu-investor-saham-persiapkan-3-hal-ini-menjelang-tahun-2024/feed/ 0